Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Marinus Yaung Sebut Bendera Bintang Kejora dan Papua Merdeka Sebagai Isu Penjerumusan

Marinus Yaung Sebut Bendera Bintang Kejora dan Papua Merdeka Sebagai Isu Penjerumusan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 2 Des 2021
  • visibility 491
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, –  Pakar Hubungan Luar Negeri Provinsi Papua sekaligus Akademisi di Univesitas Cenderawasih, Marinus Yaung secara tegas menyebut isu Bendera Bintang Kejora dan Papua Merdeka adalah isu penjerumusan dalam lubang kehancuran oleh korporasi jahat yang ingin membunuh mayarakat Papua.

Marinus membeberkan, isu dengan sengaja terus digiring oleh negara-negara luar yang haus kekayaan dan ingin mengeruk limpahan harta dari Bumi Cenderawasih bersama pihak Jakarta, termasuk lobi Benny Wenda, United Libertion Movemant off West Papua (ULMWP) diluar negeri.

“Papua kalau punya peluang untuk merdeka dari NKRI, saya Marinus Yaung akan berdiri mendukung perjuangan Papua. Tetapi saya sudah pelajari geopolitik dan geostrategi regional pasifik dan Internasional, sulit bagi Papua untuk merdeka. Isu Papua, Benny Wenda, ULMWP, hanya bagian dari geostrategis negara – negara major power kawasan Pasifik dan Afrika untuk mewujudkan kepentingan mereka di Indonesia,”tegas Marinus Rabu (1/12/2021).

Menurut dia, dukungan semu atau standar ganda negara luar seperti yang dilakukan Negara Australia.  Australia menghormati Lombok Treaty dengan Indonesia, tetapi dia membiarkan kota – kota besarnya seperti Melbourne, Canberra, dan Sydney sebagai basis politik nasionalis Papua dan kampanye politik mereka.

“Australia bermain politik standar ganda dalam isu Papua karena Australia berkepentingan menjaga kepentingan Inggris di LNG Tangguh Bintuni, dan kepentingan Amerika Serikat di Freeport Mimika, Papua. Jadi ini adalah mainannya mereka,”cetusnya.

Masih dikatakan Marinus, secara logika, orang Papua ditangkap, orang Papua di bunuh karena isu Papua merdeka, Australia, Inggris, dan Amerika Serikat berpesta pora menguras habis isi perut bumi Papua bersama koorpiorasinya di Jakarta.

“Masyarakat Papua jika rendah literasinya, kita terancam hidup dalam neokolonialisme modern yg sedang dilakukan oleh para koorporasi internasional dan nasional di Papua. Saya kuatir, karena rendahnya literasi masyarakat Papua, isu Papua merdeka dan isu bintang kejora merampas masa depan Papua,”bebernya.

Ditegaskannya lagi, isu bintang kejora dan Papua merdeka hanya sebuah kamuflase dan manipulasi para koorporasi jahat ini untuk membunuh masa depan orang Papua. Orang Papua akan dibuat menghabiskan waktu dan energinya dan lupa mengembangkan diri untuk lebih baik.

“Jangan habiskan waktu dan energi sia – sia untuk isu Papua merdeka dan bintang kejora. Tingkatkan budaya literasi kita agar lahir generasi Papua yang produktif, berkualitas dan berkompetensi untuk membentuk masa depan Papua di era disrupsi teknologi dan informatika yang sangat kompetitif,” saran Marinus.

Menurutnya, Papua masih akan bersama Indonesia untuk 20 tahun ke depan. UU Otsus Papua kontrak politik dan kontrak bernegera orang Papua dengan Pemerintah Indonesia yang sah dan kuat legal standingnya di mata hukum nasional dan internasional.

Selanjutnya terkait aksi pengibaran Bendera Bintang Kejora di GOR Cenderawasih pada 1 Desember 2021, Marinus menyebut jika Papua adalah Tanah Merah Putih bukan Bintang Kejora dan final sejak 19 November 1969.

“Tanah Papua sudah sah dan final di mata hukum internasional. Kalau Bintang Kejora mau dipaksakan mengganti Merah Putih, maka tindakan tersebut dianggap melanggar hukum internasional dan piagam PBB, dan aparat keamanan akan bertindak tegas menegakkan aturan terhadap aksi – aksi nasionalisme sempit dibalik pengibaran bintang kejora itu,”tandasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat Rekor Renang Peparnas Papua, De Jhon Waromi Berharap Gabung di  Pelatnas

    Catat Rekor Renang Peparnas Papua, De Jhon Waromi Berharap Gabung di Pelatnas

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Atlet Renang National Paralympic Committee (NPC) Papua, De Jhon Waromi, tampil gemilang hingga hari kedua perlombaan cabang olahraga (cabor) Renang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI yang berlangsung di venue Akuatik Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (10/11/2021). De Jhon mencatatkan sebuah rekor sekaligus merebut medali emas keduanya dari nomor 50 meter gaya punggung putra kelas […]

  • Minggu Subuh, Pasar Jibakma Wamena dan Pasar Bumi Raya Nabire Terbakar

    Minggu Subuh, Pasar Jibakma Wamena dan Pasar Bumi Raya Nabire Terbakar

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dua kebakaran terjadi di Minggu (16/7/2023). Kebakaran pertama di Pasar Bumi Raya Nabire, Papua Tengah, dan kedua di Pasar Jibama Wamena, Papua Pegunungan, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan, kebakaran di Pasar Bumi Raya Nabire yang terletak di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, terjadi sekitar pukul 02.00 […]

  • TNI-Polri Siagakan 5000 Personil Amankan Tembagapura

    TNI-Polri Siagakan 5000 Personil Amankan Tembagapura

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.360
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengaku untuk mengamankan distrik Tembagapura dari teror KKB Pihalnya di banti TNI telah menyiagakan sedikitnya 5000 personil gabungan. “ Hingga kini jumlah aparat kami disana ada 2000 – an, itu dari Polri dan kalau di gabung dengan TNI sekitar 3000 – an itu yang ada di […]

  • Resmikan Rumah Kebangsaan, Ini Pesan Kapolda Bagi Generasi Muda Papua

    Resmikan Rumah Kebangsaan, Ini Pesan Kapolda Bagi Generasi Muda Papua

    • calendar_month Sel, 20 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com. – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri meresmikan Rumah Kebangsaan Indonesia Provinsi Papua yang berlangsung di Raya Abepura-Sentani (Batas Kota Jayapura-Kabupaten Jayapura) Kelurahan Waena Distrik Heram Kota Jayapura, Selasa (20/06). Rumah Kebangsaan Indonesia merupakan gagasan oleh pemuda dan mahasiswa dari kelompok Cipayung pada tanggal 27 juni 2022 di Jakarta Selatan untuk bersatu […]

  • Peduli Palu Donggala, Polres Kep Yapen Gelar Aksi Solidaritas

    Peduli Palu Donggala, Polres Kep Yapen Gelar Aksi Solidaritas

    • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Serui, Topikpapua.com – keprihatinan terhadap musibah gempa dan tsunami yang melanda Palu dan sekitarnya juga di rasakan oleh anggota polres kepulauan Yapen Papua. Diprakarsai oleh Wakapolres Kep Yapen Kompol Dorteus M.Komboi, Rabu (03/09/18) personil polres menggelar aksi solidaritas di lapngan Mapolres kep yapen. Penggalangan dana di gelar usai apel pagi, dimana salah satu anggota Polwan, […]

  • ‘Dipaksa’ Setujui Pembatasan Aktifitas Warga, BTM : Ini Keputusan yang Berat..!

    ‘Dipaksa’ Setujui Pembatasan Aktifitas Warga, BTM : Ini Keputusan yang Berat..!

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.672
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Walikota Jayapura Benhur Tomy Mano nampaknya masih berat hati menerapkan keputusan pembatasan aktifitas masyarakat Kota Jayapura hingga pukul 14.00 WIT, meski secara resmi telah menandatangani SK  Sosialiasasi terkait Pembatasan Aktifitas tersebut. “Sangat-sangat berat, karena saya berpikir secara holistic dan komprehensif, apalagi soal dampaknya ini,” kata Walikota kepada Redaksi Topik, Jumat (15/5/20) malam. […]

expand_less