Hadapi Tahun 2020, BI Papua Siapkan Uang Tunai Rp 5,5 Trilyun
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 2 Jan 2020
- visibility 355
- comment 0 komentar

Kepala BI Perwakilan Papua, Naek Tigor Sinaga / Nug
Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua, Naek Tigor Sinaga mengaku pihaknya tengah mengantisipasi melonjaknya kebutuhan uang tunai di tahun 2020. BI sendiri memprediksikan akan menyiapkan uang tubai sebesar Rp. 5,5 Trilyun.
Diakui Tigor, kebutuhan uang tunai khususnya di Papua pada 2020 naik 10 persen menjadi Rp.5 triliun hingga Rp5,5 trilun dibandingkan 2019 lalu hanya Rp4,5 triliun.
“Kalau untuk kebutuhan PON sendiri saya belum mempunyai angkanya tetapi penggunaan nontunai kita bisa prediksi sekitar puluhan hingga ratusan miliar karena untuk kebutuhan hotel. jadi nilai Rp 5,5 triliun ini sudah kami hitung untuk kebutuhan Lebaran, Pilkada, dan PON,” Ungkap Tigor kepada Redaksi Topik, Kamis (02/01/20).
Sementara itu untuk mencegah banyaknya uang tunai beredar di Papua, Tigor mengaku pihaknya akan mendorong penggunaan Quick Response (QR) Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mempermudan offisial dan atlet yang akan bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di tanah Papua.
“Standar platform pembayaran QR sangat efisien dan aman dalam bertransaksi. Walaupun begitu, kami tetap akan menyediakan uang tunai untuk kebutuhan para ofisial dan atlet,” Jelas Tigor.
Lanjutnya, keberadaan QRIS bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Merchant Presented Mode (MPM) dimana penjual (merchant) yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli (customer) ketika melakukan transaksi pembayaran,” Jelasnya.
Implementasi QRIS secara nasional kata Tigor sudah berlaku efektif mulai 1 Januari 2020.
“QRIS mengusung semangat UNGGUL yang mengandung makna UNiversal, GampanG, Untung, dan Langsung. Kami berharap, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel,” Pungkasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




