Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » 500 KK Terdampak Gempa Jayapura Tersebar di 16 Titik Pengungsian

500 KK Terdampak Gempa Jayapura Tersebar di 16 Titik Pengungsian

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com – Gempa Tektonik Magnetudo 5,4 mengguncang kota Jayapura, Kamis petang sekira pukul 15.28 Wit. Akibat gempa sedkitnya 500 Kepala Keluarga memilih mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, William R Manderi mengatakan hingga kini ke lima ratus kepala keluarga tersebut di tampung di 16 titik lokasi pengungsian.

“Ada 500 KK yang terdampak dan mereka memilih mengungsi sementara di tenda-tenda darurat yang dibangun oleh BPBD Papua dan juga Kemensos RI. Ada 16 titik lokasi pengungsian sementata yamg sudah dibangun,” ungkap Wiliam, Kamis (9/2/2023) malam.

Menurut Wiliam, kebanyakan dari warga yang memlih mengungsi adalah mereka yang rumahnya mengalami retak dan trauma akan gempa susulan,” Memang tidak semua yang mengungsi itu rumahnya rusak, lebih banyak yang karena takut akan gempa susulan,”ujar Wiliam.

Hingga Kamis malam, tim BPBD Papua dan Kemensos RI terus melakukan pendataan dan pembangunan tenda-tenda darurat guna menampung warga yang takut akan gempa susulan.

“Kami sudah bangun tenda darurat diantaranya di SV Thomas Entrob, disana ada 50 KK, di perumahan BTN, di lingkungan Kristus raja, daerah Bhayangkara, kompleks angkatan laut dan di RSUD Dok II Jayapura dan di daerah lainnya,” beber Wiliam.

Wiliam juga mengaku hingga saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendapatkan informasi kerusakan bangunan maupun korban jiwa dan korban luka.

“Data sampai pukul 22.00 Wit ada 4 korban jiwa, 5 korban luka, dan sedikitnya 16 bangunan yang rusak ringan hingga sedang, Namun data ini sifatnya masih sementara karena laporan masih terus masuk ke kami,” jelas Wiliam. (Redaksi Topik)

 

 

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less