Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Pilu, Tujuh Bulan Lamanya 475 Tenaga Medis RSUD Dok II Jayapura Belum Terima Hak

Pilu, Tujuh Bulan Lamanya 475 Tenaga Medis RSUD Dok II Jayapura Belum Terima Hak

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
  • visibility 398
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Lama tak ada kabar hingga tujuh bulan lebih terkait hak-hak yang belum terbayarkan. Sebanyak 475 tenaga medis di RSUD Dok II Jayapura akhirnya menjerit.

Diketahui 475 tenaga medis ini terdiri dari 380 perawat dan penunjang (gizi dan radiologi), 64 orang dokter spesialis, dokter umum 26 orang.

Mereka mengeluhkan hak mereka Maret hingga Oktober 2022, belum ada kejelasan untuk dicairkan. Hak itu meliputi gaji, jasa KPS, jasa medis umum, dan insentif Covid-19 tahun 2021.

Akibatnya para tenaga medis yang berkerja di rumah sakit tersebut, kini hanya bisa pasrah. Padahal kebutuhan hidup terus membengkak, apalagi seiring dengan kenaikan tarif bahan bakar minyak (BBM) saat ini.

Tak dipungkiri, tenaga medis kerap disebut pahlawan kesehatan karena mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien, apalagi di masa pandemi virus corona (Covid-19). Sayangnya, gelar tersebut lantas tidak menjamin hak mereka cepat dibayarkan.

Ketua Komite Medic RSUD Dok II Jayapura, dr Yunike Howay mengungkapkan, memasuki akhir bulan Oktober 2022, hak 475 tenaga medis belum juga dibayar pihak manajemen rumah sakit.

“Jadi ini sudah 7 bulan hak-hak kami, baik itu PNS dan tenaga kontrak belum juga dibayarkan. Makanya kami perlu bersuara agar persoalan ini diketahui oleh publik (masyarakat),” katanya saat memberikan keterangan pers di RSUD Dok II Jayapura, Senin ( 17/10/2022).

Kendati hak para tenaga medis di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Papua tak kunjung tidak dibayarkan. Namun, kata dokter spesialis anak ini, bahwa ia dan teman-teman tenaga medis masih tetap loyal bekerja melaksanakan tugasnya.

“Bayangkan kami tidak digaji berbulan-bulan, hak kami tidak dibayar, tapi kami tetap setia melayani pasien karena mereka (pasien) adalah yang utama,” ucapnya soal dedikasi.

Menurut Yunike, pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan keluhan ratusan para medis itu ke pihak Manajemen RSUD Jayapura. Sayangnya, pertemuan hanya tinggal pertemuan tanpa ada realisasi yang pasti.

“Sudah, kami sudah berapa kali bertemu Direktur RSUD. Tapi tidak ada kejelasan kapan hak kami dibayarkan. Makanya kami bicara seperti ini di media biar masyarakat bisa menilai dan nanti ada perbaikan pelayanan di rumah sakit ini,” bebernya.

Sementara itu, Rika, perwakilan perawat di bangsal anak, memohon agar manajemen RSUD Jayapura membayar hak-hak mereka.

Menurut Rika, gaji yang diperoleh sangat berarti untuk tenaga medis, utamanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Karena gaji kami tidak dibayar ada sampai teman kami yang diusir dari kos karena tidak bisa bayar. Bayangkan mereka yang harus menanggung kebutuhan hidup, punya anak lebih dari satu, bayar kos, cicilan motor dan masih banyak lagi,” katanya dengan raut wajah melas. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakalantas Maut di Jalan Ringroad, Tiga Orang Meninggal Dunia

    Lakalantas Maut di Jalan Ringroad, Tiga Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Kecelakaan maut antara mobil Daihatsu Pick Grand Max dan Suzuki Pickup Futura terjadi di jalan ringroad Distrik Jayapura Selatan, Senin (28/2/2022). Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Hendrik Seru membenarkan, lakalantas maut yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIT itu, memakan korban sebanyak tiga orang meninggal dunia. “Kini kasus kecelakaan itu dalam penanganan Unit Lantas Polsek […]

  • Bebaskan Pilot Susi Air, KKB Egianus Minta Senjata dan Uang

    Bebaskan Pilot Susi Air, KKB Egianus Minta Senjata dan Uang

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com – Enam belas hari paska menghilangnya kapten Philips Max Martheins, tim gabungan terus berupaya mencari keberadaan pilot asal Selandia Baru tersebut. Langkah negosiasi dijadikan opsi utama dalam pembebasan kapten Philips. Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengaku tim negoisasi yang diutus pemerintah daerah kabupaten Nduga telah bertemu dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya. Hasil […]

  • Sambut Natal dengan Kasih, Astra Motor Nabire Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Santa Helena

    Sambut Natal dengan Kasih, Astra Motor Nabire Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Santa Helena

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Dalam semangat menyambut Hari Raya Natal 2025, Astra Motor Papua melalui Sales Office (SO) Nabire kembali mewujudkan komitmen sosialnya melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Pada Selasa (23/12/2025), Astra Motor Nabire mengunjungi Panti Asuhan Santa Helena untuk berbagi kasih dan menyalurkan donasi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar, […]

  • Jaga Papua Damai, Ini Komentar Ketua FKUB Kota Jayapura

    Jaga Papua Damai, Ini Komentar Ketua FKUB Kota Jayapura

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Kota Jayapura (FKUB) Pdt. Wileem F.L. Itarr, S.Th., MH., mengajak seluruh warga masyarakat yang ada di tanah papua untuk selalu menjaga perdamaian. “ Mari bersama-sama kita membangun tanah Papua Khususnya di Kota Jayapura menjadi kota yang damai, kota yang menciptakan kerukunan umat beragama, kota yang terus melahirkan […]

  • Sinergi Astra Group Melalui Edukasi Safety Riding

    Sinergi Astra Group Melalui Edukasi Safety Riding

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran serta budaya aman berkendara di lingkungan kerja, Astra Motor Papua menggelar kegiatan Edukasi Safety Riding yang ditujukan kepada para karyawan Astra Credit Companies (ACC) Jayapura. Selain meningkatkan kesadaran berkendara, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antarperusahaan di bawah naungan Astra Group ini diselenggarakan di Kantor Astra Credit […]

  • Aksi Demo Tolak Otsus di Kota Jayapura di Bubarkan Polisi, Ini Sebabnya..

    Aksi Demo Tolak Otsus di Kota Jayapura di Bubarkan Polisi, Ini Sebabnya..

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.575
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Aksi Demonstrasi yang di lakukan oleh front Mahasiswa dan rakyat Papua di Kampus Universitas Cenderawasih di kota jayapura di bubarkan oleh aparat kepolisian. Kapolresta Jayapura Kota, Akbp. Gustav R Urbinas mengatakan, aksi demo mahasiswa di gelar di dua titik, yakni di Uncen Perumnas III dan di dalam kampus Uncen di Ebepura. “Yang […]

expand_less