Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Anggota DPR RI Asal Papua Kutuk Keras Aksi Penembakan Warga Sipil di Tolikara

Anggota DPR RI Asal Papua Kutuk Keras Aksi Penembakan Warga Sipil di Tolikara

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
  • visibility 1.622
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, –  Anggota DPR RI asal Papua, Willem Wandik, S.Sos mengutuk keras aksi penembakan yang menewaskan seorang warga sipil atas nama Lemitur Wandik (27) yang di lakukan oleh aparat keamanan di Kabupaten Tolikara pada hari sabtu, 09 November 2019.

Menurut Politikus Partai Demokrat tersebut, Aparat keamanan harusnya melindungi rakyat dan bukan melakukan penembakan terhadap warga, apalagi warga sipil.

” Sebagai anggota parlemen RI, Saya mengutuk keras setiap perbuatan oknum aparat yang mengakibatkan tewasnya warga sipil di Tanah Papua, termasuk tewasnya Lemitur Wandik, ” Tegas Willem lewat rilis yang di terima Redaksi Topik, Selasa (12/11/19).

Willem menilai apa yang di lakukan oleh aparat keamanan terhadap Lemitur dan teman-temannya sudah berlebihan, apalagi di ketahui korban Lemitur adalah seorang Mahasiswa.

” Bagaimana mungkin, seorang Lemitur Wandik yang hanya seorang mahasiswa dapat mengancam nyawa aparat militer, sehingga harus di tembak, “Kata Willem.

Atas peristiwa ini Willem meminta kepada pimpinan TNI – Polri di tanah Papua untuk segera mengoreksi SOP di lapangan dan menindak tegas anggota yang menembak Lemitur hingga tewas.

” Penembakan oleh aparat keamanan sudah menjadi perilaku yang terus berulang di Tanah Papua, dan peristiwa ini tidak pernah dikoreksi oleh Perwira Militer. Entah dengan tujuan apa, para Jenderal justru membiarkan warga sipil tewas dalam masalah yang sepele, ” Beber Willem.

Lanjutnya, Ini secara jelas merupakan kejahatan kemanusiaan, dan ini harus segera di hentikan.

” Bagi orang diluar Tanah Papua, masalah ini tidak begitu mereka pahami, bahwa perilaku oknum aparat keamanan di Papua selalu menciptakan korban pada satu pihak saja yaitu warga sipil. Ketika terjadi kerusuhan sosial sebagai aksi balas dendam warga, baru kemudian media ramai – ramai memberitakan, bahwa OAP berbuat keributan dan kerusakan.., Padahal sumber masalahnya adalah sikap arogansi Aparat yang tidak mampu mengendalikan diri untuk menangani masalah sosial di Tanah Papua, dan selalu berujung dengan penembakan yang mengakibatkan tewasnya warga sipil yang tidak bersalah, ” Jelas Willem.

Willem berharap Seluruh aparat keamanan yang bertugas di Tanah Papua harus belajar dari pengalaman masa lalu, dimana setiap persoalan penembakan warga sipil khususnya OAP akan berdampak pada stabilitas keamanan nasional di Tanah Papua, dan semakin mencoreng citra negara di Tanah Papua dan didunia internasional.

” Secara reguler kami selalu mengingatkan aparat Militer dalam berbagai kesempatan di forum – forum resmi DPR RI, bahwa menghargai satu nyawa di Tanah Papua sama pentingnya dengan mempertahankan eksistensi negara di Tanah Papua.., Maka dari itu, setiap nyawa yang melayang sia – sia karena ulah oknum aparat, dan sikap defensif lembaga Militer yang terus melindungi oknum aparat yang mengakibatkan tewasnya warga sipil OAP, akan semakin menyuburkan perilaku, sikap dan keyakinan generasi muda di Tanah Papua untuk melawan negara, ” Beber Willem.

Anggota DPR RI Asal Tolikara itu juga menjelaskan bila penyelesaian konflik di Tanah Papua bukan hanya dengan pembangunan semata, namun lebih kepada bagaimana pemerintah Pusat menyembuhkan luka masa lalu yang dialami oleh orang Papua.

” Tanah Papua tidak membutuhkan janji –  janji pembangunan, yang hanya akan merubah hutan – hutan, gunung – gunung dan lembah – lembah menjadi kawat kawat besi, gedung gedung pencakar langit, beton dan aspal, melainkan Orang Papua hanya membutuhkan Perlindungan Hak Asasi Untuk Hidup, dan tidak dibunuh dengan alasan apapun, Orang Papua membutuhkan Lembaga Peradilan dan Hukum yang bersifat adil bagi semua warga negara, ” Jelas nya.

Willem Wandik juga menyayangkan adanya pemberitaan dari beberapa media yang dinilai tidak seimbang dalam menyampaikan fakta, menurutnya Lemitur Wandik hanyalah korban dari amarah aparat yang tidak menemukan pelaku pemukulan terhadap anggota TNI saat kejadian terjadi.

” Saya mendapat laporan dari lapangan bila Lemitur di tembak sejumlah oknum aparat keamanan saat mengejar seorang pemuda yang terlibat keributan dengan seorang oknum TNI, Sesunguhnya pada saat itu Lemetur sudah lari karena ketakutan dikejar TNI dan berada di tempat yang sangat jauh dari tempat kejadian keributan, Selain Lemetur ada juga beberapa warga yang terluka akibat peristiwa tersebut, ” Pungkas Willem.

Sebelumnya pihak Kodam XVII/Cenderawasih lewat Kapendam, Kolonel Cpl Eko Daryanto  menjelaskan bila kericuhan berawal saat beberapa anggota TNI berusaha mengamankan sekelompok pemuda yang mabuk dan sedang merusak sebuah kios di jalan Giling Baru, Karubaga, Sabtu (09/11/19) siang.

” Saat sedang patroli anggota kami melihat adanya aksi pengerusakan yang di lakukan oleh sekelompok pemuda terhadap sebuah kios, saat itu anggota kami ingin mengamankan aksi tersebut, namun malah di serang akibatnya salah satu anggota kami mengalami luka di pelipis sebelah kanan, ” Ungkap Kolonel Eko.

Lanjut Kolonel Eko, Karena terjadi penyerangan terhadap anggota, maka anggota mengeluarkan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan warga yang mabuk, ” korban dan 2 orang temannya melarikan diri turun ke jurang dan arah sungai di Jln Giling Batu kemudian di kejar oleh aparat sambil diberikan tembakan peringatan, ” Lanjut Eko.

Kolonel Eko mengaku, walau telah di berikan tembakan peringatan namun para pelaku pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan dengan terus mengancam dan menyerang aparat dengan menggunakan parang dan batu.

” Karena terancam aparat kembali melepaskan tembakan peringatan agar tidak melarikan diri, namun para pelaku malah menyerang aparat yang akhirnya mengakibatkan korban Yalimen/Lemitur Wandik terkena tembakan, ” Jelas Kolonel Eko.

Korban Yalimen/Lemitur Wandik sempat di larikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Sementara salah satu rekan pelaku atas nama Yakoka Wandik berhasil diamankan di Polres guna diambil keterangan dan pengusutan lebih lanjut.

Pasca tewasnya Yalimen/Lemitur Wandik, situasi di distrik Karubaga mencekam. berdasarkan informasi yang di terima Redaksi Topik dari warga di Karubaga, massa sempat membakar sebuah rumah yang di duga kuat merupakan pabrik pembuat minuman keras lokal (MILO).

Massa juga nampak berkumpul di beberapa titik di dalam kota Karubaga. Aparat Kepolisian dan TNI hingga saat ini nampak masih bersiaga di beberapa titik di kota Karubaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Komentar Ketua Komnas HAM RI Usai Bertemu Gubernur Enembe

    Ini Komentar Ketua Komnas HAM RI Usai Bertemu Gubernur Enembe

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik membenarkan soal kunjungannya ke kediaman pribadi Gubernur Papua Lukas Enembe di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (28/9/2022). Taufan menjelaskan tujuan kunjungan tersebut untuk memenuhi undangan pihak keluarga besar Lukas Enembe. “Ya sebelumnya kami juga telah menerima aspirasi dari Pansus DPR Papua dan […]

  • Jelang Nataru Thaha Al Hamid Harap Warga Papua Jaga Kamtibmas

    Jelang Nataru Thaha Al Hamid Harap Warga Papua Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tokoh Muslim Papua, Thaha Al Hamid mengimbau seluruh masyarakat di tanah Papua untuk menjaga dan mengendalikan suasana kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat) dalam menyambut perayaan Natal tahun 2024 dan Tahun Baru 2025. “Kita harus memastikan saudara kita umat kristiani bisa merayakan natal dengan damai,” ucapnya di Jayapura, Jumat (13/12/2024). Menurut mantan Sekjen Presidium […]

  • Sedang Berkebun, 2 Warga di Yahukimo Ditebas OTK

    Sedang Berkebun, 2 Warga di Yahukimo Ditebas OTK

    • calendar_month Sel, 25 Apr 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dua orang warga berinisial S (58) dan M (36) dianiaya orang tak dikenal (OTK) saat  sedang berkebun di KM 06 Dekai, Kabupaten Yahukimo, Senin (24/4/2024). Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, kejadian sekitar pukul 12.00 WIT dan pelaku diduga berjumlah orang, “Jadi saat itu kedua korban tengah […]

  • Polres Jayawijaya Pastikan Kondisi Perekonomian di Wamena Normal

    Polres Jayawijaya Pastikan Kondisi Perekonomian di Wamena Normal

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Wakapolres Jayawijaya, AKP Leonardo Yoga, S.I.K mengatakan situasi kota wamena kamis siang mulai kondusif. perekonomian warga mulai normal. Hal tersebut di pastikan wakapolres usai meninjau langsung suasana kota wamena di pasar Sinakma dan Jalan Irian, Kamis (03/10/19). Dalam kunjungannya Wakapolres melihat dan berinteraksi langsung dengan para pedagang serta mama-mama Papua yang berjualan […]

  • Tolak RDP Pansus Otsus DPRP, Fraksi Bangun Papua : DPRP Bukan Lembaga Kultural !!

    Tolak RDP Pansus Otsus DPRP, Fraksi Bangun Papua : DPRP Bukan Lembaga Kultural !!

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.400
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Fraksi Bangun Papua DPR Papua menolak dengan tegas kegiatan dan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Pansus Otsus Papua. Melalui jumpa Pers di Kantor Fraksi Bangun Papua, Senin (05/10/20), Ketua Fraksi, Agus Kogoya mengatakan DPR Papua bukanlah lembaga yang diberikan kepercayaan oleh Rakyat Papua, lantaran DPR Papua merupakan lembaga politik bukan lembaga […]

  • Hadiah Natal: Pemerintah dan PLN Hadirkan Listrik di 4 Kampung, Manokwari

    Hadiah Natal: Pemerintah dan PLN Hadirkan Listrik di 4 Kampung, Manokwari

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Manokwari, Topikpapua.com, – Saat momen perayaan Natal 2024, Pemerintah melalui PT PLN (Persero) memberikan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pada empat kampung di Distrik Mokwam, Kabupaten Manokwari dengan memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) setempat. Melalui upaya ini, PLN mampu menyuplai listrik bersih untuk total 148 rumah tangga di Kampung Mokwam, Asarbey, Amber dan Syou, Distrik […]

expand_less