10 korban Kericuhan Sinakma Dimakamkan Massal, Kota Wamena Kondusif
- account_circle topik papua
- calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
- visibility 127
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pertemuan Forkompinda Jayawijaya dengan keluarga korban ricuh Wamena / AW
Wamena, Topikpapua.com, – Pasca kerusuhan yang dipicu oleh isu penculikan anak di Kampung Sinakma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Kamis (23/2/2023). Situasi Kota Wamena, sementara masih terbilang aman, kondusif dan terkendali.
Dari pantauan Topik Papua di lapangan, kendati situasi terbilang aman, namun sebagian masyarakat yang berdomisili di lokasi kejadian (Sinakma), Onelama, dan pinggiran Kota Wamena tetap memilih mengungsi di Markas Kodim 1702/Jayawijaya.
Salah satu warga Kota Wamena, Wati, mengaku alasan mengungsi karena rasa trauma insiden 2019 lalu.
“Karena masih trauma dengan 2019, saya dan keluarga tetap memilih untuk mengungsi demi keamanan dan kenyamanan,” kata Wati.
Sementara diketahui ribuan warga mengantar pemakaman 9 korban kerusuhan pada sore tadi. Kesembilan korban itu dimakamkan di Pemakaman Sinakma, Wamena. Prosesi pemakamam korban dikawal aparat TNI.
Sebelumnya diberitakan terjadi kericuhan di kelurahan Sinakma, Distrik Wamena. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Benny Prabowo mengatakan kericuhan dipicu adanya isu penculikan anak. Warga yang termakan isu tersebut lantas menyerang sebuah mobil yang diduga adalah pelaku penculikan.
“Mendapat laporan anggota Polres Jayawijaya langsung mendatangi TKP, namun anggota kita malah diserang oleh massa,” ungkap Kombes Benny, Kamis (23/2/2023).
Menurut Benny, massa juga sempat membakar beberapa rumah dan ruko milik warga,” Aparat keamanan yang ada disana lalu mencoba membubarkan massa dengan tembakan peringatan, massa bukannya bubar tapi malah menyerang aparat dengan panah dan lemparan batu,” jelas Benny. (LS).
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar