Cari Black Box, 12 Anggota SAR Gabungan Masih Berada di Lokasi Jatuhnya Pesawat SAM Air
- account_circle topik papua
- calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
- visibility 111
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota Basarnas Saat tutun ke lokasi jatuhnya pesawat / dok SAR Jayapura
Jayapura, Topikpapua.com – Jenazah Enam orang penumpang dan kru pesawat SAM Air PK – SMW telah berhasil dievaluasi ke Jayapura para Selasa siang, namun hingg kini 12 anggota tim SAR gabungan yang berhasil mengevakuasi para jenazah masih berada di lokasi jatuhnya pesawat.
Komandan Lanud Silas Papare Sentani Jayapura, Marsma Dadan Gunawan mengatakan ke 12 anggota SAR gabungan tersebut akan tetap berada di lokasi jatuhnya pesawat untuk mencari Black Box pesawat.
“Mereka masih disana, tugas mereka mencari black box pesawat,” ungkap Marsma Dadan, Selasa (27/6/2023)
Menurut Dadan, ada batas waktu bagi mereka bekerja untuk mencari black box,” Ya tentunya ada batas waktu ya, kalau besok ketemu ya bisa langsung dijemput, kalau belum ketemu itu juga tergantung persediaan logistik mereka,” jelas Dadan.
Dadan menjelaskan bila kondisi pesawat SAM Air dinLokasi dalam keadaan terbakar dan hanya menyisakan bagian ekor.
“Laporan yang kami terima dan dari visual yang kami dapat memang nampak pesawat hancur dan terbakar, hanya bagian ekor saja yang tersisa, tapi kami harap black box nya bisa ditemukan disekitar lokasi jatuhnya pesawat,” harap Dadan.
Sebelumnya diberitakan pesawat milik maskapai PT. Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air) jenis Grand Caravan C208B PK-SMW dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Distrik Elelim menuju Distrik Poik di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Jumat (23/6/2023).
Dilaporkan pesawat berangkat dari Lapter Distrik Elelim sekitar pukul 10.53 Wit menuju lapter Distrik Poik. Diperkirakan pesawat tiba pukul 11.06 Wit, Namun baru 7 menit mengudara pesawat dilaporkan hilang kontak.
Setelah melakukan pencarian, Jumat sore Tim SAR berhasil menemukan pesawat dalam keadaan hancur dan berasap di tebing gunung kampung Mabualem Distrik Welarek, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.
Karena kondisi cuaca dan medan yang sulit, Tim SAR gabungan barulah bisa mencapai lokasi jatuhnya pesawat pada Selasa siang dan berhasil memgevakuasi semua jenazah penumpang dan kru pesawat.
Pesawat Naas tersebut di piloti oleh capten Hari Permadi dan Co Pilot Levi Murib, serta memuat 4 penumpang yakni, Bartolomeus (34), Ebeth Halerohon (29), Dormina Halerohon (17) dan Kilimputni (20). (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar