Asyik Mancing di Sungai Tami, Seorang WNA Tewas Diterkam Buaya
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 11 Feb 2026
- visibility 975
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang Warna Negara Asing asal Papua New Guinea bernama David (21) tewas diterkam seekor buaya saat sedang asyik memancing di Sungai Tami, Kampung Moso Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Selasa (10/2/2026).
Menurut keterangan dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Anton menjelaskan korban sebelumnya dilaporkan pergi memancing bersama beberapa rekannya.
” Hari Selasa siang sekitar pukul 15.05 Wit rekan korban datang melapor kepada kami bahwa ada orang yang diterkam buaya saat sedang memancing di sungai Tami, saksi ( David Prawar) mengaku kejadian sekitar pukul 11.00 Wit,” ungkap Anton (11/6/2026).

Dijelaskan, Saksi David Prawar bahwa saat di terkam, korban lalu diseret buaya ke dalam sungai sehingga saksi tak mampu berbuat banyak untuk menolong,” saksi ini langsung melapor kepada kami dan kami langsung berkomunikasi dengan pihak kepolisian dan keluarga korban untuk melakukan pencarian,” jelas Anton.
“Tim SAR Gabungan lalu melakukan pencarian dari tiga lokasi, menggunakan speed boad mengarungi sungai, tim darat menggunakan mobil dan berjalan kaki di sepanjang pinggiran sungai dan tim udara menggunakan drone,” jelas Anton.
Pencarian hari pertama berlangsung hingga malam namun belum menemukan korban. Keesokan harinya, Rabu (11/6/2026) Tim gabungan kembali melakukan pencarian dan penyisiran disekitar lokasi dan sekitar pukul 13.02 Wit korban akhirnya berhasil di temukan.

” Korban ditemukan kurang lebih 1,22 Meter dari Lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Korban Kemudian kita evakuasi ke Puskesmas Skouw dan selanjutnya dibawah ke rumah sakit Bhayangkara,” jelas Anton.
Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian terdiri dari Basarnas, Polsek Muara Tami, Koramil Muara Tami , Keluarga dan Masyarakat,” Dengan telah di temukannya Korban maka Operasi SAR dinyatakan di tutup dan semua unsur yang terlibat Kembali ke kesatuannya masing masing dengan Ucapan terima Kasih,” tutup Anton. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




