Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Forum Masyarakat Adat, Agama dan Pemuda Papua Tolak OPM, Papua Sudah Merdeka

Forum Masyarakat Adat, Agama dan Pemuda Papua Tolak OPM, Papua Sudah Merdeka

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Jelang 1 Desember para Tokoh adat, Agama, dan Pemuda di Kabupaten Jayapura melaksanakan kegiatan Forum Diskusi yang diprakasai oleh Bapak Yanto Eluay selaku Ondofolo Sentani. Kegiatan yang dilasanan di Pendopo Adat (Obhe) Helebhey Wabhou, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kegiatan yang bertemakan Tokoh Adat, Agama dan Pemuda Tolak HUT OPM ini sekaligus memberikan pernyataan sikap menolak segala bentuk kegiatan yang bertolak belakang dengan pemerintah Republik Indonesia.

Forum diskusi dihadiri sebanyak kurang lebih 40 peserta ini diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Yanto Eluay. Dalam sambutannya Yanto mengungkapkan para orang tua kita dulu ingin Merdeka karena hasutan dari Belanda yang mengadu domba orang papua pada saat itu.

“Belanda dulu menghasut orang tua kita dan mengadu domba kita sesama orang papua, karen punya kepentingan yang mengakibatkan orang papua saling konflik yang berujung kepada penderitaan orang tua kita sendiri,” Ungkapnya.

Lanjutnya, Sekarang kita generasi penerus yang menentukan arah masa depan papua selanjutnya, sehingga harus kita tanamkan kepada anak-anak Sejarah yang benar bahwa tidak ada hari kemerdekaan bangsa papua karena itu semua buatan Belanda yang tidak mau pergi dari Tanah Papua atau Indonesia.

“Jadi, saya tegaskan bahwa tidak ada hari kemerdekaan bagsa papua dan tidak ada bendera kebangsaan papua, itu semua pembohongan yang diciptakan oleh Belanda yang mengiming-imingi orang papua pada saat itu, sekali lagi saya tegaskan kita punya Hri Kemerdekaan yaitu pada tanggal 17 Agustus,” tegas yanto.

Pada kesempatan itu juga, Ondo Atamali Bapak Septinus Ibo yang juga memberikan masukan kepada generasi muda papua mengatakan masa depan papua ada pada pemuda saat ini, untuk itu lakukan kegiatan-kegiatan yang terbaik jangan muda terpengaruh dengan hasutan yang tidak bertanggung jawab karena itu hanya merugikan diri kita sendiri.

“OPM adalah peninggalan Belanda yang tidak mau kita maju berkembang, jadi pada bulan Desember ini kita tidak boleh melakukan kegiatan yang dapat merugikan diri kita sendiri maupun orang lain,” imbuhnya.

Para pemuda juga diberikan pencerahan oleh tokoh agama yaitu Pdt. Jones Wenda, yang mengatakan sebagai generasi muda penerus bangsajangan ikut-ikutan demo, kita harus sadar pemerintah adalah wakil Allah.‘jangan mau ditipu oleh orang-orang yang mengajak demo, tidak ada untungnya untuk kita, saya minta adik-adik tidak ikut aksi apapun yang berkaitan dengan 1 Desember,” terang Jones wenda.

Diakhir diskusi, para peserta membuat kesepakatan berupa pernyataan sikap yang kemudian di bacakan bersama, Adapun pernyataan sikap yang dibacakan yaitu:

“Menolak peringatan hari ulang tahun opm (organisasi papua merdeka) tanggal 1 desember 2023, organisasi ini jelas memberontak dan terlarang, dan mengajak seluruh elemen masyarakat papua khususnya dan umumnya masyarakat indonesia untuk menolak hut opm pada tanggal 1 desember,” ujar Ondoafi Putali, Neles Monim.

Berikutnya, Kepada warga papua, terutama mahasiswa, untuk tidak memperingati ulang tahun opm, karena hal tersebut sama saja menjadi penghianat bangsa.

“Opm adalah organisasi pemberontak, yang tidak setuju akan hasil pepera (penentuan pendapat rakyat) yang menyatakan bahwa rakyat papua ikut indonesia. Padahal pepera sudah terjadi 54 tahun lalu dan hasilnya juga dianggap sah oleh pengadilan internasional. Opm tidak terima dan ingin memerdekakan diri, walaupun papua adalah bekas jajahan belanda dan otomatis masuk wilayah indonesia,” Jelasnya.

Lanjutnya, Menolak dengan tegas kelompok separatis yang sering menyengsarakan masyarakat dan menghambat Pembangunan dan mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga negara kesatuan republik indonesia, NKRI sudah final dan papua tetap berada dalam pangkuan nkri.

“Kami juga meminta kepada semua pihak keamanan agar dapat menindak tegas setiap adanya kelompok yang akan merayakan hut opm. Papua tetap merah putih, papua NKRI, papua damai,” Pungkas Neles. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Bupati Ini Nyatakan Dukungan untuk Nabire jadi Ibu Kota Papua Tengah    

    Tiga Bupati Ini Nyatakan Dukungan untuk Nabire jadi Ibu Kota Papua Tengah   

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Tiga bupati yakni Bupati Paniai, Meki Nawipa, Bupati Nabire, Mesak Magai dan Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda menyatakan dukungan Nabire menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah. Bupati Nawipa menegaskan sesuai UU 45 Tahun 1999, Nabire sudah sejak lama disiapkan untuk menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, bukan Mimika. “Jadi, Mimika itu dulunya ka […]

  • Relaksasi Tahap III, Pemprov Berikan Kewenangan Bagi  Kepala Daerah di Papua

    Relaksasi Tahap III, Pemprov Berikan Kewenangan Bagi Kepala Daerah di Papua

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Pemprov Papua menyerahkan wewenang kepada 29 kepala daerah di Papua dalam hal kebijakan penanganan dan pencegahan Virus Corona. Hal itu, sebagaimana hasil harap Forkompinda Papua, dalam rangka penanganan Virus Corona di Provinsi Papua. ‘’Inti dalam rapat adalah wewenang kita berikan kepada Bupati/Walikota supaya mereka bisa mengambil kebijakan sesuai daerah masing masing, sehingga […]

  • 221 Mahasiswa Uniyap Antusias Pelajari Digitalisasi Layanan Lewat Aplikasi New PLN Mobile

    221 Mahasiswa Uniyap Antusias Pelajari Digitalisasi Layanan Lewat Aplikasi New PLN Mobile

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dalam upaya mendekatkan layanan PLN kepada generasi muda, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menggelar kegiatan bertajuk “PLN Goes to Campus” di Universitas Yapis Jayapura (UNIYAP) Selasa, (25/11/ 2025). Kegiatan ini menjadi wadah edukatif sekaligus inspiratif bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam terkait pelayanan digital PLN. Kegiatan yang […]

  • Covid-19, Polda Papua Siap Tindak Tegas Warga yang Membuat Keramaian

    Covid-19, Polda Papua Siap Tindak Tegas Warga yang Membuat Keramaian

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.670
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kepolisian Daerah Papua, lewat Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menegaskan akan menindak tegas warga yang masih membuat keramaian. Hal ini di tegaskan Kombes Kamal, menyusul di keluarkannya Maklumat Kapolri pada tanggal 19 Maret 2020, dimana salah satu poin berbunyi tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa […]

  • Astra Motor Papua Berikan Sumbangan untuk Panti Asuhan Muhammadiyah Tanah Hitam

    Astra Motor Papua Berikan Sumbangan untuk Panti Asuhan Muhammadiyah Tanah Hitam

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Astra Motor Papua sebagai Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Papua kembali hadir di tengah masyarakat. Kegiatan yang dilakukan kali ini masuk dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) Astra Motor Papua dengan memberikan sumbangan kepada Panti Asuhan. Kali ini lokasi yang dipilih adalah Panti Asuhan Muhammadiyah di Tanah Hitam, Kec. Abepura, […]

  • 900 Personil Pasukan Penjaga Perbatasan RI-PNG Tiba di Papua

    900 Personil Pasukan Penjaga Perbatasan RI-PNG Tiba di Papua

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono selaku Dankolakops memimpin upacara penerimaan Satgas Pamtas Statis RI – PNG Yonif 122/Tombak Sakti (TS) dan Yonif 310/Kidang Kancana (KK) berlangsung di lapangan Rindam XVII/Cenderawasih, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (26/7). Danrem 172/PWY yang membacakan amanat tertulis Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan, bahwa di wilayah perbatasan Papua masih sering […]

expand_less