Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Tim C DOB Kabupaten Mamberamo Bertemu Gubernur Fakhiri, Ini yang Dibahas

Tim C DOB Kabupaten Mamberamo Bertemu Gubernur Fakhiri, Ini yang Dibahas

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 407
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Tim C Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Mamberamo Hulu, Provinsi Papua, hari ini menyerahkan langsung aspirasi pembentukan atau pemekaran daerah itu kepada Gubernur Papua Matius Fakhiri, pada Senin (3/11/2025).

Sekretaris Tim C DOB Mamberamo Hulu, Bany Kujiro, yang juga merupakan Anggota DPRK Kabupaten Mamberamo Raya, mengatakan, penyerahan aspirasi merupakan langkah serius untuk mewujudkan pemekaran wilayah yang diklaim sebagai hak dasar orang asli Mamberamo Raya.

“Kami datang ke Pak Gubernur hari ini untuk menyerahkan aspirasi masyarakat Mamberamo yang menginginkan pembentukan DOB yakni, Mamberamo Hulu. Ini didasarkan pada kesulitan geografis dan urgensi peningkatan kesejahteraan,” kata Kujiro usai bertemu dengan Gubernur Fakhiri di ruang kerjanya, Senin (3/11/2025).

Menurut nya, Kabupaten Mamberamo Raya (induk) memiliki wilayah geografis yang sulit, terutama Mamberamo Hulu, sehingga menyulitkan jangkauan pembangunan. Hal ini menyebabkan akses sulit dan biaya tinggi.

“Bayangkan masyarakat harus menempuh tiga tempat yang rawan bahaya untuk mencapai Ibu Kota Kabupaten Mamberamo Raya. Hal ini berdampak pada biaya hidup dan administrasi yang sangat tinggi, bahkan untuk honor aparatur kampung, mereka harus membeli BBM (bahan bakar minyak) seharga Rp5 juta per drum,” jelasnya.

Melihat hal itu, Kujiro meyakini pemekaran merupakan solusi untuk menopang kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Mamberamo Hulu.

“Mamberamo Hulu direncanakan akan beribu kota di Dabra. Bapak Gubernur Papua telah menerima aspirasi tersebut dan berjanji akan menindaklanjuti serta memberikan perhatian khusus, dengan rencana melanjutkannya ke tingkat pusat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim C DOB Mamberamo Hulu, Filem Foisa menegaskan bahwa Mamberamo Hulu adalah tanah adat Tabi, bukan dari daerah lain.

Ia juga mengimbau kepada tokoh-tokoh dari kabupaten tetangga untuk menghormati batasan wilayah adat dan tidak mencakup atau membawa nama Mamberamo Hulu dalam wacana pemekaran lain.

Foisa menekankan pentingnya mempertimbangkan kearifan lokal dan batas-batas adat dalam upaya pembentukan daerah baru. “Tim C DOB Mamberamo Hulu berkomitmen untuk terus memperjuangkan pemekaran ini demi kepentingan masyarakat Mamberamo Hulu,” katanya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less