Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Gelar Prosesi Adat, Pupuk Kaltim Mohon Restu Masyarakat Adat untuk Pembangunan Pabrik Pupuk Papua Barat

Gelar Prosesi Adat, Pupuk Kaltim Mohon Restu Masyarakat Adat untuk Pembangunan Pabrik Pupuk Papua Barat

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
  • visibility 303
  • comment 0 komentar

Fakfak, Topikpapua.com, — PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengadakan upacara tradisional Prosesi Adat sebagai tanda penghargaan kepada pemerintah daerah dan komunitas adat di Fakfak, Papua Barat, pada Senin (6/11) dalam rangka persiapan groundbreaking pabrik terbarunya.

Dalam cara yang turut dihadiri oleh Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim, Bupati Fakfak Untung Tamsil serta jajaran dan perwakilan sembilan marga besar di Fakfak ini menunjukkan komitmen Pupuk Kaltim dalam mendapatkan persetujuan dan dukungan penuh dari masyarakat sesuai dengan hukum adat untuk pembangunan kompleks industri pupuk di Fakfak.

Prosesi Adat ini adalah kelanjutan dari Gelar Tikar Adat (Wewowo) yang sukses dilaksanakan pada 14 Juli 2023 lalu. Seluruh rangkaian adat ini dijalani sebagai proses awal dimulainya rencana pembangunan Proyek Strategis Negara (PSN) yakni pabrik baru Pupuk Kaltim di Kawasan Industri Pupuk Fakfak, Papua Barat, yang diharapkan akan memainkan peran kunci dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Pemerintah secara konsisten memberikan dukungan dimulainya PSN Pabrik Pupuk Fakfak, Papua Barat dan menyebutkan adanya prioritas pengembangan pertanian modern di wilayah Timur yaitu di Papua. Hal ini juga didukung oleh didirikannya pabrik pupuk oleh Pupuk Kaltim di Fakfak yang nantinya ditargetkan tidak hanya memenuhi stok dalam negeri dan ekspor.

Saat hadir mengikuti prosesi adat, Bupati Fakfak Untung Tamsil menyampaikan terima kasih khususnya kepada masyarakat adat yang telah berkesempatan mengirimkan doa kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang dan juga telah melakukan prosesi adat yang dilakukan hari ini untuk kepada para leluhur, sehingga nantinya pembangunan pabrik Pupuk Kaltim dapat berjalan sesuai rencana.

“Saya tegaskan lagi atas nama Pemerintah Kabupaten Fakfak, bahwa investasi di sini kami mendukung seribu persen. Tetapi kami pemerintah juga harus melakukan hal-hal seperti ini karena menghormati sekali masyarakat adat. Oleh karena itu terima kasih kepada pemerintah pusat, kementerian, dan Pupuk Kaltim. Insyaallah proses kerja dapat berjalan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo mengungkap melalui prosesi adat hari ini, pihaknya merasa sangat terhormat dengan diterimanya Pupuk Kaltim di Papua Barat khususnya oleh masyarakat adat setempat.

“Kami optimis kedepannya dengan berjalannya proyek ini, akan ada pemberdayaan ekonomi dan masyarakat serta terjadinya pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Indonesia Timur. Terkait dengan pengembangan proyek tentunya kami mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak khususnya dari pemerintah daerah serta Tua Tua Marga Besar setempat yang kami hormati,” tuturnya.

Gelaran Prosesi Adat ini merupakan manifestasi penghargaan Pupuk Kaltim terhadap hak-hak masyarakat hukum adat, sekaligus merupakan kesempatan untuk mendapatkan masukan dan dukungan yang kuat untuk pengembangan kawasan industri pupuk di Papua Barat. Dalam rangkaian acara ini, Pupuk Kaltim memberikan sumbangan berupa satu ekor sapi, satu ekor kambing, dan satu babi kepada sembilan marga besar di wilayah tersebut. Dengan digelarnya prosesi ini, Pupuk Kaltim memasuki babak baru dalam perjalanan menuju pencapaian target pembangunan pabrik pada akhir tahun 2023.

Pabrik Papua Barat Pupuk Kaltim sendiri nantinya akan memiliki kapasitas produksi pupuk urea sebesar 1,15 juta ton per tahun dan 825 ribu ton per tahun untuk amonia. Dengan nilai investasi mencapai lebih dari USD 1 miliar, Pupuk Kaltim menargetkan proyek pembangunan kawasan industri pupuk di Fakfak Papua Barat akan terealisasi dalam waktu lima tahun kedepan sehingga dapat mendukung ketahanan pangan bagi Indonesia dengan penyediaan 4,5 hingga 5 juta ton atau pemenuhan sekitar 70 hingga 80 persen kebutuhan pupuk urea nasional. Hal ini sejalan dengan prediksi akan kebutuhan urea yang mencapai 6 sampai 7 juta ton pada tahun 2030.

Selain menyokong ketahanan pangan nasional, kehadiran pabrik baru Pupuk Kaltim di Fakfak ini nantinya juga diproyeksikan akan memberi kontribusi positif pada pendapatan negara lewat pajak penghasilan perorangan yang diperkirakan akan mencapai Rp 20 miliar per tahun. Tidak hanya pendapatan nasional, namun kehadiran Pupuk Kaltim nanti juga ditargetkan dapat berkontribusi terhadap pendapatan daerah senilai Rp 15 miliar per tahun.

Selama durasi pembangunan proyek, Pupuk Kaltim juga memperkirakan penyerapan tenaga kerja ribuan orang saat masa puncak konstruksi. Dengan jumlah ini, Pupuk Kaltim digadang dapat menjadi salah satu penggerak roda peningkatan kesejahteraan masyarakat serta agen pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Indonesia Timur.

“InsyaAllah kami akan memberikan usaha dan komitmen terbaik kami untuk menjalankan amanat dari pemerintah untuk membangun PSN di Fakfak, Papua Barat ini. Pupuk Kaltim berharap dapat berkontribusi dalam pemerataan ekonomi dan pembangunan sambil mengantarkan industri pupuk nasional kita menjadi yang terbesar di Asia Pasifik dan menjadi salah satu yang terbaik di kancah global. Tentunya hal ini sejalan dengan cita-cita kami untuk menjadi penyokong ketahanan pangan nasional sambil memberikan dampak positif baik bagi lingkungan maupun masyarakat,” tutup Soesilo. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah 10 Bulan Warga Distrik Suru-Suru Yahukimo Mengungsi ke Hutan, Ini Penyebabnya

    Sudah 10 Bulan Warga Distrik Suru-Suru Yahukimo Mengungsi ke Hutan, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Yahukimo, Topikpapua.com, – Prajurit Bataliyon R 600/Modang terkejut Distrik Suru-suru, Kabupaten Yahukimo,  sepi tak berpenghuni sejak 10 bulan lalu. Kabarnys,  penyebab kosongnya distrik tersebut diduga karena adanya teror dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Danyonif R 600/Modang Letkol Inf Hanif Arridho, mengungkapkan ia bersama prajurit kemarin telah berhasil mendarat di Distrik Suru-suru, untuk mengecek lokasi. Hal […]

  • Bupati Matius Siap Dukung Kabinet Menteri Jokowi

    Bupati Matius Siap Dukung Kabinet Menteri Jokowi

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, –  Bupati Jayapura, Matius Aweitouw berikan apresiasi atas kinerja TNI-Polri dalam mengawal pesta demokrasi di Indonesia. Menurut  Bupati Matius TNI-Polri di seluruh Indonesia Khususnya di Kabupaten Jayapura telah memberikan kontribusi yang besar atas terselenggaranya pemilu dan pemilhan legislatif di seluruh indonesia yang aman damai dan tertib serta proses-proses pelantikan sudah di laksanakan baik […]

  • Yayasan AHM Kolaborasi dengan UIN Yogyakarta Kembangkan Eduwisata

    Yayasan AHM Kolaborasi dengan UIN Yogyakarta Kembangkan Eduwisata

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menggelar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Satu Hati bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga untuk mengembangkan Desa Bendosari, Sleman-Yogyakarta menjadi tujuan eduwisata. Program ini hadir sebagai dukungan terhadap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia yang lebih […]

  • Kapolresta Sebut Kebakaran Beruntun di Youtefa Ada Faktor Kesengajaan

    Kapolresta Sebut Kebakaran Beruntun di Youtefa Ada Faktor Kesengajaan

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Victor D. Mackbon mengatakan bila serangkaian peristiwa kebakaran yang terjadi di seputaran daerah Pasar Yotefa Abepura pada hari Minggu ( 7/1/2023) di duga kuat adanya unsur kesengajaan. “Kebakaran ini kami duga kuat akibat adanya faktor atau unsur kesengajaan, dengan kata lain ada oknum yang menyalakan api,” ungkap Kombes […]

  • Lagi.., Hamba Tuhan di Intan Jaya Tertembak

    Lagi.., Hamba Tuhan di Intan Jaya Tertembak

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.675
    • 0Komentar

    Sugapa, Topikpapua.com, –  Kasus penembakan terhadap hamba Tuhan kembali terjadi di kabupaten Intan Jaya, Papua. Kali ini kasus penembakan melukai seorang gembala gereja atau pewarta gereja Katolik Stasi Emondi, Paroki Bilogai di Distik Sugapa. Bupati kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni, mengaku hingga saat ini belum diketahui siapa pelaku penembakan hamba Tuhan Tersebut. “Ya.., korban penembakan […]

  • Pemprov Papua Tengah Jalin Kerja Sama dengan Kejati Papua, Antisipasi Permasalahan Hukum

    Pemprov Papua Tengah Jalin Kerja Sama dengan Kejati Papua, Antisipasi Permasalahan Hukum

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua dalam rangka bidang hukum perdataan dan tata usaha negara. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan berbagai persoalan bisa diantisipasi sedini mungkin sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari. Plh. Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar H Damanik mengungkapkan kehadirannya bersama Kepala Inspektorat, […]

expand_less