Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Steve Mara : Politik Identitas Tidak Akan Membangun Papua

Steve Mara : Politik Identitas Tidak Akan Membangun Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 3 Sep 2024
  • visibility 315
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Tahapan pendaftaran calon kepala daerah serentak tahun 2024 berakhir pada tanggal 29 Agustus 2024 dan tahapan dilanjutkan kepada verifikasi berkas masing-masing pasangan calon yang akan berlangsung kurang lebih 3 minggu.

Terdapat dua pasangan calon yang terdaftar di KPU Provinsi Papua yaitu pasangan Matius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen serta Benhur Tomi Mano dan Yeremias Bisai.

Juru Bicara Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARI-YO) Steve Mara di Kota Jayapura, Selasa (3/9/2024) menyampaikan, pasca pendaftaran ke KPU pasangan calon kami mendapatkan serangan dengan menggunakan Isu SARA.

Beberapa isu yang digunakan untuk menyerang pasangan calon kami adalah isu agama dan isu suku budaya,”Perlu kami sampaikan bahwa Indonesia ini negara majemuk dan Papua menjadi contoh Indonesia mini, dimana segala suku bangsa berdiam di Provinsi Papua dan bahu-membahu membangun Papua menjadi lebih baik,” katanya.

Melihat itu, kata Steve Mara kita tidak perlu membawa politik ke dalam agama atau kait-kaitkan suku dalam pemilihan kepala daerah karena pemimpin yang terpilih tidak memimpin satu agama saja atau memimpin satu suku saja.

“Pemimpin yang terpilih di Papua nanti akan mengayomi masyarakat dari semua agama dan semua suku yang mendiami Papua, jadi isu SARA saya pikir tidak akan menolong kita untuk membangun Papua,” ujarnya.

Menurut ia, jika isu SARA dimainkan untuk menjatuhkan pasangan calon lain, itu hanya akan menebar kebencian, membangun konflik antara agama dan suku, serta merusak citra Papua sebagai tanah damai.

“Kami tim pemenangan MARI-YO tetap menginginkan Pilkada tahun 2024 berjalan dengan damai, dan tidak ada pihak yang dirugikan di dalam Pilkada ini,” tegasnya.

Terpisah, Lintas pemuda yang tergabung dalam naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua bersama pengurus cabang dan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) menyerukan pesan politik Damai dalam proses pesta demokrasi menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Ketua DPD KNPI Provinsi Papua, Benyamin Gurik menolak isu politik identitas dan agama jelang Pilkada 2024,”Jangan mengunakan isu kedaerahan untuk menghancurkan kita di Papua. Jangan mainkan isu agama yang dapat memecah bela kita, kita jaga persatuan bangsa. Kita memilih orang yang punya track record, itu yang harus dipahami oleh masyarakat,” kata Gurik.

Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Sarmi Billy Kreuw, uga mengimbau kepada pemuda Tabi Saireri, untuk saling menjaga kedamaian agar Pilkada dapat berjalan baik.

“Dari sisi perbedaan, kami mengharapkan tidak terjadi perbedaan antara suku dan agama, sehingga Pilkada ini dapat berjalan dengan baik,” kata Kreuw.

Ia mengatakan meski telah terjadi pemekaran bukan berarti orang Papua mudah dipecah belah,”Kita harus tetap satu. Sehingga anak Papua siapa saja yang mencalonkan diri kami pemuda siap mendukung, siapapun yang terpilih dia adalah yang terbaik untuk membangun Papua ke arah yang lebih baik. Kami pemuda siap mendukung anak Papua yang maju di Pilkada Provinsi Papua, kami pemuda nasionalis kami tidak mau ada politik indentitas di tanah ini,” ujarnya.

Ketua cabang GMKI Jayapura, Lalius Kabak berharap setiap bakal calon tetap mengedepankan politik sehat dan tidak memainkan isu agama maupun identitas.

“Kami berharap kepada tokoh-tokoh agama agar membangun pendidikan politik moral kepada masyarakat,” kata Kabak.

Charli Lagefa, Ketua Badko HMI Papua – Papua Barat juga mengimbau kepada para pemuda dan masyarakat agar tak mudah terprofoskasi yang dapat memecah belah persatuan.

“Pemilu ini adalah pesta demokrasi, kami menjaga kedamaian di Tanah Papua, mari kita bersama jaga Kamtibmas di tanah ini. Masyarakat di Tanah Papua jangan percaya dengan berita-berita hoax itu akan memecah kita. Untuk itu kita minta cerdas dalam bermedia sosial,” tandasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi : Dua Ratusan Massa Pendukung Gubernur LE Masih Bertahan di Kediaman Koya   

    Polisi : Dua Ratusan Massa Pendukung Gubernur LE Masih Bertahan di Kediaman Koya  

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolsek Muara Tami Kompol Yunan Plitomo mengungkapkan massa pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe yang menjaga di kediaman pribadi di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, mulai berkurang sejak Kamis (15/9/2022). Yunan membeberkan sebelumnya massa pendukung berada di sekitaran rumah pribadi Gubernur Papua itu, ditaksirkan berjumlah ribuan orang. Namun kini massa […]

  • Astra Motor Papua Beri Voucher Spesial Rp 50 Ribu Selama November 2025

    Astra Motor Papua Beri Voucher Spesial Rp 50 Ribu Selama November 2025

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen setia, Astra Motor Papua menghadirkan program menarik bertajuk Special Voucher 50 Ribu. Melalui program ini, pengguna aplikasi MotorKu X berkesempatan mendapatkan voucher senilai Rp50.000 untuk setiap pembelian motor Honda secara cash di seluruh dealer resmi Honda wilayah Papua dan Papua Barat. Program yang berlangsung hingga 30 November […]

  • Mantan Kadis Perhubungan Mimika Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Dugaan Korupsi

    Mantan Kadis Perhubungan Mimika Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Dugaan Korupsi

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kejaksaan Tinggi Papua akhirnya menetapkan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Mimika JR dan SH selaku Direktur Asean Air sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan pesawat dan helikopter pada Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika. Kasipenkum Kejati papua, Aguswani mengungkapkan penetapan JR dan SH sebagai tersangka sudah dilakukan sejak Rabu (25/1/2023). “Jadi JR dan SH […]

  • Jelang Pemilu 2024, KPU Kota Jayapura Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

    Jelang Pemilu 2024, KPU Kota Jayapura Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

    • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura melakukan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang berlangsung di Kantor KPU Kota Jayapura, Abepura, Sabtu (1/4/2023). Fiktor Wanane selamu Komisioner Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Jayapura atas nama Ketua KPU Kota Jayapura mengatakan, deklarasi […]

  • Kematian Akibat Corona Kembali Terjadi di Kota Jayapura

    Kematian Akibat Corona Kembali Terjadi di Kota Jayapura

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kasus kematian akibat Corona terus menambah daftar merah penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura. Hari ini, Selasa (22/09/20) satu lagi pasien Corona asal Keluarahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan dinyatakan meninggal dunia akibat virus yang melanda Kota Jayapura sejak Maret silam. “Hari ini satu pasien meninggal dunia,” kata Kadis Kesehatan Kota Jayapura, dr Ni […]

  • Kapolresta Ancam Bubarkan Paksa Massa Demo 1 April

    Kapolresta Ancam Bubarkan Paksa Massa Demo 1 April

    • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Polisi Gustav Urbinas menghimbau masyarakat yang bermukim di wilayah hukumnya agar tidak terprovokasi,  menyusul adanya seruan aksi ajakan demonstrasi pada 1 April 2022 mendatang, yang akan dilakukan oleh Petisi Rakyat Papua (PRT). “Demo nanti memang mengusung berbagai macam tema, tapi menurut saya, ya tema utamanya hanya satu yakni […]

expand_less