Pimpin Apel Pagi, Ini Penekanan Pj Bupati Tolikara kepada ASN
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 16 Nov 2022
- visibility 104
- comment 0 komentar

Penjabat Bupati Tolikara Marthen Kogoya saat pimpin apel pagi/ist
Karubaga, Topikpapua.com, – Penjabat Bupati Tolikara Marthen Kogoya menyampaikan apresiasinya dan terima kasih kepada Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tolikara, atas kesadarannya yang tinggi untuk melaksanakan tugas sebagai ASN dalam melayani masyarakat yang ada di Kabupaten Tolikara.
Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi bersama ASN lingkungan Pemkab Tolikara di halaman apel di Gurikme Karubaga, Senin (16/11/2022).
Marthen menegaskan terkait disiplin pegawa, dirinya telah memerintahkan Pimpinan SKPD untuk membuat grup Whatsapp masing-masing. Tujuan grup itu, kata dia, sebagai salah satu sarana untuk berkomunikasi atau berinteraksi antara pimpinan dengan kepala nidang atau seksi dan staf.
“Saat ini teknologi sudah cangih sehingga media seperti ini tentu kita manfaatkan untuk saling memantau. Jangan sampai staf di OPD tertentu sudah lama tidak masuk karena sakit apalagi sudah meninggal tetapi pimpinan tidak tahu. Makanya media group WA ini kita manfaatkan untuk saling berbagi informasi,” ucapnya.
Lanjut Marthen, pejabat yang ada dalam struktural adalah pejabat eselon dua dan eselon tiga serta eselon empat. Bahkan, stat melaksanakan tugas dengan pengawasan melekat yang ada di sana, yaitu pengawasan terstruktur di mana eselon dua mengawasi eselon tiga, dan eselon tiga mengawasi eselon empat serta eselon empat mengawasi staf.
“Jadi eselon empat lah yang bertanggungjawab mengawal staf, begitu pula eselon tiga dan dua. Itulah gunanya jabatan struktural kita fungsikan dengan baik. Kalau bukan kita siapa lagi yang mau menerapkan tupoksi ini,” tegasnya.
Menurutnya, berbeda dengan pejabat fungsional yang bekerja secara mandiri, di mana mereka bekerja sesuai dengan profesionalisme dan skil yang mereka miliki.
“Tetapi tetap selalu koordinasi dengan Pimpinan SKPD. Jadi, saya iminta kepada semua ASN di lingkungan Pemkab Tolikara untuk memahami baik tupoksi pejabat struktural dan pejabat fungsional,” katanya.
“Pejabat struktural jangan sampai bikin diri sama seperti pejabat fungsional misalnya pejabat fungsional seperti guru,tenaga medis,dan juga auditor di Inspektorat kita punya pola kerja dan pola koordinasi bedah dengan yang ada di struktural,” tandasnya.
Kembali ditekankan Marthen, jalur koordinasi dan jalur kerja birokrasi perlu dijalankan. Dalam alur kerja, pimpinan OPD harus berkoordinasi melalui asisten yang membidagi. Dengan begitu, pimpinan OPD tidak bisa langsung melaporkan ke Bupati.
“Itu sudah salah. Pimpinan OPD harus minta saran dan masukan melalui Asisten Sekretariat yang membidanginya. Nah dari Asisten koordinasi dengan Sekda, baru kemudian koordinasi dengan pimpinan daerah jalur koordinasi kerja birokrasi ini yang kita terapkan dengan disiplin kerja yang tinggi,” beber Marthen
Bupati Marthen kogoya berharap para ASN harus memiliki mentalitas etos kerja tinggi disiplin dan betah bekerja di tempat.
“Bapak ibu ASN yang bekerja di lingkungan Pem-kab Tolikara bukan karena Bupati atau pimpinan OPD tetapi saudara bekerja karena Tuhan Yang Maha Kuasa percayakan saudara menerima SK melalui Pemerintah RI untuk saudara melayani di daerah Tolikara. Kita sebagai umat beragama meyakini bahwa apabila kita setia menyelesaikan pekerjaan kecil pasti Tuhan percayakan pekerjaan yang lebih besar lagi, semua Tuhan Yang Maha Kuasa sudah atur itu,tinggal bagaimana kita mau menajalaninya dengan setia atau tidak,” jelasnya.
Selanjutnya Penjabat Bupati Marthen kogoya juga berkomitmen membagun rumah barak ASN yang memadai. Pasalnya, masih ada ASN yang tidak aktif karwna beralasan tidak punya tempat tinggal sehingga tidak aktif kantor dan lainnya.
“Karena itu tahun depan 2023 kita akan menyiapkan anggaran untuk bagun barak pengawai. Saya juga mengimbau kepada seluruh ASN untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah masing-masing, karena beberapa minggu lagi kita umat nasrani akan menyambut perayaan hari raya Natal,” tutupnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




