Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Kawasan Dok IX, Ini Pesan Wali Kota BTM
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 6 Jan 2022
- visibility 427
- comment 0 komentar

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) saat meninjau lokasi banjir dan longsor di kawasan Dok IX/foto ist
Jayapura, Topikpapua.com,- Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano bersama wakilnya, Rustan Saru dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau langsung lokasi banjir dan longsor di kawasan Dok IX, Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Kamis (6/1/2022).
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota BTM mengapresiasi kesigapan RT RW di Dok 9 yang begitu cepat memberikan informasi dan menyediakan data kepada pemerintah.
“Saya membuka komunikasi yang baik dengan masyarakat kota, dimana lewat WA (Whtasapp) mereka mengirim saya foto lokasi tersebut, sehingga saya langsung turun ke lapangan pada hari ini dan membawa beberapa instansi terkait untuk penanganan masalah longsor dan banjir di daerah ini,” katanya.
Wali Kota BTM tak memungkiri bahwa kawasan Dok 9 ini, merupakan daerah rawan banjir dan longsor. Sehingga pihaknya kerap turun ke lapangan untuk memberikan sosialisasi dan menata warga agar melakukan upaya pencegahan.
“Tadi saya bersama Kadis PUPR, BPBD, Satpol PP dan Dinas Sosial juga melihat kuburan di atas yang mengalami longsor. Dan untuk warga yang terdampak banjir juga kamis sudah minta data supaya segera penanganannya seperti menurunkan alat berat untuk angkat material,” akunya.
Pihaknya juga sedikit kesulitan dalam merelokasi rumah warga yang berada di jalur air.
“Tadi saya lihat ada rumah warga yang berada di dalam parit, nah ini agak sulit kita tangani sehingga saya minta kepada warga untuk tidak membangun pemukiman di jalur air,” ungkap Wali Kota BTM.
Lebih jelas kata Wali Kota BTM, Pemkot Jayapura melalui intansi terkait akan terus menata kawasan Dok IX dengan baik, agar kedepannya menjadi daerah yang bebas banjir dan longsor.
“Tapi saya juga minta kesadaran warga untuk membantu pemerintah dengan tidak melakukan aktivitas-aktivitas yang berdampak buruk pada lingkungan tempat tinggalnya,” pungkasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




