Terbukti Bawa Sajam dan Bom Molotov, 14 Peserta Demo Save LE Diamankan
- account_circle topik papua
- calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
- visibility 193
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakapolda Papua Brigjen Polisi Ramdani Hidayat (tengah) Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring saat memberikan keterangan pers penangkapan 14 orang dalam aksi Save Gubernur Lukas Enembe/ist
Jayapura,Topikpapua.com – Aparat gabungan TNI dan Polri berhasil mengamankan 14 orang lantaran kedapatan membawa 14 senjata tajam seperti pisau dapur, parang, kapak, kemudian juga ketapel, busur panah, satu buah dopis (bom ikan), satu unit sepeda motor, satu kantong plastik berisikan paku hingga sejumlah botol minuman keras (miras).
Benda-benda terlarang itu diamankan saat aksi demo Save Gubernur Papus Lukas Enembe yang digelar Koalisi Rakyat Papua (KRP) pada Selasa (20/9/2022) kemarin.
Wakapolda Papua Brigjen Polisi Ramdani Hidayat menjelaksan, kendati secara umum aksi unjuk rasa kemarin berjalan aman dan lancar. Namun, ternyata ada oknum-oknum warga yang membawa barang terlarang yang tentunya berpotensi membahayakan keselamatan orang lain.
“Padahal sesuai kesepakatan demo yang akan dilakukan ini secara damai dan bermartabat. Tapi kok ada yang membawa senjata tajam, bahkan bom ikan yang sangat berbahaya kalau meledak saat itu. Makanya kami langsung mengamankan mereka beserta barang buktinya,” ungkap Wakapolda Ramdani didampingi Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor Mackbon di Mapolresta Jayapura Kota, Rabu (21/9/2022).
Ramdani merincikan sari 14 orang itu, 7 orang diantaranya ditangkap di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, dan 7 orang lainnya lagi di wilayah Polres Kabupaten Jayapura.
“Kalau barang bukti dopis atau bom ikan itu kita temukan di daerah Entrop, tapi pelakunya berhasil melarikan diri meninggalkan bom ikan itu dan 1 unit sepeda motor,” tegasnya akan memburu keberadaan pelaku pemilik dopis tersebut.
“Karena tidak mungkin membuat satu buah saja tetapi bisa juga lebih, dan ini bisa membahayakan seluruh warga,” timpalnya.
Keempat belas orang yang ditahan saat ini, menurut Wakapolda akan diperiksa lebih mendalam.
“Mereka akan kami periksa dan akan dibina, ya sambil melihat perkembangan muda-mudahan ke depan tidak terulang lagi, bawa-bawa barang terlarang dan berbahaya seperti ini,” tandasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua






Saat ini belum ada komentar