BTM : PAC Itu Ada Dimana dan Kerja Apa…?
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 7 Sep 2020
- visibility 1.044
- comment 1 komentar

Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Walikota jayapura, Benhur Tomi Mano mempertayakan kinerja Pemuda Anti Corona (PAC) bentukan Satgas Covid-19 Papua.
Menurut Pria yang akrab di sapa BTM ini, sejak di luncurkan pada, senin 31 Agustus lalau kinerja PAC tidak terlihat di masyarakat.
“Tugas Pemkot itu untuk jaga dan lindungi masyarakat, semoga pemuda anti corona dapat membantu pemkot, tapi pertanyaannya dorang kerja dimana, bikin apa..??, “Ungkap BTM kepada Redaksi Topik, Senin (07/09/20).
Diakui BTM bila saat ini paska pelonggaran aktifitas warga, jumlah positif corona di kota Jayapura mengalami peningkatan,untuk itu Pemkot berinisiatif untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan di tempat-tempat umum.
“ Kami dari Pemkot tetap turun ke jalan kami lakukan pengawasan ketat, khususnya di tempat umum, seperti di Mall, Pantai dan tempat umum lainnya, ini yang seharusnya PAC juga lakukan, inikan kita tidak tau, ya kalau ada kan sebaiknya diberikan rompi khusus biar orang tau, “Jelas BTM.
Terkait bertambahnya jumlah pasien positif di kota jayapura, BTM mengaku penyebabnya lebih kepada ketidakpatuhan warga akan pentingnya protokol kesehatan.
“Kalau warga patuh angka positif tidak akan naik, Pemkot tetap akan turun lapangan untuk ingatkan masyarakat, pake pasker, cuci tangan, jaga jarak, tidak bersentuhan langsung, hidup bersih, pasti angka tidal akan naik,”Kata BTM.
Dijelaskan BTM, hingga kini Pemkot di bantu polresta, kodim, satrol dan satpol PP terus melakukan sosialisasi dan pengawasan ketat disejumlah tempat wisata, guna mensosialisasikan protokol kesehatan.
“Kami bersinerji dengan teman-teman TNI-Polri dan gugus tugas covid-19 di kota jayapura, selain sosialisasikan protokol kesehatan kami juga bagikan masker bila menemukan warga yangtidak memakai masker, “Jelas BTM.
Sebelumnya salah satu tokoh masyarakat port Numbay, Pdt Willem Itaar mengatakan pembentukan Pemuda Anti Corona (PAC) yang di Louncing Pemerintah Provinsi Papua terkesan terlambat dan hanya untuk menghabiskan dana.
“Corona ini kan sudah mulai dari bulan maret, pertanyaannya kenapa PAC ini baru di luncurkan sekarang, kenapa tidak sejak bulan april atau Mei, kenapa baru sekarang..?, “kata Willem kepada Redaksi Topik, Selasa (01/09/20)
Lanjut Willem, Saat ini di kota jayapura sudah masuk di fase memperbaiki perilaku kehidupan masyarakat, tidak lagi pada giat pemutusan rantai penyebaran covid, “itu sudah kita lewati bulan lalu,”Ujarnya
Selain itu, Willem mengaku pemkot juga selalu melakukan giat swiping masker, berlakukan jam aktifitas dunia usaha, “semua sudah di lakukan dengan baik dan hasilnya juga sudah terlihat, lalu PAC ini mau buat apa lagi..?
“ Saya melihat pembentukan PAC ini hanyalah salah satu upaya untuk menghabiskan dana covid yang masih mengendap di Provinsi, berikut Jangan juga pandemik covid ini dimanfaatkan untuk sebuah arena kepentingan politik, karena figur-figur ini kan sudah mulai dimunculkan, jangan pandemik covid ini di pakai untuk menjatuhkan atau untuk mengangkat nama mereka, “Beber Willem. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




