Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Sidak RSUD Dok II, Gubernur Fakhiri: Hari ini Saya Ganti Direktur Rumah Sakit!

Sidak RSUD Dok II, Gubernur Fakhiri: Hari ini Saya Ganti Direktur Rumah Sakit!

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
  • visibility 846
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua secara mendadak memberhentikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura menyusul inspeksi mendadak yang mengungkapkan carut marutnya manajemen dan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit rujukan utama di Papua tersebut.

Langkah tegas ini diambil Gubernur Fakhiri sebagai bagian dari visi besarnya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia emas di Tahun 2045 di Papua, yang ia yakini harus diawali dari sektor kesehatan yang prima.

“Kalau kesehatan baik tentu akan lahir generasi muda Papua yang cerdas, pintar, dan sehat untuk membawa Papua lebih maju. Oleh karena itu bagi saya, kesehatan sangat penting,” kata Fakhiri usai melakukan Sidak di RSUD Dok II Jayapura, Selasa (4/11/2025).

Menurut Fakhiri, selama ini banyak layanan kesehatan yang tidak terjangkau dengan baik, dan hal ini bukan karena ketidakmampuan para dokter atau tenaga medis,” Tetapi pengelolaan manajemen dari rumah sakit maupun dinas yang luar biasa semerawutnya,” katanya.

Sebagai respons atas temuan tersebut, Gubernur menyatakan akan segera mencopot direktur RSUD Jayapura.

“Saya pastikan hari ini saya memberhentikan direktur rumah sakit, dan melakukan perombakan manajemen secara menyeluruh,” tegasnya.

Gubernur Fakhiri berharap langkah tegas yang diambil dirinya ke depan akan mampu mengembalikan citra dan Marwah RSUD Jayapura agar lebih baik dari hari ini dan hari-hari sebelumnya. “Saya mau pelayanan di rumah sakit ini lebih baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasinya kepada para perawat dan dokter yang masih memiliki hati untuk melayani orang Papua, namun ia memberi perintah tegas terkait pelayanan yang mana tidak boleh menolak orang Papua yang mau datang berobat.

“Terima dulu. Masalah urusan BPJS dan segala itu tanggung jawab nanti ke kami pemerintah. Intinya, sidak ini merupakan bagian dari komitmen saya untuk mengecek semua pelayanan kesehatan,” ujarnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Aparat Temukan Atribut Bercorak BK dan Ratusan Sajam di Yahukimo

    Lagi, Aparat Temukan Atribut Bercorak BK dan Ratusan Sajam di Yahukimo

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  –  Beberapa atribut bercorak bintang kejora, senapan angin, busur serta anak panah di amankan tim gabungan, saat penyisiran 3 titik lokasi di Kabupaten Yahukimo. Wadir Intelkam Polda Papua AKBP Angling Guntoro, SIK mengatakan barang-barang tersebut,  diamankan setelah kurang lebih 3 jam melaksanakan kegiatan penyisiran di Kali Buatan, Pasar baru dan Kompleks Perumahan DPRD […]

  • Kunjungi 5 Distrik, DPRD Kota Terima 422 Usulan Program Senilai 150 Milyar

    Kunjungi 5 Distrik, DPRD Kota Terima 422 Usulan Program Senilai 150 Milyar

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – DPRD Kota Jayapura mengaku menerima 422 usulan program dan kegiatan dari lima distrik yang ada di kota Jayapura, saat menggelar kegiatan reses sejak 22 februari hingga 1 maret 2019. Hal ini di ungkapan Anggota Fraksi PKB- DPRD Kota Jayapura, Amir Hamzah Siregar saat membacakan peyampaian laporan Reses Dewan pada sidang paripurna DPRD […]

  • Ricuh di Lapangan Futsal, Oknum TNI Serang Mapolres Jayawijaya

    Ricuh di Lapangan Futsal, Oknum TNI Serang Mapolres Jayawijaya

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Kantor Kepolisian Resort (Polres) Jayawijaya diserang sekelompok oknum prajurit TNI, Sabtu (2/3) malam. Berdasarkan informasi, penyerangan itu dilakukan oleh oknum prajurit TNI dari Batalyon 756/Wms, sekitar pukul 20.10 WIT. Akibat penyerangan tersebut menyebabkan ruangan Polres Jayawijaya mengalami kerusakan parah. Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen Izak Pangemanan saat di konfirmasi mengaku bila peristiwa […]

  • Sepasang Gol Tibo Bawa Persipura ke Posisi Tujuh Kelasmen

    Sepasang Gol Tibo Bawa Persipura ke Posisi Tujuh Kelasmen

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.220
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Topikpapua.com, –  Titus Bonay menjadi pahlawan Persipura saat Mutiara Hitam melumat Tamunya Persela Lamongan dua gol tanpa balas, Senin (15/09/19). dengan tambahan tiga poin Persipura naik ke peringkat tujuh Kelasmen. Dalam pertandingan Partai Kandang Persipura yang di gelar di stadion gelora Delta sidoarjo tersebut Tibo berhasil mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke 40 […]

  • Wow..! Selama Tahun 2018 Korban Tewas Akibat Lakalantas di Papua Sebanyak 201 Orang

    Wow..! Selama Tahun 2018 Korban Tewas Akibat Lakalantas di Papua Sebanyak 201 Orang

    • calendar_month Sab, 29 Des 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Selama Tahun 2018 sebanyak 201 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Sedangkan kasus Lakalantas mencapai angka 1060 kasus. Walau terbilang banyak, ternyata angka kecelakaan tahun ini lebih sedikit di bandingkan tahun sebelumnya, dimana tahun 2017 tercatat angka kecelakaan mencapai 1.285 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak  275. Kapolda Papua Irjen […]

  • Kapolresta : Bunyikan Meriam Kaleng Akan Ditindak

    Kapolresta : Bunyikan Meriam Kaleng Akan Ditindak

    • calendar_month Rab, 24 Nov 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Polisi Gustav R Urbinas meminta masyarakat tidak membunyikan meriam kalengan yang kini marak dilakukan menjelang momen Natal 2021 dan pergantian Tahun Baru 2022. Menurut Gustav, larangan tersebut sangat beralasan lantaran membunyikan meriam kaleng merupakan tindakan melanggar aturan, yakni menganggu ketertiban umum dan meresahkan warga. “Apabila ada masyarakat merasa […]

expand_less