Gerebek Transaksi Ganja, Seorang WNA Diamankan Bersama Ratusan Amunisi Aktif
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 17 Feb 2023
- visibility 126
- comment 0 komentar

Personel Opsnal subdit 3, Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua saat mengamankan dua pemilik narkoba jenis ganja dan ratusan amunisi / Mtp
Jayapura, Topikpapua.com – Personel Opsnal subdit 3, Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai kurir ganja dan pemasok Amunisi bagi KKB di Papua, Kamis 16 Februari 2023.
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan penangkapan dua orang tersebut setelah polisi mendapat laporan dari warga bahwa ada transaksi ganja di daerah lingkaran Abepura, Kota Jayapura.
“Mendapat laporan, anggota opsnal submid 3 Diresnarkoba Polda Papua lalu bergerak dan mengamankan seorang pria yang hendak melakukan transaksi narkoba,” ungkap Irjen Fakhiri, Jumat (17/2/2023).
Setelah diperiksa, dari tangan pelaku bernama Christo Hamadi polisi menemukan delapan bungkus plastik bening ukuran besar berisikan narkotika jenis ganja.
” Selanjutnya pelaku ini kita periksa dan dia mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seorang warga negara asing asal Papua Nuigini,” ujar Kapolda.
Polisi lalu bergerak menuju alamat yang disampaikan oleh pelaku,” Setiba di salah satu rumah kos di jalan Pasar baru Sentani, Polisi menemukan seorang WNA atas nama Feti Kere dan setelah memeriksa rumah tersebut kembali ditemukan delapan karung berisikan ganja dan juga didapati 1 magazine senjata laras panjang dan ratusan aminisi aktif serta sebuah megazine,” jelas irjen Fakhiri.
Dari kedua tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti antara lain 8 bungkus plastik bening berukuran besar berisikan narkotika jenis ganja, 8 karung beras ukuran 10 kg berisikan narkotika jenis ganja, 1 buah magazine senjata SS – 1, 86 butir peluru hampa, 6 butir peluru tajam jenis moser, 11 butir peluru tajam ukuran 5-56 mm dan sebuah gelang bergambar bintang kejora.
Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua untuk dimintai keterangan.
“Kami akan dalami terkait penemuan ratusan amunisi ini, apakah ada hubungannya dengan KKB atau tidak, saat ini mereka sedang diperiksa,” pungkas Kapolda.
Kapolda juga menegaskan bila pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun atas kasus jual beli amunisi, termasuk kepada aparat keamanan.
“Siapapun dia akan kita tindak tegas, apalagi kalau yang bermain adalah anggota TNI-Polri, pasti kita pecat dan penjarakan. Kita akan serius menangani kasus jual beli amunisi sehingga bisa memutuskan jalur suplay amunisi ke pihak KKB,” pungkas Irjen Fakhiri. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




