Pastikan Menang di PSU Papua, Pasangan Mariyo “Warning” Pihak Penyelenggara
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 19 Agu 2025
- visibility 519
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua com, – Juru Bicara Pasangan MARIYO, Muhammad Rifai Darus mengatakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025 telah berlangsung dengan partisipasi luar biasa dari rakyat Papua. Hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten/kota sudah jelas menunjukkan arah pilihan rakyat, di mana pasangan MARIYO (Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen) unggul dengan perolehan 259.867 suara berbanding 255.683 suara untuk Paslon 01, dengan selisih 4.184 suara.
“Atas dasar itu, kami menegaskan beberapa hal, pertama ; KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu wajib menjaga integritas, netralitas, dan profesionalitas. Jangan ada tindakan, keputusan, atau “manuver” yang justru merugikan diri sendiri dan mencederai kepercayaan rakyat Papua,” ungkap Rifai lewat rilis yang diterima Redaksi Topik, Senin (18/8/2025).
Kedua, lanjut Rifai Aparat keamanan kami minta tetap mengawal proses ini dengan sikap adil, menjaga ketertiban tanpa memihak, dan memastikan rakyat Papua merasa aman dalam menyaksikan hasil pilihan mereka dihormati.
” Rakyat Papua telah menentukan pilihannya secara sah. Setiap upaya mengganggu atau memutarbalikkan fakta hanya akan menimbulkan kegaduhan, merusak demokrasi, dan mencederai marwah bangsa,” ujar Rifai menambahkan.
“Kami memberi peringatan tegas: jangan ulangi kesalahan di masa lalu yang membuat rakyat hilang kepercayaan pada demokrasi. Jika penyelenggara ataupun aparat bertindak tidak netral, maka bukan hanya merugikan proses PSU, tetapi juga merugikan nama baik institusi, bahkan menodai martabat bangsa di hadapan rakyat Papua dan Indonesia,” tukas Rifai.
Menurut Rifai, pasangan MARIYO dan seluruh relawan akan tetap tenang menanti keputusan resmi dari KPU Provinsi Papua. Namun, sikap tenang ini bukan berarti lengah. Kami bersama rakyat akan terus mengawal proses ini secara tegas, santun, dan bermartabat.
“Kemenangan rakyat Papua adalah amanah, bukan sekadar angka. Oleh karena itu, mari semua pihak menjaga netralitas agar hasil PSU benar-benar mencerminkan suara rakyat,” tutup Rifai. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




