Aparat Siapkan 250 Personil Gabungan Waspadai Aksi ULMWP
- account_circle topik papua
- calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
- visibility 1.991
- comment 1 komentar
- print Cetak

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas mengaku telah menyiapkan 250 personil gabungan TNI-Polri untuk mewaspadai rencana aksi turun ke jalan yang di prakarsai oleh kelompok yang mengatasnamakan ULMWP.
Menurut Kapolresta, pihaknya telah menerima surat permohonan untuk menggelar aksi unjuk rasa penolakan Otsus Jilid II yang akan di gelar pada hari sabtu di kota jayapura, namun dengan alasan tidak memenuhi syarat maka pihaknya tidak memberikan ijin atas surat permohonan tersebut.
“Surat sudah kami terima dari mereka, dan kami pun sudah memberikan balas dengan penolakan kepada kelompok itu untuk melakukan aksi terkait New York Agreement Ilegal,” bebernya.
AKBP Gustav juga menegaskan agar sekelompok orang yang mengatas namakan ULMWP untuk tidak melakukan aksi seperti selebaran yang telah disebarkan.
Apabila penolakan itu tidak dihindahkan lanjut Kapolresta, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.
“Kami harap surat itu di indahkan, kalau tidak ingin dibubarkan dan di amankan oleh pihak keamanan,” tegasnya.
Kapolresta pun meminta agar masyarakat di Kota Jayapura untuk beraktivitas seperti biasanya tanpa ada rasa takut maupun terganggu, mengingat aksi itu tidak diijinkan.
“Masyarakat tidak perlu resah, silahkan beraktivitas normal seperti biasanya, bahkan bagi masyarakat lainnya tidak perlu untuk bergabung apabila tidak ingin mendapatkan sanksi tegas,” bebernya.
Sebelumnya Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano meminta agar warga kota jayapura tidak ikut terprovokasi dengan sebaran yang di bagikan oleh kelompok ULMWP yang mengajak warga untuk turun ke jalan.
Menurut BTM, sapaan akrab Walikota Jayapura itu, Hingga kini warganya masih trauma dengan peristiwa kerusuhan pada agustus 2019 silam, dimana terjadi pembakaran dan perusakan fasilitas umum dan pribadi di kota Jayapura.
“Sampai sekarang saja masih banyak rumah, tempat usaha, gereja yang kerusakannya belum di perbaiki, kasihan mereka tidak ada biaya untuk perbaiki, lalu kalau ada aksi rusuh lagi siapa yang mau tanggung jawab..?, “Tegas BTM. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





semoga semua baik2 saja..
14 Agustus 2020 23:05