Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Bertemu Suami, Yulce Wenda Beberkan Kondisi Lukas Enembe

Bertemu Suami, Yulce Wenda Beberkan Kondisi Lukas Enembe

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Istri Gubernur Papua Lukas Enembe, Ibu Yulice Wenda minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertanggungjawab atas semakin menurunnya kondisi kesehatan suaminya, Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe.

Dari hasil keterangan dokter RSPAD, diketahui, bahwa kondisi kesehatan Lukas Enembe sudah masuk kondisi gagal ginjal kronis 5 dari kondisi sebelumnya, yang kondisi gagal ginjal kronis 4. Hal tersebut diungkapkan Yulice Wenda, saat menemui suaminya, Lukas Enembe, yang sedang menjalani rawat inap di ruang perawatan Paviliun Kartika 2 RSPAD, Jakarta, pada Jumat siang (20/1/2023).

Yulice  datang bersama Elius Enembe (adik Lukas Enembe) dan seluruh keluarga dekatnya serta didampingi para pengacara dari Tim Hukum dan Advokasi Gubernur Papua, diantaranya, OC Kaligis, S Roy Rening, Petrus Bala Pattyona, Petrus Jaru, Cosmas Refra, Antonius Eko Nugroho, Michael Himan, Cyprus A Tatali, Caesario David Kaligis, dan Alissa Chinny M Kaligis.

Menurut Yulice, dengan adanya penurunan kondisi kesehatan Lukas Enembe, maka yang paling bertanggungjawab adalah KPK.Karena yang membawa Lukas Enembe dari Jayapura, Papua, hingga ke Jakarta, pada 10 Januari 2023, hingga saat ini dirawat inap di RSPAD pada Jumat (20/1/2023), adalah KPK.

“Jadi KPK harus bertanggungjawab atas kondisi Bapak Lukas Enembe yang masuk tahap gagal ginjal kronis 5, siapa yang mengambil maka dia (KPK) harus tanggungjawab,” ujar Yulice.

Ditambahkannya, saat bertemu dengan dokter yang merawat Lukas Enembe, Dr. Joni, dimana Yulice Wenda diminta untuk menandatangani persetujuan tindakan medis terhadap Lukas Enembe, namun Yulice Wenda menolaknya.

“Kami tidak bisa tandatangan, sudah kita kasih tahu dari awal kalau Bapak Lukas Enembe itu sakit, Ketua KPK sendiri sudah bilang Bapak Lukas Enembe, sedang sakit. Kalau memang niat baik dari awal, seharusnya keluarga diikutsertakan dari awal untuk ikut kontrol kondisi Bapak Lukas Enembe, sejak dibawa ke Jakarta. Atau dari awal libatkan dokter pribadi, untuk mengawasi dan memantau kondisi Bapak Lukas Enembe, baru kami mau tandatangan. Kita sudah lost selama beberapa hari dari sejak Bapak Lukas Enembe dibawa, jadi kami tolak tandatangan,” tukas Yulice.

Yulice juga sempat melihat kondisi Lukas Enembe, namun tidak bisa dalam satu ruangan. Yulice Wenda dan Elius Enembe hanya bisa melihat dari balik kaca yang membatasi antara ruangan pengobatan, dengan ruang luar Paviliun.

Melihat kondisi Lukas Enembe, baik Yulice Wenda maupun Elius Enembe hanya bisa berdoa dan menangis dari balik kaca. Suasana haru terlihat jelas dalam momen pertemuan antara Ibu Yulice Wenda dengan Lukas Enembe.

Di sela-sela pertemuan tersebut, Yulice Wenda sempat bertanya, dengan suara keras, apakah Lukas Enembe mengharapkan dirinya menandatangani surat persetujuan tindakan medis terhadap Lukas Enembe.

“Bapak hanya memberi kode lewat tangannya ‘tidak usah’,” ujar Yulice.

Setelah bertemu Lukas Enembe, Yulice Wenda lalu bertemu dan menceritakan semua hasil pertemuan antara dirinya dengan THAGP. Mendengar kronologis yang disampaikan Yulice Wenda, OC Kaligis mengatakan, ini masalah kehidupan.

“Yang punya hak asasi itu Ibu (Yulice Wenda) bukan KPK atau tim dokter. Ini masalah kehidupan. Saya menyesalkan KPK sudah melanggar hak asasi manusia. Tolong catat itu!,” tukas Kaligis.

Sebelum bertemu, dengan Lukas Enembe, Yulice Enembe dan tim hukum sempat adu debat dengan penyidik KPK. Karena dari informasi awal, tim hukum akan dipertemukan dengan dokter sedangkan saat ingin bertemu dengan dokter RSPAD, petugas KPK yang bernama Aris, tidak segera mempertemukan pihak keluarga dan tim hukum, tapi malah menyuruh menunggu di kursi taman. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditetapkan Tersangka Dugaan Kasus Pelecehan Seksual, Ketua DPD PDIP Papua Ditangkap

    Ditetapkan Tersangka Dugaan Kasus Pelecehan Seksual, Ketua DPD PDIP Papua Ditangkap

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua DPD PDIP Papua sekaligus Calon Bupati Kabupatrn Biak (HAN) resmi di tetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap sesama jenis oleh penyidik Sat Reskrim Polres Biak Numfor. Usai menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Biak Numfor dan dijadikan tersangka, HAN kemudian di amankan dan diterbangkan ke Jayapura, kemudian dibawa […]

  • Ditemui Direksi Bank Papua, Gubernur Fakhiri: Perhatikan UMKM!

    Ditemui Direksi Bank Papua, Gubernur Fakhiri: Perhatikan UMKM!

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Bank Papua melakukan kunjungan silaturahmi ke ruangan Gubernur Papua, Senin (03/11/2025). Kunjungan ini sekaligus bertujuan untuk melaporkan secara langsung kondisi terkini Bank Papua kepada Gubernur sebagai Pemegang Saham Pengendali dan Pemegang Saham Mayoritas, meskipun kini telah ada enam provinsi di Tanah Papua. Rombongan yang terdiri dari Komisaris […]

  • Oknum Prajurit TNI AD Aniaya 3 Anak di Kabupaten Keerom Papua

    Oknum Prajurit TNI AD Aniaya 3 Anak di Kabupaten Keerom Papua

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman membenarkan informasi yamg beredar bahwa telah terjadi penganiayaan terhadap tiga anak dibawah umur yang dilakukan oleh oknum anggota TNI AD di kabupaten Keerom. Menurut Kapendam, kejadian penganiayaan tersebut di duga karena masalah pencurian yang dilakukan oleh tiga orang anak di Pos Satgas Damai Cartens, Jalan Maleo, […]

  • Pasca Ricuh Jayapura Polda Papua Suarakan Perdamaian Lewat Udara

    Pasca Ricuh Jayapura Polda Papua Suarakan Perdamaian Lewat Udara

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H, Staf ahli Kodam XVII-Cederawasih Kolonel Inf. Afrizal, Wakil Walikota Jayapura Drs. H. Rustam Saruh dan Wakapendam XVII-Cederawasih Letkol Inf. Dax Sianturi berdialog bersama membahas persoalan demo anarkis yang terjadi di kota jayapura. Dialog yang di gelar di RRI Pro 1 Jayapura […]

  • Pasien Corona Kota Jayapura Tersisa 174 Orang

    Pasien Corona Kota Jayapura Tersisa 174 Orang

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Jumlah pasien dalam perawatan akibat Covid-19 di Kota Jayapura semakin menurun. Hari ini, Rabu (26/08/20) pasien tersisa 174 orang. Sebagaimana Infografis Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, jumlah sembuhan per Rabu (26/08/20) sebanyak 38 pasien dengan penambahan 10 kasus baru. “Hari ini jumlah kesembuhan kembali bertambah 38 pasien, dan ada penambahan 10 pasien […]

  • Pemkab Mappi Serahkan Dana Hibah Rp 3 Miliar untuk KPU dan Bawaslu

    Pemkab Mappi Serahkan Dana Hibah Rp 3 Miliar untuk KPU dan Bawaslu

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar menyerahkan dana hibah kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Badan Pengawasa Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mappi di GOR Kepi, Selasa (4/4/2023). Besaran hibah yang diberikan Pemkab Mappierintah Kabupaten Mappi kepada KPUD Kabupaten Mappi dan Bawaslu dengan rincian, KPU sebesar Rp 1,5 miliar dan Bawaslu sebesar Rp […]

expand_less