Diduga Mabuk Saat Konvoi Piala Dunia, Seorang Pemuda Tewas
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 30 Nov 2022
- visibility 83
- comment 0 komentar

Korban laka tunggal yang tewas saat konvoi Piala Dunia 2022 di Jalan Koti/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Euforia Piala Dunia (World Cup) 2022 yang digelar di Qatar tak hanya dirasakan oleh negara peserta piala dunia. Namun, demam pesta ajang sepakbola dunia 4 tahunan ini juga dirasakan oleh warga Kota Jayapura, Papua, dengan menggelar konvoi sembari membawa atribut negara peserta.
Mirisnya, konvoi piala dunia kali ini berujung maut. Di mana seorang pemuda bernama Keil Sasia (23) menjadi korban dalam laka tunggal saat konvoi di Jalan Koti, tepatnya di tikungan Kantor Pelindo, Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan, Rabu (30/11/2022) pagi.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Pillomina Ida Waymramara membenarkan insiden tersebut. Ida menjelaskan bahwa korban yang menggunakan sepeda motor Honda GL-Max tanpa plat nomor, diduga sedang dipengaruhi minum beralkohol (mabuk).
Saat itu, timpal Ida, korban yang membawa atribut salah satu negara peserta sepak bola yang mengikuti piala dunia, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kota Jayapura.
“Pada saat tiba di TKP yakni tikungan pelabuhan dekat Kantor Pelindo, korban hilang kendali dan keluar jalur ke kiri (bila dilihat dari arah datangnya kendaraan) kemudian naik trotoar dan menabrak pot bunga yang ada di trotoar,” ujar Ida.
Akibat kecelakaan tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala, wajah, mulut, dan hidung yang mengeluarkan darah segar.
“Korban saat itu langsung ditolong oleh beberapa orang yang melintas di TKP. Kemudian dilarikan ke RS TNI-AL menggunakan mobil pick-up, selanjutnya dinyatakan meninggal usai mendapat tindakan medis,” beber Ida.
Ida pun menghimbau kepada seluruh warga Kota Jayapura, khususnya suporter sepak bola agar tetap melakukan aktivitas yang positif guna menghindari hal-hal yang merugikan diri sendiri dan juga orang banyak.
“Boleh monton bareng asalkan tetap menjaga ketertiban dan tidak mengonsumsi miras beralkohol, serta tidak melakukan upaya dukungan terhadap tim sepak bola yang berlebihan seperti konvoi sesuai dengan himbauan Bapak Kapolresta Jayapura Kota,” tegasnya.
Bahkan, sambung Ida lagi, Kabag Ops Polresta Jayapura telah mengultimatum bakal memberikam sanksi tegas apabila para suporter tetap melakukan konvoi berlebihan. “Yang pasti akan ada tindakan yang tegas dan terukur sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku, dan akan memproses hukum apabila terjadi tindak pidana,” tandasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




