Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Gubernur Fakhiri: Transformasi Kesehatan di Papua tidak Cukup dengan Regulasi dan Teknologi

Gubernur Fakhiri: Transformasi Kesehatan di Papua tidak Cukup dengan Regulasi dan Teknologi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 402
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, — Gubernur Papua, Matius D Fakhiri serius memperbaiki layanan kesehatan di Tanah Papua, Sabtu (6/12/2025) Fakhiri mengumpulkan 18 Rumah Sakit dari 4 Provinsi di Tanah Papua guna menggelar Seminar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Papua.

Dalam arahannya di depan 89 peserta Seminar, Gubernur Papua menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk menghadirkan layanan kesehatan yang andal, merata, dan berkeadilan di seluruh wilayah Papua, dari kota hingga pedalaman.

” Forum seminar Persi memiliki arti strategis bagi masa depan pembangunan kesehatan di Papua karena sektor kesehatan adalah prioritas utama dalam mencetak Generasi Emas Papua tahun2045.” ujar Gubernur Fakhiri.

Menurutnya, Papua saat ini berada di tengah arus perubahan besar dalam sistem kesehatan nasional, termasuk penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), sistem pembiayaan berbasis Indonesian Diagnosis Related Groups (IDRG), serta pengembangan rumah sakit berbasis kompetensi.

Seluruh kebijakan ini, kata gubernur, harus diterjemahkan sesuai konteks geografis Papua yang memiliki tantangan berat mulai dari infrastruktur yang belum merata hingga kesenjangan layanan antara perkotaan dan wilayah pedalaman.

“Transformasi kesehatan tidak cukup hanya dengan regulasi dan teknologi. Ia membutuhkan komitmen moral, integritas, dan semangat melayani,” tegasnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen membangun rumah sakit yang benar-benar andal, dan memastikan tidak ada alasan pemerintah gagal menjamin keselamatan masyarakat Papua.

Karena itu dirinya meminta seluruh pemerintah daerah baru di Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat dan Papua Barat Daya harus bersinergi dalam memperkuat distribusi layanan kesehatan.

Lebih jauh, gubernur memberikan apresiasi kepada PERSI Papua dan Poltekkes Jayapura yang menghadirkan materi penting seputar manajemen rumah sakit, sistem pembiayaan, KRIS, IDRG, hingga kerja sama dengan asuransi kesehatan.

” Saya berharap seminar ini dapat melahirkan rekomendasi konkret untuk memperkuat kebijakan kesehatan yang realistis dan berpihak pada kebutuhan masyarakat Papua, bukan berorientasi pada bisnis semata,” ujar Fakhiri.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh rumah sakit di Papua harus terhubung dalam satu sistem rujukan yang efektif,” Pemerintah provinsi Papua siap menempatkan anggaran dan sumber daya untuk memastikan transformasi ini berjalan dan saya pastikan Pemerintah Provinsi Papua akan membangun layanan kesehatan yang andal. Kita akan bergerak bersama agar rumah sakit di seluruh Tanah Papua dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less