Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Hadiri HUT ke-20 GIDI Efata Kotaraja, Gubernur Fakhiri: Gereja Harus Mampu Ciptakan Harmonisasi dalam Masyarakat

Hadiri HUT ke-20 GIDI Efata Kotaraja, Gubernur Fakhiri: Gereja Harus Mampu Ciptakan Harmonisasi dalam Masyarakat

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 555
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menghadiri perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-20 Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jemaat Efata Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (19/3/2026).

Dihadapan para jemaat, Gubernur Fakhiri menegaskan peran penting gereja sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jemaat Efata Kotaraja atas perjalanan pelayanan iman yang telah mencapai usia 20 tahun,” katanya.

Menurutnya, gereja memiliki peran lebih luas dari sekadar tempat ibadah. Artinya menjadi pusat pembinaan iman, pembentukan karakter, hingga pemberdayaan umat. Hal ini sejalan dengan tema perayaan, yakni “Bertumbuh dan Berbuah Dalam Persekutuan Jemaat Lokal”.

Ia menjelaskan, nilai kasih dalam persekutuan gereja diharapkan mampu mendorong umat menjadi pribadi yang mandiri, peduli, serta berkontribusi dalam menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial.

Lebih lanjut, Fakhiri menekankan bahwa kontribusi gereja sangat penting dalam pembangunan daerah, terutama dalam membangun masyarakat Papua yang beriman, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun manusia Papua yang beriman, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui pelayanan rohani, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan, gereja telah berperan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengaitkan peran gereja dengan visi pembangunan Papua, yakni “Papua Cerah” atau Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni. Visi tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia Papua.

“Pembangunan harus mencakup SDM yang beriman, berpendidikan, sehat, serta hidup dalam kerukunan dan persaudaraan,” jelasnya.

Menanggapi itu, Gubernur Fakhiri mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat pelayanan, serta bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Papua yang lebih baik.

“Saya berharap, di usia ke-20 tahun, GIDI Jemaat Efata Kotaraja semakin solid dan membawa dampak bagi masyarakat luas dan menjadi berkat bagi sesama,” katanya.

Gembala GIDI Jemaat Efata, Pdt. Yunias Gurik, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua atas dukungan terhadap pelayanan gereja, sekaligus mendoakan para pemimpin daerah agar terus membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan pesan toleransi dengan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada umat Muslim sebagai simbol kuatnya kerukunan antarumat beragama di Papua.

“Mewakili jemaat, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. Kiranya persaudaraan terus terjaga di tanah Papua,” kata Gurik. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less