PLN Bangun ECS dan Gudang Penyimpanan Berbasis Energi Hijau, Pertama Di Papua!

oleh

Jayapura, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jayapura menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan perekonomian daerah dengan melakukan energize penambahan daya fasilitas Cold Storage dan gudang penyimpanan milik Saga Group di Jayapura, Papua.

Gudang ini merupakan pusat pendistribusian dan fasilitas penyimpanan pertama di Papua yang telah menggunakan energi hijau, dibuktikan dengan kepemilikan REC (Renewable Energy Certificate).

Penambahan daya dari 5.500 VA menjadi 197.000 VA ini dilakukan untuk mendukung Saga Group dalam meningkatkan kapasitas gudang dan menambahkan fasilitas cold storage.

Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan proses bisnis Saga Group yang bergerak di bidang retail dan meningkatkan kualitas distribusinya.

“PLN selalu berkomitmen untuk mendukung kemajuan ekonomi di Papua, terutama pada sektor bisnis. Kami yakin dengan adanya cold storage dan gudang penyimpanan ini, Saga Group dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas distribusinya, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Papua,” ujar General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono.

Budiono juga mengajak masyarakat dan pengusaha di Papua untuk memanfaatkan layanan PLN. “PLN siap mendukung kebutuhan energi para pengusaha dan masyarakat Papua. Kami menyediakan berbagai layanan, seperti penyambungan baru, perubahan daya, penanganan keluhan pelanggan, dan layanan lainnya yang semuanya dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi PLN mobile,” tambahnya.

Perwakilan Saga Group, Ir. Robertus Suryadinata, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN atas pelayanan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas dukungannya dalam menyediakan energi yang handal dan ramah lingkungan. Cold storage dan gudang penyimpanan ini merupakan bagian penting dari bisnis kami, dan dengan adanya energi dari PLN, kami dapat menjalankan operasional dengan lebih optimal,” ujar Robertus.

Penggunaan energi hijau yang dibuktikan dengan kepemilikan REC merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan di Papua.

Diharapkan program ini dapat menjadi contoh bagi pengusaha lain di Papua untuk menggunakan energi hijau dan berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. (Redaksi Topik) 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.