Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Warga Tewas, 3 Masih Hilang

Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Warga Tewas, 3 Masih Hilang

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Ledakan yang diduga kuat dari Bom peninggalan perang dunia II menewaskan 5 warga di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/05/2026).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengaku bom dilaporkan meledak sekitar pukul 14.45 Wit.

“Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, ledakan terjadi di sekitar area bawah salah satu rumah panggung di kompleks tersebut dan akibat ledakan tersebut sedikitnya enam rumah warga mengalami rusak berat,” ungkap Cahyo, Minggu petang.

Ia menegaskan bahwa paska-ledakan aparat gabungan masih mengedepankan upaya kemanusiaan dengan mengevakuasi korban dan memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat yang terdampak.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian. Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan,” ujar Kombes Cahyo.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga Minggu sore, sebanyak lima korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, empat korban dievakuasi ke RSUD Biak dan satu korban dievakuasi ke RSAL Biak. Sementara itu, tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Petugas saat ini masih melakukan pendataan dan asesmen lebih lanjut terhadap dampak material yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut,” ujar Cahyo.

Dijelaskan Cahyo, Menurut keterangan saksi di lokasi, ledakan terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan suara yang sangat keras sehingga mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berupaya memberikan pertolongan kepada para korban.

Aparat gabungan juga melakukan sterilisasi dan pengamanan area guna mengantisipasi kemungkinan adanya benda berbahaya lainnya yang masih berada di sekitar lokasi.

Polda Papua mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pencarian korban dan penyelidikan selesai dilakukan,” ujar Cahyo.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan masih terus berlangsung dan masih dalam penanganan aparat kepolisian dan tim gabungan.

“Terkait penyebab ledakan masih dalam proses penyidikan,” tutup Kombes Cahyo. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less