Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Dituding Korupsi, Ini Klarifikasi Plt Bupati Mimika

Dituding Korupsi, Ini Klarifikasi Plt Bupati Mimika

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

Timika, Topikpapua.com, – Plt Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan klarifikasi soal kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan helikopter yang disangkakan kepada dirinya saat menjabat sebagai kepala Dinas Perhubungan Mimika.

Ia menjelaskan, kasus dugaan korupsi yang dilaporkan kepada Kejaksaan Tinggi itu hanyalah ulah segelintir oknum yang ingin menjatuhkannyam

“Harap dipahami persoalan sebenarnya. Ini sangat tendensius dan sangat mengarah pada politik. Intinya mereka tidak ingin saya menjadi pimpinan daerah,” ucapnya melalui pesan Whatsapp, Kamis (5/1/2023).

Dipaparkan bahwa perkara dugaan tersebut sudah pernah dilaporkan kepada KPK, namun telah diselesaikan karena tidak memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

“Tahun 2017 dilaporkan di KPK. Kemudian dilakukan klarifikasi bahkan penyelidikan sampai tahun 2019 oleh penyelidik (KPK), namun telah selesai karena tidak terbukti. Saat itu saya sudah diperiksa 3 kali,” bebernya.

Tak hanya KPK, Rettob juga mengaku dirinya dilaporkan di Kejaksaan Tnggi Papua pada 2020 dan di Polda Papua pada 2021.

“Tahun 2020 saya dilaporkan kembali ke Kejaksaan Tinggi Papua dan tahun 2021 ke Polda Papua. Kelompok yang melapor sama dengan tahun 2020. Perkara itu tidak dilanjutkan karena materi laporannya sama dengan yang dilaporkan ke KPK,” ungkapnya.

Pada 2022 lalu kasus ini kembali dilaporkan ke semua tingkatan aparat penegak hukum hingga DPRD Kabupaten Mimika.

“Luar biasa dan dengan tendensius luar biasa. Saya dilaporkan dengan kasus yang sama secara bersamaan ke Kejaksaan Negeri Timika, Kejaksaan Tinggi Papua, Polda Papua dan ke DPRD Mimika,”

Lanjut dia, yang lebih hebat lagi dengan terang- terangan disebutkan nama pelapor adalah Yeni Ohestina Usmany yang saat itu menjabat sebagai Pejabat Sekda Mimika bersama beberapa pejabat lain di lingkungan Pemkab Mimika mewakili pemerintah setempat.

“Padahal saat itu saya masih menjabat sebagai Wakil Bupati yang juga adalah pemerintah. Apa ini tidak tendensius karena maksud tertentu?” tanya Rettob.

Dia juga cukup terkejut dengan proses penyelidikan di Kejaksaan Negeri Mimika yang baru dimulai bulan Juli 2022 yang menurutnya belum tuntas, karena dia belum memberikan keterangan dan memberikan bukti secara rinci dan lengkap.

Ironisnya, pada bulan Agustus 2022, kasusnya sudah ditingkatkan menjadi penyidikan di Kejaksaan Tinggi Papua, meski demikian ia tetap mematuhi aturan yang ada bahkan sudah memenuhi dua kali panggilan untuk memberikan keterangan.

“Bulan agustus sudah diambil alih kasus ini oleh Kejati Papua dan sudah ditingkatkan menjadi penyidikan. Saya juga kaget, tetapi sebagai warga negara yang baik dan memenuhi aturan negara ini,” terangnya

“Saya sudah penuhi semua prosesnya, termasuk istri saya. Saya sudah memberikan keterangan di Kejati dua kali dan teĺah mengklarifikasi apa yg dicurigai lengkap dengan bukti-bukti. Saya juga sudah memberikan keterangan di Polda Polda Papua. DPRD Kabupaten Mimika juga membentuk Pansus luar biasa,” imbuhnya.

Dirinya menerangkan nilai pagu dana untuk pembelian helikopter dan pesawat terbang sebesar Rp 85 miliar termasuk perijinan dan proses pemasukan serta pra operasi termasuk semua biaya yang timbul akibat pengadaan ini.

Harga pesawat dan helikopter yg dibuktikan dengan kontrak, invoice dan bukti pembayaran totalnya Rp 81 miliar. Sementara sisanya Rp 4 miliar untuk proses perijinan, bea cukai, ferry flight, asuransi, training pilot, engginer, gaji , biaya hanggar dan biaya pra operasi lainnya seperti avtur, jasa bandara, jada airnav, ground handling, di setiap bandara transit selama pesawat dan helikopter menjalani proses perijinan dan ferry flight yg disiapkan kurang lebih 6 bulan.

“Sampai pesawat tiba di Timika masih ada biaya yang terus keluar untuk profing flight, avtur, biaya bandara, airnav, groundhanling dll. Uangng ini kurang, kalau dilihat dari laporannya. Semuanya secara rinci sudah diserahkan kepada tim penyidik,” ulasnya.

“Nah kalau dibilang korupsi sekian milyar, yang di korupsi ? Uang saja kurang.Pesawat dan helikopter ada, milik Pemda yang dibuktikan dokumen, bukti kontrak ada, bukti penagihan ada, bukti bayar ada,bukti kepemilikan pemda ada dan bukti bukti lain yang menyatakan pesawat dan helicopter baru, bukti proses pembuatan di pabrik dan uji coba, bukti sertiifikat ekspor dr negara pembuat dll.. Mengurus pesawat itu tidak mudah sangat kompleks,” terangnya.

Sebelumya Kejaksaan Tinggi Papua dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan helikopter Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika.

Kasidik Pidsus Kejati Papua Deddy Valeri Sawaki mengatakan kasus Tipikor pengadaan pesawat dan helikopter sejauh ini sudah 34 orang saksi yang diperiksa.

“Sudah 34 orang yang kami mintai keterangan perihal kasus itu, termasuk Plt Bupati Mimika,” tandasnya. (Redaksi Topik)

 

 

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua KPU Yahukimo Bantah Setubuhi Anak di Bawah Umur, Begini Tangapan Bawaslu Papua

    Ketua KPU Yahukimo Bantah Setubuhi Anak di Bawah Umur, Begini Tangapan Bawaslu Papua

    • calendar_month Ming, 20 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua KPU Kabupaten Yahukimo, Yesaya Magayang Amd, Kep membatah tuduhan melakukan pemerkosaan anak dibawah umur. Bantahan itu terkait dengan postingan akun Pace Nere yang diduga kuat sengaja disebarkan  di Groub Relawan FB ABOCK BUSUP MA-YULIANUS HELUKA SH FOR YAHUKIMO JILID II, tidak benar dan telah mencemarkan nama baiknya, termasuk lembaga besar KPU. […]

  • Kemendagri Tunjuk Pemda Mappi sebagai Pilot Project Penataan Kelembagaan se- Tanah Papua

    Kemendagri Tunjuk Pemda Mappi sebagai Pilot Project Penataan Kelembagaan se- Tanah Papua

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjuk Kabupaten Mappi sebagai pilot project untuk Kabupaten/Kota Se-Tanah Papua dalam penataan nomenklatur perangkat daerah sesuai PP nomor 106 tahun 2021. Penunjukkan tersebut dalam rapat penataan nomenklatur Tugas dan Fungsi (TUSI) Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota Se – Tanah Papua sesuai kewenangan yang diatur dalam PP 106 Tahun 2021, […]

  • Baru Dilantik, Kasat Lantas Polresta Kota Langsung Tancap Gass

    Baru Dilantik, Kasat Lantas Polresta Kota Langsung Tancap Gass

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapur Kota menggelar Operasi Patuh Cartenz 2023 dilaksanakan, Selasa (18/7/2023) di Taman Imbi. Operasi dipimpin langsung Kasat Lantas Kompol Dian Novita Pietersz, yang baru saja dilantik. Razia dilakukan terhadap kendaraan roda empat maupun enam yang melintas melewati Taman Imbi. Kompol Dian mengatakan bahwa razia yang dilaksanakan untuk menjaring para […]

  • Sukseskan PSU Papua, Paguyuban Pasundan Nyatakan Sikap Dukung Pasangan Mariyo 

    Sukseskan PSU Papua, Paguyuban Pasundan Nyatakan Sikap Dukung Pasangan Mariyo 

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Keerom, Topikpapua.com, – Jelang pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Papua pada tanggal 6 Agustus mendatang, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mariyo) terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik itu kelompok relawan, masyarakat serta paguyuban di Provinsi Papua. Kali ini, dukungan penuh datang dari Paguyuban Pasundan Jawa Barat di […]

  • Berawal dari Cekcok dan Membuang Bensin, Tiga Rumah Hangus Terbakar

    Berawal dari Cekcok dan Membuang Bensin, Tiga Rumah Hangus Terbakar

    • calendar_month Kam, 23 Des 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tiga unit rumah di kawasan Jalan Pantai Kelapa, Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, hangus terbakar pada Rabu 22 Desember 2021. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Gustav R Urbinas  melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Hendrik Seru, membenarkan kejadian itu. Hendrik mengungkapkan, tiga unit rumah yang hangus terbakar itu milik warga bernama John […]

  • Dukung Pembangunan IKN Baru Nusantara, Pemprov Papua Serahkan Tanah dan Air 

    Dukung Pembangunan IKN Baru Nusantara, Pemprov Papua Serahkan Tanah dan Air 

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Juru Bicara Gubernur Papua Lukas Enembe, M Rifai Darus mengatakan, sebagai wujud mendukung pembangunan ibu kota negara (IKN) di Penajam Pasir, Kalimantan Timur. Gubernur Papua Lukas Enembe yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Papua Y. Derek Hagemur, menyerahkan material tanah dari Bumi Cendrawasih, yang merupakan simbol dari 29 kabupaten / kota […]

expand_less