Tiga Warganya Tewas Ditembak KKB, KKST Papua Mengadu ke Polisi
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 14 Des 2022
- visibility 106
- comment 0 komentar

Pertemuan Kabid Humas Polda Papua bersama KKST Papua/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal menggelae pertemuan dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) di Media Center Bidang Humas Polda Papua, Rabu (14/12/2022).
Pertemuan tersebut guna membahas pernyataan Ketua KNPI Pusat terkait beredarnya video kekerasan oleh KKB di Kabupaten Pegunungan Bintang, yang viral di media sosial.
Hadir dalam pertemuan ini Ketua KKST Provinsi Papua La Ode Mohitu, Ketua HIPPMA Sultra Papua Abdul Naim, Ketua FKMB Hasirin, Ketua Kewawasan Wakatobi La Ode Syafaati serta Penasehat Kerukunan Rahadin, dan Ketua Penasehat Muslim.
Ketua KKST dalam pertemuan ini meminta pihak Kepolisian agar selalu berkordinasi dengan Pemerintah ataupun TNI, sehingga semua kejadian yang dilakukan oleh KKB bisa diketahui sebelum mereka melakukan perbuatan kejinya.
“Kedatangan kami di sini adalah untuk mendukung TNI/Polri agar dapat menangkap pelaku dan diadili sesuai aturan hukum yang ada di Republik Indonesia ini,” ucap La Ode.
Ia juga berharap Kepolisian selalu bersiaga penuh sehingga kejadian seperti di Pegunungan Bintang tidak terjadi lagi terhadap masyarakat sipii di wilayah rawan lainnya.
“Kami juga meminta untuk Kepolisian agar melakukan himbauan di daerah konflik dan mengajukan penambahan personel Polri di daerah rawan tersebut,” pintanya.
Sementara itu, Kombes Kamal di hadapan jajaran KKST menyampaikan belasungkawa atas wafatnya 3 warga Sulawesi Tenggara yang menjadi korban kekejaman KKB di Pegunungan Bintang pada 5 Desember lalu.
“Saran masukan yang disampaikan sangat banyak untuk kami input dan selanjutnya akan kami laporkan kepada pimpinan. Salah satunya adalah agar selalu kordinasi dengan TNI dan Pemda setempat dalam menyelesaikan masalah yang ada di daerah rawan sehingga daerah tersebut khususnya daerah pegunungan agar segera kondusif,” aku Kamal.
Menurut Kamal, beberapa pertemuan juga sudah dilakukan untuk membahas insiden tersebut sehingga ke depannya kamtibmas di 29 kabupaten/kota tetap terjaga apalagi jelang Natal dan Tahun Baru.
“Saat ini kami dari pihak Kepolisian sudah mengidentifikasi dan kedepan akan dilakukan upaya upaya tindakan hukum, mudah-mudahan dengan bantuan seluruh warga masyarakat kami dapat segera menangkap pelaku dan mengadili sesuai peraturan yang berlaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tandas Kamal.
Sebelumnya diberitakan sebanyak 6 warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek menjadi korban penembakan KKB di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang Senin (5/12/2022).
Dari enam tukang ojek itu, tiga orang meninggal dunia yakni La Usu, Amanzani dan La Ati.
Ketiga korban penembakan KKB sudah dikebumikan di kampung halamannya di Sulawesi Tenggara. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




