Resmi Jabat Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Ini Prioritas 100 Hari Kerja Pasangan Mari-Yo
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 9 Okt 2025
- visibility 528
- comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua, Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) mengajak seluruh masyarakat Papua untuk kembali bersatu dan bersama-sama membangun Tanah Papua pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ajakan tersebut disampaikan pasangan Mari-Yo dalam acara syukuran bersama tim koalisi dan pendukung Mari-Yo di salah satu restoran di bilangan Jakarta Pusat, Rabu 8 Oktober 2025 malam.
Dalam pernyataannya, Gubernur Fakhiri menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh tahapan Pilkada dengan aman dan lancar.
“Kami bersyukur kepada Tuhan karena seluruh rangkaian Pemilukada Provinsi Papua dari 2024 hingga 2025 dapat berjalan dengan baik. Pada 8 Oktober kami resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua masa jabatan 2025–2030,” ujar Fakhiri didampingi Wagub Aryoko dan Juru Bicara Mari-Yo, M. Rifai Darus.
Fakhiri menegaskan, masa kontestasi politik telah usai dan saatnya seluruh elemen masyarakat, termasuk para pendukung dan tim pemenangan, bersatu membangun Papua tanpa sekat perbedaan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan semua pihak untuk kembali membangun tali silaturahmi dan kebersamaan. Tidak ada lagi sekat, karena sekarang kami adalah Gubernur dan Wakil Gubernur untuk semua rakyat Papua,” tegasnya.
Fakhiri juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang mungkin merasa tersinggung selama masa kampanye dan kompetisi Pilkada.
“Atas nama pribadi, tim pemenangan, dan relawan, kami mohon maaf jika ada perkataan atau tindakan yang menyinggung pihak lain. Semoga permohonan maaf ini diterima, dan mari kita bergandengan tangan membangun Papua yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, Gubernur Fakhiri bersama jajarannya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mempercepat program pembangunan di Papua.
“Kami akan melakukan pertemuan dengan kementerian dan lembaga, termasuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua yang dibentuk Presiden, untuk menyinergikan langkah pembangunan,” jelasnya.
Disinggung soal program prioritas 100 hari kerja pertamanya, Fakhiri menegaskan bahwa dirinya dan Aryoko akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan dan kesehatan, yang menjadi fondasi utama bagi kemajuan Papua.
“Kami ingin memperkuat pembangunan SDM Papua, terutama melalui pendidikan dan kesehatan. Setelah itu, kami akan melanjutkan dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Dirinya juga mengatakan akan segera melakukan evaluasi Birokrasi dan Tata Kelola Keuangan terhadap struktur organisasi pemerintahan provinsi, termasuk hasil kerja para pejabat sebelumnya.
“Saya akan bekerja sama dengan orang-orang yang mau bekerja sama dengan saya. Tidak ada orang saya atau kelompok tertentu. Semua harus profesional sesuai bidangnya,” ujarnya menegaskan.
Selain itu, ia menaruh perhatian besar terhadap tata kelola keuangan daerah, agar penggunaan anggaran dapat tepat sasaran dan akuntabel.
“Kami harus mengelola keuangan daerah dengan baik dan benar. Dana yang diberikan negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat Papua,” tandasnya.
Fakhiri juga menyebutkan bahwa dalam waktu dekat, ia akan menghadiri pelantikan Ketua PKK Provinsi Papua sekaligus memulai agenda kerja pemerintahan baru di triwulan terakhir tahun 2025. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




