Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Racik Bom Ikan, Seorang Nelayan di Abepura Tewas Mengenaskan

Racik Bom Ikan, Seorang Nelayan di Abepura Tewas Mengenaskan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
  • visibility 140
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Nasib naas dialami seorang nelayan bernama Agus (44) yang tewas setelah bom peninggalan PD II yang di rakit menjadi bom ikan. Agus tewas usai bom meledak, Minggu (27/04/2025).

Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda menjelaskan peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di kompleks Rumah Balabu belakang Gunung Perumahan Ampera, Kelurahan Waimhorock Distrik Abepura.

Kapolsek mengatakan, menurut keterangan saksi, kejadian berawal saat korban sedang membuat Bom Ikan (Dopis) dengan menggunakan serbuk dari Bom Mortir peninggalan Perang Dunia Ke-II di sebelah rumahnya.

“Saksi atau istri korban yang sedang berada di dapur kemudian mendengar bunyi ledakan, Saksi lalu menuju asal ledakan dan mendapati korban sudah dalam posisi terkapar dengan luka bakar pada bagian wajah, putus tangan kanan, tangan kiri hancur. Saat diperiksa korban sudah tidak bernyawa” jelas Kompol Huda, Senin (28/04/2025).

Kapolsek mengaku pihak kepolisian barulah mendapat informasi terkait kejadian tersebut dari pihak rumah sakit Abepura,” Mendapat laporan anggota lalu menuju Rumah sakit Abepura dan lokasi kejadian guna melakukan penyidikan lebih lanjut” ujar Kompol Huda.

Dari lokasi kejadian anggota mengamankan barang bukti berupa dua pecahan bom mortir,”Jadi kasus meninggalnya korban bernama Agus ini diakibatkan oleh kelalainnya sendiri karena mencoba merakit bom ikan dengan bahan dasarnya ialah mortir peninggalan Perang Dunia Ke-II,” beber Kapolsek.

Dirinya juga menambahkan, pihak Keluarga menerima kejadian tersebut dan tidak membuat laporan polisi dan korban juga langsung dimakamkan kemarin sore.

“Tentunya atas peristiwa ini, kami pihak Kepolisian menghimbau untuk tidak menggunakan Bom Ikan dalam mencari di laut, selain mengancam sumber daya lautan seperti terumbu karang, tentunya dapat mengancam jiwa manusia, tak segan-segan bisa merenggut nyawa manusia yang membuat atau menggunakan,” jelas Kapolsek.

“Selain itu penggunaan bom ikan juga dilarang karena diatur dalam undang-undang No.31 Tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun,” pungkas Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipura Berduka..! Pahlawan Persipura Spencer Infandi Berpulang

    Persipura Berduka..! Pahlawan Persipura Spencer Infandi Berpulang

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.125
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Selasa, (12/03/19) pagi Dunia Sepakbola di Tanah Papua berduka, mantan ketua harian dan manajer Tim Persipura Jayapura di era 90-an, Spencer Infandi tutup usia di umur yang ke 78 tahun. Semasa hidupnya, alm Spenser merupakan sosok tegas namun ramah, penuh dedikasi dan seorang pejuang sepakbola sejati. Hal itu terbukti saat Alm Spencer […]

  • Latihan Paskibraka di Puncak ‘Diwarnai’ Aksi Tembakan dari KKB

    Latihan Paskibraka di Puncak ‘Diwarnai’ Aksi Tembakan dari KKB

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Bunyi tembakan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terdengar saat latihan Paskibraka di Lapangan Trikora, tepatnya di Rumah Warna Hijau di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu (12/8/2023) sekitar pukul 10.45 WIT. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, suara tembakan mendadak terdengar di Lapangan Trikora, tepatnya […]

  • Mantap, Gang Coffe di Serui Miliki Barista Tuna Rungu

    Mantap, Gang Coffe di Serui Miliki Barista Tuna Rungu

    • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Serui, Topikpapua.com, – Senyum hangat terpancar dari Rivaldi Hinoke, sosok waiters dan juga seorang peracik minuman kopi di salah satu mobil kopi di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Ada yang istimewa darinya karena merupakan sosok tuna rungu. Valdi bekerja kurang lebih hampir 2 tahun di mobil kopi bernama gang coffee. Direkrut nya Rivaldi dikatakan oleh Owner […]

  • Ini Kata BTM Usai Memantau Lokasi Banjir dan Longsor di Jayapura

    Ini Kata BTM Usai Memantau Lokasi Banjir dan Longsor di Jayapura

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pasca hujan lebat yang mengakibatkan sejumlah daerah di kota jayapura terendam banjir dan longsor, Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano turun langsung memantau lokasi bencana, Minggu (06/01/19). Didampingi Kapolresta Jayapura, AKBP. Gustav. R. Urbinas, beberapa Anggota DPRD Kota dan OPD kota jayapura, rombongan Walikota mengunjungi sejumlah tempat, seperti di daerah PTC, Pasar Youtefa, […]

  • Penadah Motor Curian di Jayapura di Bekuk Tim Delta

    Penadah Motor Curian di Jayapura di Bekuk Tim Delta

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Delta Numbay Polres Jayapura Kota berhasil membekuk 2 pria berinisial I (35) dan AE (19) saat melintas menggunakan motor hasil curian. I dan AE di bekuk didepan Universitas Yapis Dok V atas Senin (14/01/18) siang. Selain mengamankan kedua pelaku, Tim juga berhasil mengamankan dua unit motor yang diduga sebagai motor hasil […]

  • 5 Paslon Lolos Syarat Dukungan  Calon Perseorangan Pilkada 2020 di Papua

    5 Paslon Lolos Syarat Dukungan Calon Perseorangan Pilkada 2020 di Papua

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.314
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – 5 pasangan bakal calon perseorangan dari 5 Kabupaten Penyelenggara Pilkada serentak 2020 di Papua, dinyatakan memenuhi syarat dukungan. Kelima pasangan bakal calon perseorangan ini berasal dari Kabupaten Supiori, Asmat, Keerom, Waropen dan Memberamo Raya. “Jadi dari 11 Kabupaten ada 6 kabupaten yang memilik calon perseorangan, namun dari hasil pleno kemarin hanya 5 […]

expand_less