Owen Rahadiyan: Dilema Persipura, Antara Efisiensi dan Prestasi
- account_circle topik papua
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 114
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Persipura Jayapura menghadapi dilema besar pada awal musim 2026-2027 Liga II Indonesia, Pasalnya Manajemen harus memutar otak untuk memilih dua opsi dimana Tim kebanggaan Papua tersebut merumput pada putaran pertama.
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan menjelaskan bahwa paska-hukuman yang diterima Persipura buntut peristiwa ricuh di stadion Lukas Enembe pada akhir musim lalu, Persipura dilarang menghadirkan penonton pada putaran pertama musim 2026-2027.
“Sanksi yang mengharuskan Persipura bermain tanpa kehadiran suporter pada putaran pertama, tentu ada dampak finansial yang cukup besar bagi klub, Di sisi lain kami juga memiliki beberapa opsi yang sedang kami pertimbangkan. Salah satunya adalah memainkan pertandingan kandang di Pulau Jawa, yang secara operasional dapat mengurangi beban biaya klub. Namun, berdasarkan regulasi yang berlaku, keputusan tersebut juga berpotensi membuat Persipura memulai kompetisi dengan pengurangan satu poin,” jelas Owen.
Menurutnya, keputusan yang akan diambil harus bijaksana karena ada pertimbangan finansial, ada pertimbangan kompetitif, dan yang paling penting, ada tanggung jawab terhadap identitas Persipura sebagai kebanggaan masyarakat Papua.
“Saat ini kami masih mengkaji seluruh aspek secara matang sebelum mengambil keputusan terbaik bagi klub. Apa pun keputusan yang nantinya diambil, satu hal yang pasti bahwa seluruh pertimbangannya didasarkan pada kepentingan jangka panjang Persipura, bukan kepentingan sesaat,” ujar Owen.
Dirinya pun berharap seluruh keluarga besar Persipura dapat terus memberikan doa, masukan, dan dukungan. Owen mengaku percaya di tengah tantangan yang ada, kebersamaan akan menjadi kekuatan terbesar untuk membawa Persipura melangkah ke depan.
“Musim lalu memberikan banyak pelajaran bagi kami. Walaupun hasilnya belum sesuai harapan, proses tersebut justru membuat tim semakin matang dan semakin menyatu. Semangat dan moral tim saat ini juga sangat baik untuk menyambut musim baru,” tambahnya.
Owen juga mengatakan bahwa pada musim mendatang Persipura dipastikan akan merombak kerangka tim, termasuk mendatangkan pelatih dan pemain asing baru.
“Tentu dengan hadirnya pelatih baru akan ada game plan dan pendekatan bermain yang baru. Karena itulah kami membentuk posisi Direktur Football, agar identitas dan ciri khas sepak bola Persipura tetap terjaga, siapa pun pelatihnya nanti. Filosofi sepak bola Papua akan selalu menjadi dasar permainan kami, sementara strategi dan taktik akan terus beradaptasi dengan kebutuhan pertandingan dan karakter lawan,” ungkap Owen.
“Untuk komposisi pemain, kami akan mengoptimalkan skuad yang ada terlebih dahulu, melakukan evaluasi secara menyeluruh, dan mendatangkan tiga pemain asing baru yang sesuai dengan kebutuhan tim,” tutup Owen Rahadian. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar