Berawal dari Debat antar Siswa, Puluhan Bangunan di Elelim Yalimo Dibakar Massa
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 16 Sep 2025
- visibility 659
- comment 0 komentar

Elelim, Topikpapuacom, – Puluhan rumah dan kendaraan bermotor dibakar massa di Distrik Elelim, Ibu kota Kabupaten Yalimo, Selasa (16/9/2025). Pembakaran dipicu akibat ucapan rasis yang di duga dilakukan oleh salah satu siswa kepada temannya saat berdebat di sekolah.
Kapolres Yahukimo, Kompol Joni Samonsabra, mengaku peristiwa bermula dari insiden di lingkungan sekolah saat proses pembelajaran berlangsung dimana salah satu siswa berinisial AB, diduga mengeluarkan ujaran rasis yang menyinggung temannya yang juga merupakan siswa di kelas tersebut.
“Ucapan ini memicu reaksi negatif dari beberapa siswa yang kemudian melakukan pemukulan terhadap AB,” ujar Kapolres di Mapolres Yalimo, Selasa (16/9/2025).
Menurutnya, atas peristiwa tersebut pihak sekolah telah memanggil kedua siswa yang berseteru dan berusaha menyelesaikan kasus tersebut di ruang guru, namun ketegangan tidak mereda.
” Bukannya mereda malahan sejumlah siswa dan masyarakat setempat yang merasa terpancing oleh ucapan tersebut turut serta dalam aksi penganiayaan terhadap murid AB, bahkan menyerang guru yang berusaha melerai,” beber Kapolres.
Dijelaskan Kapolres, Ketika petugas kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan situasi, mereka menghadapi serangan dari massa yang terus bertambah,” Massa kemudian melakukan pembakaran terhadap kios yang diduga milik orang tua siswa AB, api nya merembet ke Mess Perwira dan asrama Polres Yalimo,” jelas nya.
Berdasarkan data dari Polda Papua, akibat peristiwa tersebut dilaporkan 30 rumah kios dan Mess Perwira polres Yalimo terbakar, 13 motor rusak berat, 1 Mobil polisi Rusak berat, 5 aparat terluka dan 3 warga luka.
“Dari kelima korban aparat, satu anggota Polri dilaporkan terkena anak panah di bagian kepala dan saat ini tengah mendapatkan perawatan oleh tim medis,” jelas Kapolres.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengamanan ketat di lokasi kejadian dan terus berupaya mengendalikan situasi.
Kapolres Yalimo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga ketertiban, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu atau ujaran yang dapat memicu konflik.
“Serahkan penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi terciptanya suasana yang kondusif di Kabupaten Yalimo,” tutup Kompol Joni Samonsabra. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




