Gubernur Fakhiri Dampingi Wakapolri Salurkan 580 Ton Beras SPHP ke 3 Provinsi DOB Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 9 Des 2025
- visibility 280
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Papua dan Badan Pangan Nasional resmi melepas distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Lapangan Apel Mapolda Koya Koso, Kota Jayapura, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan dipimpin Wakapolri Komjen Pol.Dedi Prasetyo, didampingi Gubernur Papua Komjen Pol (Purn.) Mathius D. Fakhiri, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, serta Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, bersama para pejabat utama Mabes Polri, TNI, Forkopimda Papua, dan instansi terkait lainnya.

Pada kegiatan ini, pemerintah menyiapkan 580 ton beras SPHP untuk tiga provinsi di Papua Raya. Beras tersebut didistribusikan melalui jaringan gudang Bulog dan akan diteruskan hingga ke titik penjualan agar tepat sasaran dan terjangkau bagi masyarakat.
“Beras SPHP ini kita pastikan dijual dengan harga eceran yang stabil dan tidak memberatkan masyarakat. Apabila ditemukan pelanggaran atau upaya menaikkan harga di atas ketentuan, Polri akan menindak tegas. Karena tugas kami adalah memastikan negara benar-benar hadir dalam melindungi rakyat,” ujar Wakapolri.
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat kepada Provinsi Papua dan 3 provinsi DOB lainnya. Menurut Gubernur Fakhiri saat ini inflasi Papua tercatat tetap terkendali hingga November 2025.
“Pemerintah Papua terus berupaya untuk menyiapkan stok sembako dan BBM hingga perayaan Nataru berakhir dan nantinya akan dilanjutkan dengan bulan puasa dan perayaan Idul Fitri pada Februari 2025, dan Hasil Sidak kami ke sejumlah gudang dan pemasok sembako di Papua menunjukkan bahwa stok sembako, BBM dan Elpiji di Papua dinyatakan aman dan tersedia hingga Februari 2025,” jelas Gubernur Fakhiri.

Menurut Fakhiri, Melalui sinergi TNI–Polri, kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah, pengawasan distribusi beras SPHP dilakukan secara ketat di seluruh wilayah Papua, termasuk yang hanya dapat diakses melalui jalur udara.
Acara Pelepasan beras SPHP ini dilakukan serentak dengan 3 Provinsi DOB lainnya yang dilakukan secara daring. Juga dilakukan dialog bersama masyarakat di 4 Provinsi.
“Dengan pelepasan distribusi beras SPHP ini, diharapkan masyarakat Papua dapat merayakan Hari Besar Keagamaan dengan sukacita, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi dan keamanan tetap terjaga di seluruh wilayah Papua Raya,” tutup Gubernur Fakhiri. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




