Kawal Kasus Enembe, Kapolda Apresiasi Jurnalis Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 3 Nov 2022
- visibility 75
- comment 0 komentar

Ketua KPK RI Firli Bahuri foto bersama wartawan Jayapura/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kesabaran para jurnalis di Papua yang tak lelah menanti kedatangan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi soal dugaan kasus korupsi yang disangkakan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe, menuai apresiasi dari Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius Fakhiri.
“Saya ingin mengapresiasi dan berterima kasih kepada teman-teman wartawan yang sudah bersabar kurang lebih 2 bulan lamanya menunggu momentum yang baru saja kita selesaikan hari ini,” katanya di Mapolda Papua usai mendampingi rombongan Ketua KPK RI, Firli Bahuri dari kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe, Kamis (3/11/2022) sore.
Sebagai Kapolda Papua, Fakhiri juga mengaku bersyukur memiliki kolega media massa yang dari waktu ke waktu terus menyajikan pemberitaan yang luar biasa, dan baik sehingga informasi tersebut turut mempertahankan wajah Papua yang penuh kedamaian, dan tidak menimbulkan ekses saling bermusuhan satu sama lain.
“Nah, kita harus hindari yang namanya informasi-informasi yang membuat masyarakat menduga-duga. Sehingga bisa membuat situasiterganggu. Sekali lagi aaya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas seluruh pemberitaan kalian selama ini,” ucapnya.
Fakhiri berharap penjelasan terperinci dari Ketua KPK, Firli Bahuri ihwal kedatangannya dan tim menemui Gubernur Papua Lukas Enembe, disampaikan media kepada publik harus secara benar dan sesuai fakta.
Sambung dia, seperti yang sudah dijelaskan Ketua KPK bahwa apa yang dilakukan mereka tentunya mengedepankan sisi kemanusiaan Lukas Enembe yang sedang sakit komplikasi. Bahkan kata Fakhiri, Firli dan timnya sangat menghargai adat dan budaya Papua.
“Ini yang perlu saya sampaikan pada teman-teman wartawan semua supaya menyampaikan hal-hal yang positif. Dengan begitu pembelajaran dalam proses penegakan hukum itu jangan dipelintir atau dibuat ke hal-hal yang negatif. Proses sudah berjalan dan markkita percaya. Kita serahkan kepada teman-teman di KPK untuk berproses,” harapnya.
“Kita dorong dan kita hentikan berita-berita hoax yang tidak menguntungkan bagi kita di tanah Papua. Keluarga besar di sana itu cukup baik dalam memberikan sambutan sehingga jangan kita lagi membuat terpecah belah. Proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,”sambungnya lagi.
Menurutnya, peran media dalam membantu mendorong keluarga besar Lukas Enembe untuk koperatif juga sangat berpengaruh.
“Tetap kita jaga soliditas dan kebersamaan kita di tanah Papua. Jaga kondusivitas Papua dan kita juga memberikan kontribusi bagi masyarakat lain dalam rangka menanggapi proses hukum itu tidak dibawa ke hal-hal yang negatif,” katanya seraya meminta masyarakat tetap tenang demi keamanan Papua yang kondusif.
“Saudara-saudara yang menjaga di kediaman Bapak Lukas Enembe juga saya ajak kita tetap menjaga situasi ini. Tetap tenang dan kita mempersiapkan untuk langkah-langkah berikutnya.
Fakhiri juga menegaskan tidak ada tindakan berlebihan Polri (Polda Papua) dalam mengawal proses yang dilakukan KPK di kediaman Lukas Enembe saat pemeriksaan.
“Kita berusaha untuk tetap tenang dan saya harap masyarakat tidak melihat kesiapsiagaan Polri secara berlebihan. Kita siap untuk membantu bagaimana proses penyidikan itu bisa berjalan, dan ini karena kerjasama yang baik antara Polri dan TNI, serta masyarakat khususnya keluarga besar yang ada sehingga semua bisa terlaksana baik,” bebernya
“Saya sangat berharap ini yang bisa disampaikan ke publik. Terima kasih sekali lagi atas semua kesabaran teman-teman wartawan yang cukup panjang. Semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita di tanah Papua,” tandas Fakhiri. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


