Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » UU DOB Papua Jembatani Masa Depan Cerah Tanah Papua

UU DOB Papua Jembatani Masa Depan Cerah Tanah Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Papua, daerah paling timur Indonesia dan terkenal dengan julukan Bumi Cendrawasih, memiliki daya tarik sumber daya alam yang melimpah. Tembaga, emas, dan perak terkandung di tanah Papua. Kecantikan alam daerah di ujung Timur Indonesia ini banyak juga yang belum terjamah oleh tangan manusia. Keanekaragaman sosial dan budaya di Papua juga menjadi keunikan tersendiri.

Namun, potensi yang dimiliki Papua baik kekayaan maupun kecantikan alam termasuk kekayaan suku dan adat masyarakat Papua belum dikembangkan secara maksimal. Selain itu, beberapa daerah di Papua belum tersentuh pembangunan. Sebaran penduduk Papua juga tidak sebanding dengan luas wilayahnya.

Melihat berbagai potensi tanah Papua, Pemerintah menampung aspirasi dari berbagai pihak untuk menyusun Rancangan Undang Undang (RUU) pembentukan tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua yakni RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Selatan, RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah, dan RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Pegunungan.

Tepat pada 7 April 2022, Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat menerima laporan dari Panitia Kerja (Panja) atas ketiga RUU DOB Papua tersebut yang kemudian menyepakati RUU DOB Papua menjadi Insiatif DPR-RI dalam Rapat Pleno Pengambilan Keputusan atas Hasil Harmonisasi RUU pembentukan tiga DOB Papua.

Pemekaran di tanah Papua ini diyakini menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua dan membantu laju percepatan peningkatan ekonomi. Mengingat betapa luasnya wilayah Papua, pemekaran tiga DOB Papua yang baru akan mempercepat pelayanan ke masyarakat. Pusat pemerintahan daerah yang akan lahir akan lebih mudah menjangkau masyarakat dalam pemberian layanan publik.

Tak hanya itu, pemekaran DOB Papua juga akan diikuti dengan pembangunan fasilitas-fasilitas penunjang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di tanah Papua, seperti fasilitas pendidikan yang akan memperbaiki taraf hidup masyarakat demi kesejahteraan masyarakat Papua.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menjelaskan bahwa RUU DOB Papua ini bukan tanpa alasan. Banyak masyarakat Papua memberikan aspirasi terkait pemekaran provinsi di Papua yang sebelumnya hanya berjumlah dua, yakni Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

“Tuntutan pembentukan DOB di Papua bukan tanpa alasan yang realistis dan strategis, apabila melihat kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial budaya di Papua,” jelas Menteri Menko Polhukam  dalam acara Coffee Morning yang mengusung tema ‘Rancangan Undang-Undang Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua’ yang diadakan di Kantor Kemenko Polhukam.

Selain bentuk pewujudan aspirasi masyarakat Papua, menurut Mahfud, RUU DOB ini menjadi kepentingan strategis Indonesia yang ke depannya dinilai akan mengokohkan NKRI. Pemekaran provinsi di tanah Papua ini dinilai bisa meningkatkan laju percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat lokal Papua.

Setelah melalui proses yang cukup panjang dan berliku, RUU DOB akhirnya menemui titik terang di pembahasan Gedung Parlemen. Pada 30 Juni 2022, RUU DOB resmi disahkan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) menjadi Undang-Undang (UU) DOB. Pengesahan UU DOB ini pun menjadi pertanda resminya pula tiga provinsi baru di tanah Papua, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Pengesahan UU DOB diharapkan menjadi asa bagi masyarakat lokal Papua untuk mendapatkan percepatan pembangunan dan peningkatan. Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua, Mesakh Mirin, menaruh harapannya pada UU DOB agar bisa membuka akses pembangunan di daerah yang akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Papua.

“Harapannya adalah provinsi baru ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Papua karena selama ini hanya dua provinsi, Papua dan Papua Barat sehingga jangkauan dan akses untuk transportasi dari kabupaten ke provinsi sangat sulit,” ungkapnya.

Sejak 5 September, pembentukan tiga DOB Papua dimotori oleh Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, dengan menurunkan Satuan Tugas (Satgas) DOB Papua. Pelaksanaan pembentukan ini juga didukung oleh berbagai kementerian dan lembaga terkait pemerintah Provinsi Papua sebagai provinsi induk beserta pemerintah kota dan kabupatennya.

Dengan adanya total 5 provinsi di tanah Papua, nampaknya DOB Papua akan menjadi angin segar yang menghidupkan api pengharapan bagi masyarakat Papua untuk bisa keluar dari keterasingan akibat sulitnya akses menuju Bumi Cendrawasih untuk mengelola semua kekayaan alam yang melimpah di ujung timur Indonesia. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menang Atas Berito Putra, PSBS Biak Naik Keperingkat 7 Klasmen

    Menang Atas Berito Putra, PSBS Biak Naik Keperingkat 7 Klasmen

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim PSBS Biak berhasil mengamankan tiga poin penuh saat menjamu Barito Putra dalam lanjutan BRI Liga 1 pekan ke-30 di stadion Lukas Enembe Jayapura, Sabtu (26/04/2025). Napi bongkar berhasil menang dua satu atas Barito lewat gol dari Abel Arganaraz di menit ke 20 dan Alexsandro Perreira di menit ke 23, Sementara gol […]

  • Program Si Ipar Rutin Beri Literasi bagi Anak Papua Pegunungan

    Program Si Ipar Rutin Beri Literasi bagi Anak Papua Pegunungan

    • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Jayawijaya terus aktif dalam mendukung pendidikan anak-anak binaannya di daerah Papua Pegunungan. Kegiatan Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) kembali dilaksanakan di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (1/9/2023). Bripda Avrilia Anatje Elisabeth Wagloa, memulai kegiatan ini dengan doa bersama anak-anak binaannya. Kemudian, dia melakukan […]

  • Pemkot Jayapura akan Mempermudah Pengurusan Surat Berharga Akibat Banjir

    Pemkot Jayapura akan Mempermudah Pengurusan Surat Berharga Akibat Banjir

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Kota Jayapura menjamin dan mempermudah pengurusan ijazah yang rusak atau hilang akibat banjir dan longsor yang melanda kawasan pemukiman di lima distrik setempat, akibat curah hujan yang tinggi pada Kamis 6 Januari 2022 malam. Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengungkapkan, pengurusan ijazah atau surat tanda tamat belajar yang rusak atau […]

  • 8 Bulan jadi DPO, Pelaku Pembakaran Kantor KPU Mamteng Akhirnya di Tangkap

    8 Bulan jadi DPO, Pelaku Pembakaran Kantor KPU Mamteng Akhirnya di Tangkap

    • calendar_month Sen, 31 Des 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Aparat gabungan TNI-Polri akhirnya berhasil mengamankan Tanggap Jikwa, terduga pelaku pembakaran kantor KPU dan Kantor Panwaslu Kabupaten Membramo Tengah pada tanggal 18 april 2018 lalu. Tanggap Jikwa di tangkap sekitar pukul 16.00 Wit oleh personil gabungan TNI-Polri di depan perumahan Nirwana Sinakma, wamena kabupaten Jayawijaya, sabtu (29/12/18). Setelah diamankan Tanggap lalu di […]

  • Hadapi Kualifikasi Pra PON I XXI di Makassar, Atlet Tinju PB Jalani Tes Kesehatan

    Hadapi Kualifikasi Pra PON I XXI di Makassar, Atlet Tinju PB Jalani Tes Kesehatan

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Manokwari, Topikpapua.com, – Atlet Tinju Papua Barat menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Provinsi Papua Barat. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk memastikan kesehatan para atlet sebelum bertanding dalam rangka menghadapi pra kualifikasi Pekan Olahraga Nasional I – XXI Tahun 2023 yang akan berlangsung di Makassar Sulawesi Selatan pada Sabtu (22/7/2023) mendatang. “Iya benar sebelum […]

  • Jumlah ODP Covid-19 di Papua Berkurang, PDP dan Positif Bertambah

    Jumlah ODP Covid-19 di Papua Berkurang, PDP dan Positif Bertambah

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.931
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Papua terus berkurang, namun jumlah PDP dan pasien positif di laporkan bertambah. Berdasarkan data yang di rilis oleh Satgas Penanganan Covid-19 Papua, Jumat 3 April 2020, pukul 19.00 wit, di laporkan jumlah ODP berkurang sebanyak 317 orang, sedangkan PDP bertambah 3 orang, sementara pasien positif bertambah […]

expand_less