Ini Alasan Papua Dipercaya Menjadi Tuan Rumah GCF Tahun 2023
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 8 Apr 2022
- visibility 52
- comment 0 komentar

Sekda Ridwan Rumasukun saat membacakan Sambutan Gubernur Papua di GTF TF Brasil, Kamis (17/03/22) / papua. go.id
Jayapura, Topikpapua.com, – Terkait dengan ditetapkannya Provinsi Papua sebagai tuan rumah GCF Task Force Annual Meeting 14 2023, berdasarkan hasil dari pertemuan tahunan Governors Climate and Forest Task Force di Kota Manaus Brazil pada Maret 2022 lalu.
Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus mengungkapkan, bahwa Gubernur Papus Lukas Enembe telah menerima surat dari Profesor William Boyd selaku Project Lead GCF Task Force pada Kamis (7/4/2022).
Dalam surat tersebut, kata Rifai, Boyd memaparkan bahwa proses terpilihnya Provinsi Papua sebagai tuan rumah disambut bahagia oleh anggota GCF Task Force lainnya.
“Hal tersebut tercermin dari suara bulat dukungan 39 anggota GCF Task Force kepada Provinsi Papua untuk menjadi tuan rumah,” ungkap Rifai melalui rilis yang diterima Redaksi Topik, Kamis malam.
Masih dikatakan Rifai, dalam surat tersebut juga, Project Lead GCF Task Force menyampaikan bahwa kinerja pemerintahan Lukas Enembe pada sektor climate and forest telah menjadi inspirasi bagi seluruh anggota. Sehingga pihak project menyatakan sangat beruntung dapat menghadiri dan mengunjungi Papua pada tahun 2023 mendatang.
” Boyd juga mengapresiasi Gubernur Papua dalam menunjuk delegasi yang hadir di Manaus (Brazil) yang mana delegasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Ridwan Rumasukun. Selain itu, seluruh anggota GCF Task Force sangat siap untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan Provinsi Papua dalam mempersiapkan pertemuan tahun depan,” terang Rifai.
Lebih gamblang kata Rifai, William Boyd juga berterima kasih atas komitmen Gubernur Papua selama masa kepemimpinannya dalam melindungi hutan, mengurangi emisi dan meningkatkan derajat lingkungan hidup.
Atas kepercayaan itu, sambung Rifai, Gubernur Papua menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota GCF Task Force yang telah memberikan amanat yang luar biasa kepada Papua untuk menjadi tuan rumah penyelenggara.
Gubernur pun menegaskan tentunya hal ini akan ditindaklanjuti oleh segenap jajaran Pemprov Papua dalam mempersiapkan segala sesuatu yang berkenaan dengan penyelenggaraan tahun depan.
Pasalnya, lanjut Rifai, Gubernur Papua mengakui bahwa untuk menjadi tuan rumah pada event internasional adalah tanggung jawab yang besar, apalagi kegiatan ini adalah sebuah gerakan global dalam upaya melestarikan lingkungan dan memperpanjang usia bumi agar terhindar dari environmental disaster.
“Dan beliau juga berpesan bahwa hutan adalah rumah bagi seluruh makhluk hidup. Merawatnya adalah kewajiban, bagi siapapun kita yang masih menginjakkan kaki di bumi ini,”tandas Rifai. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


