Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » BUDAYA & PARIWISATA » Wamen Pariwisata RI Buka FDS XV, Gubernur MDF: Budaya Harus Memberi Manfaat Bagi Rakyat

Wamen Pariwisata RI Buka FDS XV, Gubernur MDF: Budaya Harus Memberi Manfaat Bagi Rakyat

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sentani, Topikpapua.com, – Festival Danau Sentani (FDS) XV Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa di Pantai Khalkhote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Kamis (3/9/2026).

Pembukaan festival tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Papua, Kabupaten Jayapura, jajaran Forkopimda, Duta Besar, Anggota DPR RI, tokoh adat, tokoh agama, pelaku seni dan budaya, pelaku UMKM, komunitas, serta masyarakat.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri (MDF) mengatakan FDS bukan sekadar agenda tahunan atau perayaan budaya. Menurut dia, festival tersebut menjadi ruang untuk menjaga identitas sekaligus mendorong perekonomian masyarakat.

“FDS harus kita maknai lebih jauh daripada sebuah perayaan. Festival ini adalah ruang untuk mengenal, mencintai, menghidupkan dan mewariskan budaya Papua,” ujarnya.

FDS XV tahun ini mengusung tema “Budayaku Adalah Hidupku”. Rangkaian kegiatan telah dimulai melalui pra-festival pada 25-29 Agustus dan dilanjutkan dengan puncak festival pada 3-5 September 2026.

Beragam atraksi budaya ditampilkan, antara lain Isosolo atau tarian di atas perahu, panen ulat sagu, tokok atau pangkur sagu, seni musik dan tari, cerita rakyat, kerajinan, hingga kuliner tradisional.

MDF menilai kekayaan budaya tersebut harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia mendorong pengembangan kuliner tradisional, pangan lokal, kerajinan, seni pertunjukan, dan UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

“Kita ingin budaya tidak berhenti di atas panggung. Budaya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya Papua,“ Mari kita pastikan bahwa anak-anak Papua tidak hanya menjadi penonton budaya, tetapi menjadi pelaku dan pewarisnya,” ujar MDF.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan visi Papua CERAH, yakni Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni.

MDF berharap FDS XV menjadi ruang perjumpaan, kreativitas, kebanggaan budaya, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Papua akan maju apabila kita berjalan bersama, bergandengan tangan dalam semangat gotong royong, persaudaraan dan saling menghormati,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa mengaku kagum dengan pesona alam Papua, khususnya keindahan danau Sentani.

“Banyak sekali keunikan yang bisa kita temui dalam FDS di Sentani, ini jangan hanya menjadi agenda tahunan, tapi harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat disini, agar perekonomian tidak hanya hidup saat ada Festival saja,” ungkap Puspa.

Dirinya juga berharap pemerintah Papua dan Kabupaten Jayapura meningkatkan sektor pariwisata, sehingga bisa menjadi salah satu penyumbang PAD bagi daerah.

” Papua sangat indah, kaya akan segalanya, SDA nya luar biasa, lautnya, danau, gunung, budaya, kuliner, semua ini kalau dikelola dengan profesional bisa mendatangkan PAD bagi daerah. Saya titip pak Gubernur dan pak Bupati agar meningkatkan sektor pariwisata di sini,” ujar Puspa. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less