Empat Bulan Beroperasi, Ini Capaian Satgas Operasi Damai Cartenz 2023
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 3 Mei 2023
- visibility 152
- comment 0 komentar

Kepala Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Faizal Ramadhani / ist
Jayapura, Topikpapua.com – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2023 dibentuk negara guna pemeliharaan keamanan terhadap gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan kelompok Kriminal Politik (KKP) di wilayah Hukum Polda Papua.
Selama empat bulan bertugas (Januari – April 2023) Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) yang dipimpin oleh Kombes Faizal Ramadhani telah berhasil mengungkap beberapa kasus kekerasan KKB di Papua.
” Sejak Januari hingga April 2023 kita berhasil menangkap ratusan simpatisan dan anggota KKB dan dari jumlah tersebut kita berhasil menetapkan 31 Anggota KKB sebagai tersangka, dimana mereka merupakan anggota KKB aktif dan terlibat langsung dalam sederetan aksi KKB di sejumlah wilayah di Tanah Papua,” ungkap Kepala Satgas Ops Damai Cartenz, Kombes Faizal Ramadhani, Selasa (2/5/2023).
Diungkapkan Kombes Faizal kasus pertama yaitu pada tanggal 11 Januari 2023 dimana pihaknya berhasil mengamankan SK yang merupakan simpatisan dari KKB. Kemudian pada tanggal 16 Januari, Satgas ODC kembali berhasil menangkap GW yang diduga kuat terlibat dalam pembacokan 2 tukang ojek di Puncak Jaya.
“Kemudian Pada tanggal 17 Januari, kami kembali berhasil mengamankan ES yang tertangkap tangan menyimpan bendera Bintang Kejora, Lalu berlanjut ke tanggal 18 Januari, tim kami kembali berhasil menangkap AH dan MK di Kabupaten Boben Digoel. Mereka berperan sebagai Pemasok senjata dan amunisi ke kelompok KKB Yahukimo. Kemudian pada tanggal yang sama tim kami mengamankan EG yang berperan sebagai Mata-mata KKB Wilayah Nduga serta mengamankan seorang berinisial YG yang membawa amunisi di Kabupaten Paniai, “jelas Kombes Faizal.
Tidak sampai disitu, pada tanggal 22 Januari Satgas ODC kembali berhasil mengamankan 13 simpatisan KNPB Sentani di Jayapura, lalu pada 23 Januari ada penemuan amunisi di TPS SP-2 Timika, dan pada 26 Januari Wakil Bupati Pegunungan Bintang menyerahkan salah satu simpatisan KKB berinisial AK ke aparat. Selain itu, pada tanggal 30 Januari tim kami melaksanakan Penggerebekan di asrama Aksop Kabupaten pegunungan bintang dan berhasil mengamankan 21 orang serta sejumlah Barang Bukti (BB) diamankan.
” Pada tanggal 30 Januari seorang DPO berinisial BL yang terlibat dalam kasus perencanaan membawa senjata ke Kawe (Pendulangan) menyerahkan diri. Kasus nya pada anggal 18 Januari lalu 2023″ ujarnya.
Berlanjut ke Bulan Februari, pada tanggal 3 Februari Satgas ODC Kembali menangkap jaringan KKB sebanyak 15 orang di Kabupaten Jayawijaya, dan pada tanggal 7 Februari Satgas ODC berhasil mengamankan jaringan KKB di Wamena, kemudian pada 8 Februari telah diamankan seorang berinisial MK yang terlibat dalam penembakan karyawan PT. Delarosa serta pada tanggal 16 Februari telah diamankan pelaku tindak pidana narkoba dan senjata berserta amunisi.
“Kemudian Pada tanggal 21 Februari Satgas Ops Damai Cartenz-2023 kembali berhasil menangkap JM yang merupakan DPO dari Ditreskrimum Polda Maluku Utara dan pada tanggal 22 Februari kami berhasil mengamankan pemuda berinisial YT yang menyimpan peluru sebanyak 10 butir di Kamp. Kimak Kabupaten Puncak, serta pada 23 Februari kembali diamankan 13 orang dalam kasus isu penculikan anak yang berujung aksi penembakan di Wamena,” bebernya.
Pada Bulan Maret 2023 tepatnya tanggal 5 Maret tim telah berhasil mengamankan masyarakat yang menyimpan senjata api rakitan di Kabupaten Yahukimo dan pada tanggal 11 Maret telah mengamankan pelaku berinisial EG yang merupakan salah satu pelaku penembakan pesawat Trigana Air di Bandara Kabupaten Yahukimo. Selanjutnya tanggal 16 Maret tim kembali mengamankan 2 orang yang dicurigai ikut serta dalam pembakaran sekolah SMPN 02 Dekai.
“Bulan April, tanggal 3 dilakukan penangkapan terhadap 3 anggota KKB yang berinisial WM, KM, UT di Kabupaten Nduga serta mengamankan barang buktinya, kemudian pada tanggal 4 April Tim Kembali berhasil mengamankan 2 masyarakat yang terbukti membuat senjata api rakitan di Kabupaten Dogiyai. Lanjut pada tanggal 5 April dilakukan penangkapan terhadap anggota KKB yang berinisial YM alias BM di Distrik Gome Kabupaten Puncak. Lalu pada tanggal 06 April aparat berhasil menangkap seorang anggota KKB wilayah Nduga inisial YL dan pada tanggal 8 April dilakukan penangkapan terhadap LM dan AK di Pelabuhan Jayapura, kedua orang tersebut terlibat dalam pemesanan 300 pasang baju loreng army,” ungkap mantan Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal.
Masih di bulan April, tepatnya pada tanggal 9 April Kembali lagi dilakukan penangkapan terhadap 3 simpatisan KKB inisial TT, PG dan WT yang berperan mengantarkan bahan makanan ke KKB.
“Dari sejumlah kasus tersebut jumlah anggota KKB yang berhasil diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 31 orang. Mereka ini yang terlibat langsung dalam berbagi aksi kekerasan di papua dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan semakin bertambah dikarenakan kasus lainnya yang terkait dengan aksi KKB Papua masih dalam proses penyidikan,” ungkap Kombes Faizal.
Delapan Kasus KKB Berhasil Dilimpahkan ke JPU
Dari hasil penyidikan dan pemeriksaan terhadap 31 anggota KKB yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Satga ODC 2023 telah berhasil melimpahkan 8 kasus diantaranya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
“Ada delapan kasus (KKB) yang sudah kita limpahkan ke JPU, ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah melalui Ops Damai Cartenz-2023 dalam memberantas KKB di Papua sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dari gangguan KKB dan dapat beraktivitas seperti biasanya”Kata KaOps Satgas Damai Cartenz 2023, Kombes Faizal Ramadhani.
Menurut Faizal, Delapan Kasus yang melibatkan KKB yang telah dilimpahkan ke JPU tersebut merupakan Kasus yang terjadi di Wilayah Ops Damai Cartenz-2023 dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi.
“Kedepalapan Kasus yang telah berhasil dilimpahkan ke JPU tersebut, akan bertambah. Kami masih melakukan pemberkasan dari beberapa kasus lagi dan akan dilimpahkan ke JPU. Saat ini masih dalam tahap penyidikan,” tuturnya.
Kombes Pol. Faizal Ramadhani, berharap adanya kerjasama dari pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah operasi damai cartenz-2023, sehingga kasus-kasus yang melibatkan anggota KKB papua ini segera terungkap dan diproses untuk mempertangungjawabkan perbuatan mereka di hadapan Hukum.
13 Pucuk Senjata Api dan Ratusan Butir Amunisi Berhasil Disita
Selain berhasil mengamankan ratusan anggota dan simpatisan KKB dan menetapkan 31 orang sebagai tersangka serta telah melimpahkan 8 orang ke JPU, Satgas Operasi Damai Cartenz 2023 juga berhasil mengamankan 13 Pucuk Senjata Api dan Ratusan Butir Amunisi dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di wilayah Operasi Satgas Damai Cartenz-2023.
“13 Pucuk Senjata Api dan Ratusan Butir Amunisi yang berhasil diamankan oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2023 tersebut berasal dari beberapa wilayah Ops Damai Cartez-2023 antara lain, Kabupaten Jayapura 4 pucuk senjata api, Kabupaten Nduga 6 pucuk senjata api, Kabupaten puncak 2 pucuk senjata api dan Kabupaten yahukimo 1 pucuk senjata api,” ungkap Ka Ops Satgas Damai Cartenz 2023, Kombes Faizal Ramadhani, Selasa (2/5/2023).
Faizal menuturkan bahwa penyitaan 13 pucuk senjata api tersebut merupakan bentuk keseriusan Polri dan TNI melalui OPS Damai Cartenz-2023 dalam memberantas KKB di Papua.
“Polri dan TNI melalui Ops Damai Cartenz-2023 tetap Optimis dalam memberantas KKB di Papua. Dan selama 4 bulan ini, apa telah dicapai merupakan hasil kerja keras kita semua TNI, Polri, Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat papua dari gangguan kelompok KKB,” pungkas Kombes Faizal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




