Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Bahas Kasus Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Gubernur Fakhiri Bertemu Dirjen KSDAE dan Tokoh Adat Papua  

Bahas Kasus Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Gubernur Fakhiri Bertemu Dirjen KSDAE dan Tokoh Adat Papua  

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 307
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua, Matius Fakhiri meminta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam atau BBKSDA di wilayahnya, dalam menjalankan tugas tidak hanya melakukan penyitaan dan pemusnahan saja, tetapi ikut terlibat aktif dalam meningkatkan perekonomian rakyat.

Hal itu disampaikan Gubernur Fakhiri saat menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan adalah Dr. Satyawan Pudyatmoko beserta masyarakat adat Tabi-Saireri di ruang kerjanya, Jalan Soa Siu Dok II Jayapura, Papua, Selasa (28/10/2025).

“Saya berterimakasih pak Dirjen mau datang langsung mewakili Menteri Kehutanan untuk mengklarifikasi sekaligus meminta maaf kepada masyarakat Papua atas kejadian pembakaran mahkota cenderawasih yang sempat viral beberapa hari lalu, dan menimbulkan reaksi masyarakat,” kata Fakhiri.

“Memang proses yang dilakukan oleh BBKSDA itu tidak salah, sebab memang itu mekanisme yang harus dilakukan, tetapi mungkin caranya saja yang berlebihan sehingga membuat orang Papua tersinggung,” sambungnya.

Agar tidak terulang, Gubernur Fakhiri menegaskan Pemerintah Provinsi akan membuat satu aturan khusus yang mengatur tentang nilai-nilai budaya Papua, setelah para tokoh adat menyerahkan poin-poin yang akan dituangkan dalam peraturan daerah provinsi atau peraturan daerah khusus.

“Kalau poin-poin itu sudah ada, saya akan meminta Biro Hukum untuk mempelajari agar selanjutnya dibuatkan Pergub,” ujarnya

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Dr. Satyawan Pudyatmoko meminta jika Pemprov Papua sudah mengesahkan Pergub atau Perdasus maupun Perdasi tentang nilai-nilai budaya Papua, diharapkan bisa segera diberitahukan agar bisa menjadi pedoman bagi pihaknya untuk melangkah ke depan.

“Kami sangat berharap apa yang terjadi kemarin tidak terulang kembali. Saya mewakili pimpinan dan jajaran meminta maaf kepada masyarakat Papua atas kejadian yang sempat viral dan menimbulkan reaksi dari masyarakat,” kata Satyawan.

“Apa yang diminta pak Gubernur sangat baik, yakni Kementerian Kehutanan harus lebih meningkatkan pemberdayaan peningkatan perekonomian masyarakat, tidak hanya menyita dan memusnahkan tetapi juga bagaimana kita lebih aktif membina kreativitas dari mama-mama Papua menjadi nilai potensi ekonomi yang lebih baik tanpa harus mengorbankan kelestarian burung Cenderawasih.

“Ini sangat baik dan tentu akan kami jalankan. Saya juga sangat berterima kasih permohonan maaf dari kami sudah diterima oleh bapak Gubernur dan para pemimpin adat. Kami akan terus berusaha berkomunikasi agar kesalahan ini tidak terulang kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Ondofolo Yoka Ismael Mebri walaupun dengan tegas mengecam tindakan pembakaran mahkota Cenderawasih, namun dirinya mengaku telah menerima permintaan maaf yang disampaikan oleh Dirjen KSDAE mewakili Menteri Kehutanan. Ia berharap Pemerintah, MRP dan DPR Papua bisa segera membuat satu aturan khusus yang mengatur nilai-nilai adat orang Papua.

“Terimakasih pak Dirjen sudah mau datang ke Papua untuk mendengar langsung keluhan dan air mata kami orang Papua. Kami para tokoh adat berharap segera ada aturan, mengingat banyak peraturan belum dibuat. Dengan harapan ke depan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” kata Ondo Mebri.

Menurut ia, peraturan khusus untuk perlindungan mahkota cenderawasih harus segera dibuat, mengingat mahkota itu tidak bisa dipakai oleh sembarang orang. Tentu dengan adanya aturan khusus, bagi yang melanggar akan ada sanksi tegas.

“Dengan adanya peristiwa ini, Saya berharap semua bisa belajar menghargai adat dan budaya kami baik yang ada di Tabi ini maupun di Papua, sebab mahkota cendrawasih ini tidak semua orang bisa pakai,” tutupnya. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Lebih Dekat PEPARNAS XVI Papua 2021, Part III

    Mengenal Lebih Dekat PEPARNAS XVI Papua 2021, Part III

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.588
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pada episode sebelumnya tim Redaksi Topik telah membahas secara rinci enam cabor yang akan di pertandingkan di Klaster Kota Jayapura pada Peparnas XVI 2021 Papua. Edisi kali ini Tim Redaksi Topik akan mengulas enam cabor lainnya yang akan di pertandingkan pada Klaster Kabupaten Jayapura. Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat PEPARNAS XVI Papua […]

  • Si Ipar Tingkatkan Literasi Anak-Anak di Kota Jayapura

    Si Ipar Tingkatkan Literasi Anak-Anak di Kota Jayapura

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Rasaka Cartenz wilayah Polresta Jayapura Kota melaksanakan Program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar) di setiap kelurahan di Kota Jayapura, Papua selama enam bulan terakhir. Kali ini pelaksanaan Program Si-Ipar yang bertempat di Organda (Belakang USTJ) Kelurahan Hedam Distrik Heram, Papua, Rabu (05/07/2023). Program Si-Ipar tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polresta Jayapura […]

  • Sukseskan Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di Tanah Papua, PLN Siagakan 1.281 Personel

    Sukseskan Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di Tanah Papua, PLN Siagakan 1.281 Personel

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Guna memastikan keandalan listrik pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menyiagakan pasokan listrik berlapis pada 42 lokasi prioritas pelaksanaan upacara di Tanah Papua. Dengan menyiagakan 1.281 personel yang terdiri dari 566 pegawai PLN, 665 petugas pelayanan teknik, 26 petugas Command Center, 24 petugas pengatur distribusi […]

  • Melaju Kencang, Pebalap Binaan Astra Honda Kibarkan Merah Putih di Italia

    Melaju Kencang, Pebalap Binaan Astra Honda Kibarkan Merah Putih di Italia

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) cetak prestasi membanggakan di dunia balap Internasional pada ajang Redbull MotoGP Rookies Cup (RBRC). Veda Ega Pratama, berhasil menorehkan sejarah balap Tanah Air dengan pencapaian back to back podium tertinggi RBRC di sirkuit internasional Mugello, Italia yang digelar pada 21-22 Juni 2025. Dalam ajang ini, […]

  • Dandim Jayawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan

    Dandim Jayawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Dandim 1702/JWY Letkol Cpn Athenius Murip bersama Pj. Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo meninjau lokasi pembangunan kantor Gubernur Papua Pegunungan di Jalan Wouma-Walesi, Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (2/4/2023) Dandim mengatakan Kodim Jayawijaya siap mendukung dan menciptakan situasi aman dalam pembangunan Provinsi Papua Pegunungan. “Semoga apa yang telah direncanakan ini […]

  • Lonceng Gereja Meledak, Satu Orang Terluka   

    Lonceng Gereja Meledak, Satu Orang Terluka  

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Insiden ledakan tabung gas bekas yang digunakan sebagai lonceng terjadi di gereja GKI Imanuel Serui Kota, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Selasa (12/11/2022). Peristiwa yang terjadi sekira pukul 04.30 WIT itu, bermula ketika seorang pria paruh baya Benget Manurung (59) sedang membunyikan lonceng yang digunakan oleh umat Kristiani untuk memberi tanda waktu ibadah “Nah, saat […]

expand_less