Covid-19 Papua : Hasil PCR 66 Swab, 6 Sampel Dinyatakan Positif C-19
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 13 Mei 2020
- visibility 1.144
- comment 0 komentar

Jubir Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Covid-19 Papua kembali mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 di Papua. Berdasarkan data yang di rilis pada pukul 18.00 wit di laporkan ada penambahan 6 kasus positif baru di Papua. Total komulatif kasus positif C-19 di Papua sebanyak 327 Kasus.
Jubir Covid-19 Papua, dokter Silwanus Sumule menjelaskan penambahan 6 kasus baru tersebut berasal dari kabupaten Mimika sebanyak 5 orang dan Kabupaten Jayapura 1 orang.
“Ada tambahan 6 kasus, sehingga total di Papua kita hari ini sebanyak 327 Kasus, dimana 242 pasien diantarnya masih dalam perawatan, sembuh sebanyak 78 orang dan 7 orang meninggal dunia, “ Kata Sumule kepada Pers, Rabu (13/05/20).
Sumule juga melaporkan ada penambahan jumlah ODP dan PDP, “Hari ini ada penambahan PDP sebanyak 66 orang dan penambahan ODP sebanyak 218 orang, kita juga sudah memeriksa sebanyak 1582 sampel swab dengan metode PCR, “ Paparnya.
Penambahan 66 PDP berasal dari kota Jayapura sebanyak 23 orang, Kabupaten Mimika sebanyak 9 orang, Yahumiko 2 orang dan Kabupaten Keerom sebanyak 32 orang.
Penambahan ODP sebanyak 218 orang berasal dari, kota Jayapura sebanyak 14 orang, Jayawijaya 12 orang, kab Jaypura 1 orang, Biak Numfor 1 orang, Mimika sebanyak 89 orang, Yahukimo 2 orang, Tolikara 23 orang dan Kabupaten Keerom sebanyak 76 orang.
“dengan penambahan PDP dan ODP ini maka total ODP kita saat ini sebanyak 3160 orang dan total PDP sebanyak 457 orang,”Ujar Sumule.
Satgas Covid-19 Papua berharap semua kabupaten/kota khususnya yang mengalami penambahan kasus ODP maupun PDP agar segera melakukan rapid test, “apabila hasilnya reaktif maka segera kabari kami di satgas Papua agar segera kami kirimkan media untuk swab sehingga hasil swab nya bisa segera di kirimkan kembali ke kami untuk kami lakukan PCR, “Beber Sumule.
Sumule mengaku selama ini pihaknya kewalahan menghadapi banyaknya sampel swab yang harus mengantri untuk di lakukan PCR, pasalnya hingga selasa kemaren hanya ada 1 alat PCR yang di gunakan untuk memeriksa swab dari berbagai daerah.
“Kami sebelumnya sangat kewalahan karena kita hanya punya satu unit PCR yang ada di litbangkes, namun puji Tuhan hari ini kita sudah bisa running dengan 2 alat PCR dan kabar baik juga dari kebupaten Yapen hari ini sudah mulai mengoperasikan alat TCM mereka, “Jelas Sumule.
Menurut Sumule hari ini Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Yapen sudah berhasil melakukan uji test terhadap 4 sampel swab dengan alat TCM (Test Cepat Molekuler) dan hasilnya negatif.
“Nanti hasil test swab tersebut akan mereka kirim ke jayapura dan akan kita lakukan Verifikasi dengan metode yang sama (TCM) bila nanti hasil verifikasi kita di jayapura hasil nya sama dengan mereka, berarti untuk kesempatan berikutnya tidak perlu lagi mereka kirim sampel ke jayapura, yang di kirim hanya hasil pemeriksaaanya saja, apakah positif atau negatif,” Jelas Sumule.
Sumule juga mengaku saat ini di Papua ada 11 unit alat TCM yang tersebar di 11 daerah di papua. TCM bisa digunakan untuk memeriksa sampel swab Covid-19, namun hinga kini baru kabupaten Kepulauan Yapen yang bisa melakukan test dengan TCM.
“ ada 11 unit TCM di Papua, namun masalahnya sampai saat ini kita belum memiliki catrige untuk covid-19, karena untuk menganalisa sampel swab covid-19 itu catrigenya khusus. Kita sudah pesan dan semoga dalam minggu ini alatnya sudah bisa datang, “Kata Sumule.
Disinggung soal ketersediaan alat Rapid test di Papua, Sumule megatakan saat ini stock Rapid yang ada di gudang dinkes papua sebanyak 4000 buah, namun menurutnya kamis besok akan datang sekitar 20.000 rapid untuk Papua.
“kalau diawal pandemic Covid-19 memang agak sulit untuk mencari rapid, namun sekarang sudah banyak yang jual sehingga ketersediaan rapid untuk kita di Papua kami pastikan aman, “Pungkas Sumule.
Tetap di dalam rumah, bila terpaksa harus keluar rumah selalu gunakan masker, hindari kerumunan, jaga jarak dan hindari kontak dengan orang di luar rumah, jaga kebersihan lingkungan, selalu cuci tangan. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





