Pembunuhan Guru Rosalia di Yahukimo, 3 dari 8 Terduga Pelaku ditetapkan Tersangka
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 12 Jul 2025
- visibility 217
- comment 0 komentar

Yahukimo, Topikpapua.com, — Tim Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Sat Reskrim Polres Yahukimo terus bergerak menindaklanjuti kasus penyerangan brutal terhadap guru dan tenaga kesehatan yang terjadi di Distrik Anggruk pertengahan Bulan Maret lalu.
Hingga Jumat, (11/7 2025), sebanyak delapan terduga pelaku telah berhasil diamankan dalam serangkaian operasi penegakan hukum di wilayah Kabupaten Yahukimo dan sekitarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani mengaku Kedelapan pelaku yang diamankan diketahui merupakan bagian dari kelompok KKB yang dikenal sebagai Batalyon Eden Sawi Yali, di bawah komando Ohion Helembo alias Bapa Simpan, yang berafiliasi langsung dengan Kodap XVI Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.
“Dari delapan yang sudah diamankan, tiga orang sudah terbukti sebagai tersangka, yakni atas nama Aris Pahabol, DH, dan NS, sementara lima orang lainnya masih dalam proses pendalaman,” ungkap Brigjen Faizal, Sabtu (12/7/2025).
Brigjen Faizal menjelaskan bila ke depalan orang tersebut diamankan pada hari Jumat 11 Juli 2025 di Yahukimo, “Kami serius menangani kasus ini. Pelaku yang terlibat akan kami proses secara tegas dan profesional. Tindakan kekerasan terhadap guru dan tenaga kesehatan tidak bisa ditoleransi karena mereka adalah simbol kemanusiaan dan pelayanan,” tegas Brigjen Faizal.
Senada dengan itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti kerja keras aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Aparat keamanan hadir untuk melindungi masyarakat dan menindak tegas kelompok-kelompok yang mengganggu kedamaian,” ujar Kombes Pol. Yusuf.
Hingga saat ini, tim investigasi gabungan masih melakukan pendalaman terhadap kelima pelaku yang sudah diamankan serta terus memburu sisa anggota kelompok bersenjata yang diduga kuat terlibat dalam aksi biadab tersebut.
Sebelumnya diberitakan pada tanggal 21 Maret 2025 KKB menyerang rumah dinas nakes di Distrik Anggruk, Yahukimo. Selain membakar rumah tersebut, KKB juga menganiaya seorang guru bernama Rosalia Rerek Sogen yang saat itu sedang merawat para nakes yang bersembunyi di puskesmas Anggruk.
Akibat aksi brutal tersebut dilaporkan 10 nakes dan guru menjadi korban, tragisnya guru Rosalia Rerek Sogen meregang nyawa akibat luka bacok disekujur tubuhnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


