Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Dituding Korupsi, Ini Klarifikasi Plt Bupati Mimika

Dituding Korupsi, Ini Klarifikasi Plt Bupati Mimika

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Timika, Topikpapua.com, – Plt Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan klarifikasi soal kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan helikopter yang disangkakan kepada dirinya saat menjabat sebagai kepala Dinas Perhubungan Mimika.

Ia menjelaskan, kasus dugaan korupsi yang dilaporkan kepada Kejaksaan Tinggi itu hanyalah ulah segelintir oknum yang ingin menjatuhkannyam

“Harap dipahami persoalan sebenarnya. Ini sangat tendensius dan sangat mengarah pada politik. Intinya mereka tidak ingin saya menjadi pimpinan daerah,” ucapnya melalui pesan Whatsapp, Kamis (5/1/2023).

Dipaparkan bahwa perkara dugaan tersebut sudah pernah dilaporkan kepada KPK, namun telah diselesaikan karena tidak memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

“Tahun 2017 dilaporkan di KPK. Kemudian dilakukan klarifikasi bahkan penyelidikan sampai tahun 2019 oleh penyelidik (KPK), namun telah selesai karena tidak terbukti. Saat itu saya sudah diperiksa 3 kali,” bebernya.

Tak hanya KPK, Rettob juga mengaku dirinya dilaporkan di Kejaksaan Tnggi Papua pada 2020 dan di Polda Papua pada 2021.

“Tahun 2020 saya dilaporkan kembali ke Kejaksaan Tinggi Papua dan tahun 2021 ke Polda Papua. Kelompok yang melapor sama dengan tahun 2020. Perkara itu tidak dilanjutkan karena materi laporannya sama dengan yang dilaporkan ke KPK,” ungkapnya.

Pada 2022 lalu kasus ini kembali dilaporkan ke semua tingkatan aparat penegak hukum hingga DPRD Kabupaten Mimika.

“Luar biasa dan dengan tendensius luar biasa. Saya dilaporkan dengan kasus yang sama secara bersamaan ke Kejaksaan Negeri Timika, Kejaksaan Tinggi Papua, Polda Papua dan ke DPRD Mimika,”

Lanjut dia, yang lebih hebat lagi dengan terang- terangan disebutkan nama pelapor adalah Yeni Ohestina Usmany yang saat itu menjabat sebagai Pejabat Sekda Mimika bersama beberapa pejabat lain di lingkungan Pemkab Mimika mewakili pemerintah setempat.

“Padahal saat itu saya masih menjabat sebagai Wakil Bupati yang juga adalah pemerintah. Apa ini tidak tendensius karena maksud tertentu?” tanya Rettob.

Dia juga cukup terkejut dengan proses penyelidikan di Kejaksaan Negeri Mimika yang baru dimulai bulan Juli 2022 yang menurutnya belum tuntas, karena dia belum memberikan keterangan dan memberikan bukti secara rinci dan lengkap.

Ironisnya, pada bulan Agustus 2022, kasusnya sudah ditingkatkan menjadi penyidikan di Kejaksaan Tinggi Papua, meski demikian ia tetap mematuhi aturan yang ada bahkan sudah memenuhi dua kali panggilan untuk memberikan keterangan.

“Bulan agustus sudah diambil alih kasus ini oleh Kejati Papua dan sudah ditingkatkan menjadi penyidikan. Saya juga kaget, tetapi sebagai warga negara yang baik dan memenuhi aturan negara ini,” terangnya

“Saya sudah penuhi semua prosesnya, termasuk istri saya. Saya sudah memberikan keterangan di Kejati dua kali dan teĺah mengklarifikasi apa yg dicurigai lengkap dengan bukti-bukti. Saya juga sudah memberikan keterangan di Polda Polda Papua. DPRD Kabupaten Mimika juga membentuk Pansus luar biasa,” imbuhnya.

Dirinya menerangkan nilai pagu dana untuk pembelian helikopter dan pesawat terbang sebesar Rp 85 miliar termasuk perijinan dan proses pemasukan serta pra operasi termasuk semua biaya yang timbul akibat pengadaan ini.

Harga pesawat dan helikopter yg dibuktikan dengan kontrak, invoice dan bukti pembayaran totalnya Rp 81 miliar. Sementara sisanya Rp 4 miliar untuk proses perijinan, bea cukai, ferry flight, asuransi, training pilot, engginer, gaji , biaya hanggar dan biaya pra operasi lainnya seperti avtur, jasa bandara, jada airnav, ground handling, di setiap bandara transit selama pesawat dan helikopter menjalani proses perijinan dan ferry flight yg disiapkan kurang lebih 6 bulan.

“Sampai pesawat tiba di Timika masih ada biaya yang terus keluar untuk profing flight, avtur, biaya bandara, airnav, groundhanling dll. Uangng ini kurang, kalau dilihat dari laporannya. Semuanya secara rinci sudah diserahkan kepada tim penyidik,” ulasnya.

“Nah kalau dibilang korupsi sekian milyar, yang di korupsi ? Uang saja kurang.Pesawat dan helikopter ada, milik Pemda yang dibuktikan dokumen, bukti kontrak ada, bukti penagihan ada, bukti bayar ada,bukti kepemilikan pemda ada dan bukti bukti lain yang menyatakan pesawat dan helicopter baru, bukti proses pembuatan di pabrik dan uji coba, bukti sertiifikat ekspor dr negara pembuat dll.. Mengurus pesawat itu tidak mudah sangat kompleks,” terangnya.

Sebelumya Kejaksaan Tinggi Papua dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan helikopter Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika.

Kasidik Pidsus Kejati Papua Deddy Valeri Sawaki mengatakan kasus Tipikor pengadaan pesawat dan helikopter sejauh ini sudah 34 orang saksi yang diperiksa.

“Sudah 34 orang yang kami mintai keterangan perihal kasus itu, termasuk Plt Bupati Mimika,” tandasnya. (Redaksi Topik)

 

 

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palsukan Tandatangan Bupati Nabire, Oknum PNS Terancam 10 Tahun Penjara

    Palsukan Tandatangan Bupati Nabire, Oknum PNS Terancam 10 Tahun Penjara

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Palsukan Jayapura, Topikpapua.com, –Satuan Reserse Krimnal Polres Nabire melalui Unit Tipidte menyerahkan tersangka M (40) dan barang bukti (Tahap II) tindak pidana pemalsuan dan penipuan kepada Kejari Nabire, Rabu (7/12/2022). Penyerahan itu diterima Kasi Pidum Jaksa Muda Royal Sitohang. Kasat Reskrim AKP Akhmad Alfian penyeraha tersangka M Tahap II berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ […]

  • RUPTL Terbaru Berpotensi Tawarkan 91 Persen Green Jobs dari Sektor Pembangkit Listrik

    RUPTL Terbaru Berpotensi Tawarkan 91 Persen Green Jobs dari Sektor Pembangkit Listrik

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034 tidak hanya menjadi katalisator utilisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) secara masif, tetapi juga menjadi motor penggerak terciptanya lapangan kerja dalam skala besar. Pemerintah memproyeksikan RUPTL terbaru ini berpotensi menghadirkan 1,7 juta lapangan pekerjaan, dengan 760 ribu di antaranya merupakan kategori green jobs […]

  • Enembe: Bonus PON Diharapkan jadi Motivasi Bagi Atlet untuk Lebih Berprestasi

    Enembe: Bonus PON Diharapkan jadi Motivasi Bagi Atlet untuk Lebih Berprestasi

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Pemerintah Provinsi Papua menggelar ibadah bersama dalam rangkaian malam apresiasi bagi atlet dan pelatih Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Istora Papua Bangkit, Sabtu (20/11/2021) malam. Gubernur Papua Lukas Enembe berharap bonus yang diberikan kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang PON XX lalu, dapat menjadi motivasi untuk berjuang lebih keras lagi demi prestasi yang lebih tinggi. […]

  • 3 Pemuda Terseret Ombak di Pantai Holtekamp, 2 Selamat, 1 Masih Hilang

    3 Pemuda Terseret Ombak di Pantai Holtekamp, 2 Selamat, 1 Masih Hilang

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tiga pemuda masing-masing Allo Angga Angripa Manusiwa (22), Herlan Itaar (21) dan Arius Takdare (26) tenggelam  akibat terseret ombak di Pantai Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (28/2/2023) siang. Dari peristiwa itu, dua korban yakni Herlan dan Arius selamat, sedangkan korban Allo Angga masih dinyatakan hilang. Kasat Polair Polresta Jayapura Kota AKP Francis […]

  • Modus Membeli Makanan, WPS Perkosa dan Rampok 4 Wanita

    Modus Membeli Makanan, WPS Perkosa dan Rampok 4 Wanita

    • calendar_month Rab, 1 Jun 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang pemuda berinisial WPS (34) berhasil dibekuk Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota di jalan masuk TPU Tanah Hitam, Distrik Abepura, Selasa (31/5/2022) sore. Kapolresta Jayapura Kota AKBP Victor D. Mackbon mengatakan, penangkapan WPS berdasarkan empat Laporan Polisi (LP) di Polresta Jayapura Kota, dimana WP diduga kuat melakukan tindak pidana pemerkosaan dan […]

  • Polisi Masih Buru Empat Tahanan Kabur

    Polisi Masih Buru Empat Tahanan Kabur

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com –  Empat tahanan yang kabur dari Polsek Abepura, masih terus di buru pihak Kepolisian Polsek Abepura. “Sejauh ini kami masih melakukan pengejeran. Dua dari enam orang sudah kami amankan, sementara empat orang lainnya kami masih kejar,” tegas Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas dalam rilis yang diterima Redaksi Topik, Kamis (16/07/20). Ia […]

expand_less