Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Komisi V DPR Papua : Ratusan Anak Korban Konflik Nduga Terancam Putus Sekolah

Komisi V DPR Papua : Ratusan Anak Korban Konflik Nduga Terancam Putus Sekolah

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
  • visibility 521
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Ratusan anak asal kabupaten Nduga Papua terancam putus sekolah setelah mereka memilih untuk kabur dan mengungsi ke Wamena menyusul Konflik yang terjadi di kabupaten Nduga sejak awal Desember 2018.

Hal ini terungkap setelah komisi V DPR Papua mengunjungi sekolah darurat yang di buat relawan dan dinas pendidikan kabupaten Nduga di halaman gereja Kingmi Weneroma Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, kamis (14/02/19).

Dalam kunjungan tersebut, komisi V DPR Papua melihat secara langsung kondisi ratusan anak yang sedang belajar di ruangan darurat bertembokkan tenda seadanya yang di bangun secara swadaya oleh para sukarelawan.

“ kondisi ini sangat memprihatinkan, mereka adalah generasi emas Papua namun saat ini mereka harus mengalami hal seperti ini, “ kata anggota komisi V DPR Papua, Yohanis L Romsumbre kepada redaksi Topik, di ruang kerjanya Senin (18/02/19).

Menurut Romsumbre, selain harus bersekolah di tenda darurat, ratusan anak-anak tersebut juga di laporkan tinggal menumpang di rumah warga di pinggiran kota wamena bahkan harus menumpuk hingga 30 orang dalam satu rumah.

“ kan kasihan mereka.., harus menumpang di rumah orang dan menumpuk hingga ada yang 20 bahkan 30 anak dalam satu rumah yang kapasitasnya hanya untuk 5 orang, belum lagi soal makan minum mereka, “ beber Yohanis.

Anggota komisi V DPR Papua, Yohanis L Romsumbre / Nug

Dijelaskan Yohanis, bila anak-anak ini berasal dari 12 distrik yang ada di kabupaten Nduga, mereka memilih kabur dari rumah mereka karena takut kepada aparat yang sejak peristiwa 2 desember lalu menyisir kampung-kampung di Nduga untuk mencari Kelompok pelaku pembunuhan para pekerja PT. Istaka Karya.

“ jadi karena takut mereka inisiatif sendiri untuk keluar dari kampung mereka, ada yang lari ke Asmat, ada yang ke Lanny jaya da nada yang ke Wamena, “Kata Yohanis.

Lanjut Yohanis bila saat ini Ratusan anak tersebut terancam putus sekolah karena kebanyakan dari mereka tidak mengikuti proses belajar mengajar dengan baik sementara waktu ujian Nasional sudah makin dekat.

“ kan mereka itu tinggal menumpang di rumah warga di pinggiran kota wamena yang jaraknya lumayan jauh ke sekolah sementara mereka di halaman gereja kingmi Weneroma Sinakma, jadi kalau ada tumpangan ya mereka ke sekolah, kalau tidak ada ya mereka tidak pergi, “ jelas Yohanis.

Anggota Komisi V dari jatah 11 kursi Otsus itu pun mengaku ada 4 hal serius yang harus segera di perhatikan Pemerintah Papua, Antara lain meminta kepada Pemerintah Papua agar memberikan pelayanan pendidikan yang nyaman dan manusiawi bagi anak-anak sekolah yang saat ini sedang berada di daerah-daerah pengungsian.

Kedua, Komisi V meminta agar pemerintah provinsi Papua memperhatikan masalah kesehatan para anak-anak dan orang dewasa lainnya yang saat ini masih mengungsi di daerah sekitar Nduga.

Ketiga, meminta Pemerintah Provinsi papua agar memperhatikan bahan natura dan pakaian layak pakai bagi para pengungsi yang sementara bermukim di rumah-rumah warga pada kampung-kampung di pinggiran kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya dan Asmat.

Keempat, Komisi V DPR Papua meminta kepada pihak TNI/Polri di Papua agar memberikan jaminan keamanan dan kepastian rasa nyaman bagi semua warga sipil yang ada di kampung-kampung di kabupaten Nduga maupun warga masyarakat yang sementara berada di daerah pengungsian.

“ Kami juga mohon kepada aparat keamanan agar sementara waktu jangan dulu mengunjungi anak-anak di tempat mereka belajar maupun di rumah warga tempat mereka mengungsi, karena mereka masih trauma,” Pungkas Yohanis. (Nug)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil PCR 37 Pedagang Ikan di Kota Jayapura, 10 Orang Positif C-19

    Hasil PCR 37 Pedagang Ikan di Kota Jayapura, 10 Orang Positif C-19

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.251
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Tim Gugus Tugas Covid-19 kota Jayapura telah memeriksa hasil Rapid Reaktif pedagang ikan di Kota Jayapura, dari 37  sampel swab yang di periksa dengan metode PCR di litbangkes di temukan 10 orang Positif Covid-19. Kepala dinas kesehatan Kota Jayapura, Dokter Ni Nyoman Sri Antari mengatakan kepastian 10 pedagang ikan yang dinyatakan positif […]

  • Silwanus Sumule: Pola Penyebaran Covid-19 di Papua Seperti Omicron

    Silwanus Sumule: Pola Penyebaran Covid-19 di Papua Seperti Omicron

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule membeberkan, pola perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Papua menunjukan penularan Omicron yang sangat cepat. “Untuk memastikan itu Omicron harus melalui pemeriksaan dan Omicron sudah ada di Papua. Penularan omicron awalnya kita pikir kasus impor ternyata transmisi lokal dan pola penularan Covid-19 yang saat ini […]

  • Pembebasan Pilot Susi Air, 8 Anggota Polda Papua Terima Penghargaan dari Kapolri

    Pembebasan Pilot Susi Air, 8 Anggota Polda Papua Terima Penghargaan dari Kapolri

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Delapan anggota Polda Papua mendapatkan penghargaan dari Kapolri atas keberhasilan mereka membebaskan Pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Martens yang di sandera KKB di Wilayah Intan Jaya Papua Tengah. Penghargaan di berikan oleh Wakapolda Papua, Brigjen Faizal Ramadhani saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional yang diselenggarakan Polda Papua Kantor Polda Papua Koya […]

  • HUT Bhayangkara ke-78, Ini Pandangan Para Tokoh Terhadap Kinerja Polda Papua

    HUT Bhayangkara ke-78, Ini Pandangan Para Tokoh Terhadap Kinerja Polda Papua

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tokoh masyarakat di Provinsi Papua memberikan catatan dan harapann di momen Hari Ulang Tahun atau HUT ke-78 Kepolisian Republik Indonesia pada 1 Juli 2024. Ketua Lembaga Masyarakat Adat Sarmi, Zakarias J. Sakweray (78) mengatakan kinerja kepolisian di wilayah Bonggo, Kabupaten Sarmi cukup baik hanya saja jumlah personel polisi masih kurang, mengingat wilayah […]

  • Dua DPO Jual Beli Amunisi di Nabire Berhasil Dibekuk Anggota Gabungan

    Dua DPO Jual Beli Amunisi di Nabire Berhasil Dibekuk Anggota Gabungan

    • calendar_month Sab, 4 Des 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –Tim Satgas Nemangkawi dan Poles Nabire berhasil meringkus dua warga berinisial BM dan DW yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua, terkait kasus jual beli amunisi di Kabupaten Nabire, Papua. Penangkapan tersebut dilakukan pada Jumat 3 Desember 2021 sekira pukul 17.33 WIT bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar, Kabupaten […]

  • Astra Grup Papua Jalin Sinergi dengan TNI AL

    Astra Grup Papua Jalin Sinergi dengan TNI AL

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Astra Grup Papua mendukung penyelenggaraan komunikasi sosial maritim Lantamal X kepada masyarakat nelayan Hamadi dalam rangka hari armada tahun 2022, di Aula UPTD PPI Hamadi, Senin (12/12/2022). Dukungan ini juga sebagai upaya menjaga hubungan baik dengan TNI Angkatan Laut. Indonesia terkenal dengan sebutan negara maritim. Hamparan laut di Indonesia pun terbentang luas. […]

expand_less