Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SOSIAL » Maria Bano : Pepatah Diujung Rotan Ada Emas, Itu Salah..!

Maria Bano : Pepatah Diujung Rotan Ada Emas, Itu Salah..!

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
  • visibility 1.568
  • comment 1 komentar

Sentani, Topikpapua.com, – Ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘di ujung rotan ada emas’, itu adalah anggapan yang keliru atau tidak benar. Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jayapura, Dra. Maria Bano, jika orang tua selalu melakukan tindak kekerasan terhadap anak maka anak-anak akan tumbuh dengan trauma dan ketakutan.

“Pepatah itu tidak benar. Sudah tahu itu tidak benar, tapi masih saja ada orang tua yang melakukan kekerasan terhadap anak dengan alasan mendidik anak dengan keras,” kata Maria kepada Redaksi Topik usai Seminar Sehari Perlindungan Anak yang dilaksanakan di Aula Lantai III Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Rabu (27/02/2019) siang.

Dikatakannya, jika anak tumbuh dalam trauma dan ketakutan, maka perilaku keras yang di dapat akan di turunkan kepada generasi berikutnya, “ ini kan tidak benar, dan sampai kapan tindak kekerasan itu akan berhenti, “ Beber Maria.

Ditanyai wartawan soal jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan selama setahun terakhir, Maria Bano mentuturkan sepanjang tahun 2018, pihak nya menangani sediktnya 15 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“10 kasus kekerasan terhadap anak dan 5 kasus kekerasan terhadap orang dewasa (perempuan). Ada yang dilanjutkan ke proses hukum ada juga yang dikembalikan ke keluarga” ujarnya.

Dijelaskannya, 15 kasus yang berhasil ditangani pihanya ini hanyalah sekian persen saja. Tetapi sesungguhnya ada banyak sekali kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Jayapura.

“Sebenarnya banyak sekali tapi banyak juga yang tidak melaporkan itu, baik kepada kami ataupun pihak kepolisian. Kami melihat sangat tinggi kekerasan fisik terhadap anak. Menurut mereka (orang tua) memukul anak itu adalah hal yang biasa tetapi menurut undang-undang itu salah” jelasnya.

Oleh sebab itu, untuk menurunkan angka kekerasan terhadap anak saat ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan beberapa LSM guna melakukan pendampingan terhadap seluruh masyarakat, khususnya yang berada di kampung-kampung.

“Selain bekerjasama dengan LSM, kami juga punya kader atau pendamping disetiap kampung untuk mendapingi korban kekerasan di kampung” tukasnya.

Lebih lanjut dikatakan Maria, kekerasan tidak mengenal waktu sehingga perlu komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. “Jadi kita tidak bisa menghilangkan itu, kalau kita sepakat untuk menurunkan itu bisa, tapi dari sisi yang orang bilang diujung Rotan ada emas itu salah. Jadi kita akan kawal bersama-sama sehingga kita bisa bersama-sama memimalisir tindakan kekerasan terhadap anak, ” pungkas Maria Bano. (Irf)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan KK Kehilangan Rumah, Kerugian Hingga 4 Milyar Rupiah

    Ratusan KK Kehilangan Rumah, Kerugian Hingga 4 Milyar Rupiah

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jayapura Topikpapua.com ,- Akibat musibah kebakaran yang terjadi di dua lokasi di Kota Jayapura, Jumat (11/11/2022). Alhasil membuat ratusan kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggalnya. Dua insiden itu terjadi di Rusun Pasar Inpres Dok IX Distrik Jayapura Utara. dan di pemukiman warga tepatnya di belakang Hotel Bunga Youtefa, Distrik Abepura. Musibah kebakaran pertama di […]

  • Thaha Al Hamid : Umat Islam Jangan Terprovokasi Peristiwa  Pembakaran Bendera HTI

    Thaha Al Hamid : Umat Islam Jangan Terprovokasi Peristiwa Pembakaran Bendera HTI

    • calendar_month Jum, 26 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.165
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Adanya pembakaran bendera HTI yang terjadi di Garut Jawa Barat, banyak ditanggapi oleh berbagai tokoh agama di Indonesia termasuk salah satunya dari Papua, sebagian dari mereka menghimbau untuk tidak terprovokasi atas peristiwa tersebut. Pendiri Majelis Muslim Papua, Thaha Al Hamid kepada media ini, Jumat (26/10/18) mengaku sangat menyesalkan peristiwa pembakaran bendera HTI, […]

  • Walikota Jayapura : Gugus Tugas Diganti Menjadi Satgas Covid-19, Ini Alasannya..

    Walikota Jayapura : Gugus Tugas Diganti Menjadi Satgas Covid-19, Ini Alasannya..

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan organisasi penanganan covid-19 di kota jayapura yang dikenal dengan istilah gugus tugas akan diganti menjadi Satgas Covid-19 Kota Jayapura. Hal tersebut sesuai dengan surat dari kementrian dalam negeri yang memerintahkan seluruh pemerintah daerah diseluruh Indonesia untuk membentuk Satgas Covid-19 di daerah. “Atas dasar surat dari Mendagri […]

  • Peduli Korban Kebakaran, Polres Asmat Serahkan Bantuan Sembako

    Peduli Korban Kebakaran, Polres Asmat Serahkan Bantuan Sembako

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Asmat, Topikpapua.com, – Sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap korban kenakaran di Asmat, Polres Asmat menyerahkan bantuan sembako yang di serahkan langsung oleh Kapolres Asmat, AKBP Andi Yoseph Enoch, SIK kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asmat, Amir Makhmud, S.Sos. Penyerahan bantuan di gelar di Posko penanganan kebakaran Asmat di distrik Agats, Selasa (24/09/19) Dalam penyerahan secara […]

  • Diduga Suami Bunuh Istri, Keluarga Korban Bakar Rumah

    Diduga Suami Bunuh Istri, Keluarga Korban Bakar Rumah

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, -Terkait dugaan pembunuhan di Kampung Wollo Timur, Distrik Wollo, Jayawijaya, keluarga korban lantas membakar rumah terduga pelaku, pada Sabtu (5/8/2023) siang. Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo mengatakan, bahwa kasus pembakaran tersebut diawali dengan adanya kasus kematian Nia Gombo (24) yang ditemukan meninggal di dalam kali dengan posisi tangan terikat. “Karena kejadian itu keluarga […]

  • Beli Honda Scoopy lewat motorkuX.id Dapatkan Cashback Hingga Rp550 Ribu

    Beli Honda Scoopy lewat motorkuX.id Dapatkan Cashback Hingga Rp550 Ribu

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dalam rangka memperingati HUT ke-55 Astra Motor, Honda memberikan kejutan spesial kepada konsumen dengan menawarkan program cashback hingga Rp550.000 untuk pembelian Honda Scoopy. Program ini sebagai bentuk apresiasi Astra Motor atas dukungan dan kepercayaan konsumen yang telah setia selama lebih dari lima dekade. Program cashback ini berlaku secara nasional untuk konsumen yang […]

expand_less