Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Siapkan Revolusi Konektivitas Laut Papua, Gubernur Fakhiri Kunjungi Pelabuhan Kapal Cepat di Kota Batam

Siapkan Revolusi Konektivitas Laut Papua, Gubernur Fakhiri Kunjungi Pelabuhan Kapal Cepat di Kota Batam

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua terus mempercepat pembangunan sistem transportasi laut terpadu guna membuka konektivitas antardaerah, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (5/7/2026). Gubernur Fakhiri didampingi Kadis Perhubungan dan sejumlah Kadis lainnya berkunjung ke Batam untuk mempelajari pengembangan armada transportasi laut yang akan diterapkan di Papua.

Sebelum mengunjungi Batam, Gubernur MDF juga meninjau aktivitas Pelabuhan Perikanan di Padang, Sumatera Barat, sebagai referensi pengembangan kawasan pelabuhan perikanan terpadu di Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura.

“Kami bersyukur Papua memiliki Pelabuhan Depapre. Ke depan kami ingin mengubah wajah pelabuhan ini menjadi kawasan perikanan terpadu yang didukung industri pengolahan sehingga hasil produksi masyarakat memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” ujar Gubernur Fakhiri.

Menurutnya, pembangunan pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai tempat sandar kapal, tetapi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menghubungkan sektor perikanan, industri pengolahan, distribusi, hingga ekspor.

Selain pengembangan pelabuhan, Pemerintah Provinsi Papua juga tengah menyiapkan sistem transportasi laut yang mampu menghubungkan seluruh wilayah pesisir Papua secara lebih cepat dan terjangkau.

“Kami ingin membangun konektivitas laut mulai dari Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen, Biak hingga wilayah pesisir lainnya, termasuk daerah yang terhubung melalui Sungai Mamberamo. Karena sebagian besar kabupaten kami berada di pesisir dan memiliki pelabuhan yang harus saling terkoneksi,” ungkap Fakhiri.

Ia menjelaskan, armada yang dipersiapkan terdiri atas kapal berkapasitas besar maupun kapal cepat yang diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan antardaerah.

Targetnya, masyarakat dapat melakukan perjalanan menuju Kota Jayapura maupun pusat-pusat ekonomi lainnya hanya dalam waktu satu hari.

“Dengan transportasi yang cepat dan terjangkau, masyarakat bisa membawa hasil pertanian, perkebunan, perikanan maupun kerajinan dari kampung untuk dipasarkan di kota. Pemerintah juga akan menyiapkan skema subsidi agar biaya transportasi tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Fakhiri menambahkan, peningkatan konektivitas laut juga akan memperkuat sektor pariwisata dan membuka peluang ekspor berbagai komoditas unggulan Papua.

“Kami ingin wisatawan datang menikmati keindahan Papua sekaligus membawa produk-produk unggulan Papua. Bahkan ke depan kami berharap hasil produksi Papua dapat menembus pasar ekspor sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Ke depan, jaringan transportasi laut tersebut tidak hanya menghubungkan wilayah di Provinsi Papua, tetapi juga terkoneksi dengan provinsi-provinsi tetangga seperti Papua Tengah, Papua Barat, hingga Papua Barat Daya.

“Pemerintah Provinsi Papua akan terus membangun sarana dan prasarana transportasi laut agar seluruh masyarakat Papua dapat saling terhubung dalam waktu singkat. Inilah fondasi pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Papua,” katanya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less