Grebek Transaksi Jual Beli Senpi, Polda Papua Bantah Anggotanya Terlibat

0
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal / nug

Jayapura, Topikpapua.com, –   Satreskrim Direktorat Reserse Umum Polda Papua bersama Satgas berhasil mengamankan empat orang saat sedang melakukan transaksi jual beli senjata api di BTN Gajah Mada sentani Jayapura, Senin 27 Januari 2020.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan bila penggrebekan tersebut di lakukan pada malam hari sekitar pukul 22.45 Wit.

” berdasarkan laporan dari warga tim lalu memantau alamat di maksud di BTN gajah Mada, dan sekira pukul 22.45 Wit tim berhasil masuk dan mendapati sedang terjadi transaksi jual beli Senpi dan amunisi yang di lakukan oleh oleh JJS kepada NT dan YN, ” Ungkap Kombes Kamal kepada Redaksi Topik, Kamis (30/01/20).

Kamal juga menjelaskan bila saat penggrebekan terjadi di TKP tim juga mengamankan satu orang lainnya yang kemudian di ketahui sebagai anggota Polri.

” Jadi saat itu ada empat orang yang berada di dalam rumah,  setelah diamankan dan di periksa ternyata yang satunya itu (NW) adalah anggota Polri, namun dia tidak terlibat dengan transaksi jual beli senpi, saat itu dia (NW) kebetulan sedang berkunjung di rumah itu, ” Jelas Kamal.

Dari hasil penggrebekan tersebut polisi berhasil mengamankan  1 pucuk senjata api jenis AK-47, 12 butir amunisi, 2 buah magazine dan uang tunai sebesar 55 juta rupiah.

Setelah di amankan dan di periksa di Polda Papua, tiga dari empat orang yang diamankan di tetapkan sebagai tersangka yakni, JJS, NT dan YN.

” Tersangka JSS berperan sebagai penjual, sementara NT adalah pembeli, kalau YN di ketahui sebagai driver. Ketiganya sudah kami tahan di Rutan Polda Papua, ” Kata Kamal.

Menurut Kombes Kamal, diduga kuat senpi dan amunisi yang di beli NT akan di bawa ke kabupaten Yahukimo, namun untuk keperluan apa hingga kini polisi masih dalam proses penyidikan.

” Infonya NT ini mau bawa senpi itu ke Yahukimo, namun untuk apa masih kita dalami, ” Tukas Kamal.

Kamal juga mengaku hingga kini pihaknya masih mendalami status senpi jenis AK-47 tersebut apakah milik TNI atau Milik Polri atau berasal dari luar Indonesia. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here