Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Gelapkan Uang 12 M, Eks Kacab Bank Papua jadi Tersangka

Gelapkan Uang 12 M, Eks Kacab Bank Papua jadi Tersangka

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

Manokwari, Topikpapua.com, -Mantan Kepala Cabang Bank Papua Teminabuan, berinisial SA ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Papua Barat atas dugaan kasus korupsi Rp 12 miliar.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua Barat Abun Hasbulloh Syabas mengatakan, SA dijadikan tersangka kerena penyalahgunaan dana kredit kepemilikan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) pada Bank Papua Cabang Teminambuan.

“Kami tetapkan dia (SA) sebagai tersangka setelah memenuhi panggilan dan diperiksa selama 5 jam,” katanya, Selasa (8/11/2022).

Ia menjelaskan tersangka SA sebelumnya mangkir dalam pemeriksaan lantaran mengaku sakit.
Kemudian ia memenuhi panggilan pada Senin (7/11/2022) dan langsung diperiksa oleh penyidik.

“Dia baru ditetapkan sebagai tersangka karena sempat sakit dan tidak dapat hadir. SA menjadi tersangka dengan 2 orang lainnya,” beber Hisbullah.

Dalam dugaan kasur ini, sambung Hisbullah, selain SA ada 2 tersangka lainnya yakni MRS dan JT sebagai pihak ketiga atau deplover KPR.

“Untuk 2 tersangka lainnya sudah dalam tahap melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya di limpahkan ke pengadilan,” ucapnya.

Akibat perbuatan SA bersama-sama dengan JT dan MRSz kerugian uang negara (PT Bank Pembangunan Daerah Papua Kantor Cabang Teminambuan) sebesar Rp 12 miliyar.

“Tiga tersangka itu sudah ditahan di LP Kelas II B Manokwari,” ucapnya.

Diketahui kasus ini terjadi pada kepemimpinan SA di Bank Papua Cabang Teminambuan periode 29 April 2016-10 Februari 2017. SA menyetujui dan menandatangani proses KPR FLPP. Padahal, lanjut Hisbullah, SA tahu bahwa unit rumah yang diajukan permohonan KPR belum dibangun.

“Itu ada 73 KPR yang hingga saat ini dalam kondisi kolektibilitas 5 atau macet, yakni perumahan Bambu Kuning Regency tahap II dan perumahan Mariat Resident. Namun SA tetap memproses pengajuan pencairan dana,” katanya SA juga menerima fee dari pihak deplover.

“Ya intinya kita tetapkan mereka bertiga sebagai tersangka karena melakukan tindak pidana korupsi yang menimbulkan kerugian negara Rp 12 miliar,” tandas Hisbullah. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Partai Golkar: Tidak ada Target Persentase, Mariyo Harus Menang!

    Partai Golkar: Tidak ada Target Persentase, Mariyo Harus Menang!

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua com, – Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Dr H Ahmad Doli Kurnia Tandjung S.Si, MT menegaskan Partai Golkar Provinsi Papua akan bekerja keras untuk memenangkan Pasangan Mariyo pada PSU Papua tanggal 6 Agustus 2025 mendatang. Menurut Ahmad, Partai Golkar tidak menentukan berapa persen suara yang akan di targetkan pada PSU mendatang, […]

  • Pemkab Jayapura Kembali Perketat Pengawasan

    Pemkab Jayapura Kembali Perketat Pengawasan

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com – Pemkab Jayapura kembali perketat protokol kesehatan di wilayah pemerintahannya, melalui posko pengawasan di beberapa titik. “Jadi kita akan perketat lagi. Ini bukan untuk siapa-siapa, tapi ini untuk keselamatan rakyat itu sendiri juga. Kita tidak boleh lagi longgar, malah kita harus lebih dua atau tiga kali lipat lagi tingkatkan disiplin dan protokol kesehatan […]

  • Tewas Tertembak, Keluarga Alm. Yelimen Wandik Tuntut 1,5 Milyar

    Tewas Tertembak, Keluarga Alm. Yelimen Wandik Tuntut 1,5 Milyar

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.053
    • 1Komentar

    Karubaga, Topikpapua.com, – Keluarga Alm Yelimen Wandik, korban tewas tertembak anggota TNI saat mengejar pelaku rusuh di jalan Gilingbatu, Karubaga, Tolikara pada Sabtu 09 November lalu, menuntut penyelesaian secara adat atas kematian Yelimen dengan ganti rugi sebesar 1,5 Milyar Rupiah. Permintaan tersebut disampaikan pihak keluarga Alm. Yelimen kepada pihak TNI saat pertemuan antara keluarga Alm […]

  • Rektor Universitas Otto Geisler : Abraham Krey Layak Jabat Dirut Bank Papua

    Rektor Universitas Otto Geisler : Abraham Krey Layak Jabat Dirut Bank Papua

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Rektor Universitas Otto Geisler, Dr Jerry Sawai, M.Si menilai Abraham Krey layak menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Papua. Kelayakan itu, kata Jerry, dilihat dari kiprah Abraham Krey selama menajadi bankir di bank milik pemerintah daerah di Tanah Papua ini. Jerry menyebut, sosok Bram Krey (sapaan akrab Abraham) bukan orang baru di […]

  • Tepat Waktu, Pemkab Puncak Serahkan LKPD 2025, Target Pertahankan Opini WTP dari BPK

    Tepat Waktu, Pemkab Puncak Serahkan LKPD 2025, Target Pertahankan Opini WTP dari BPK

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Puncak, Topikpapua.com, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 unaudited kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Papua Tengah, Selasa (31/3/2026). Bupati Puncak, Elvis Tabuni, mengatakan penyerahan laporan tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus wujud kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi proses audit. “Dengan telah kami […]

  • Hasil Kunjungan Mensos ke Papua, 17 Agustus Kolaborasi ITS dan UNCEN Siap di Lounching

    Hasil Kunjungan Mensos ke Papua, 17 Agustus Kolaborasi ITS dan UNCEN Siap di Lounching

    • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Surabaya, Topikpapua.com, – Merespon permintaan kebutuhan masyarakat Membramo terkait sulitnya transportasi air (sungai), Menteri Sosial Tri Rismaharini  langsung bergerak cepat dan bertemu dengan pimpinan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). “Beberapa waktu lalu saya bersua dengan Pendeta Lipius di Papua, Pak pendeta menyampaikan bahwa masyarakat membramo butuh alat transportasi seperti perahu, nah karenanya saya mendiskusikan […]

expand_less