Demo Tolak DOB di Nabire Berakhir Ricuh, 2 Warga Terluka
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 1 Apr 2022
- visibility 71
- comment 0 komentar

Dua korban penganiayaan massa tolak DOB di Nabire/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Aksi unjuk rasa penolakan Daerah Otonom Baru (DOB) di Kabupaten Nabire, Papua, Kamis (31/3/2022) berakhir dengan kericuhan.
Dalam aksi itu, sekelompok massa menganiaya dan merampas kendaraan serta telepon genggam milik dua orang korban. Kedua korban berinisial U (40) dan PIS (32).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, aksi itu terjadi tepatnya di Pasar Karang Tumaritis, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire sekitar pukul 12.11 WIT.
Ia mengatakan, kronologi kericuhan itu berawal saat dua korban yang berada di dalam Pasar Karang, kemudian massa berhamburan saat dibubarkan oleh petugas. Massa sekitar kurang lebih 20 orang datang menghampiri korban dan lansung menganiaya korban.
“Atas aksi itu, korban U mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan dan kendaraan Honda Beat miliknya di rampas oleh massa. Sedangkan Korban PIS (32) mengalami luka robek pada bagian belakang dan mendapatkan 5 jahitan, hidungnya mengalami luka sobek dan 2 jahitan, serta bibir atas memar dan bengkak. Serta juga HP korban dirampas,” jelas Kamal Kamis malam.
Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian antara lain satu lembar pamflet bertuliskan RAKYAT MEPAGO TOLAK DOB MINTA REFERENDUM. Satu lembar pamflet bertuliskan BERIKAN HAK MENENTUKAN NASIB SENDIRI SEBAGAI SOLUSI REFERENDUM DEMOKRASI BAGI BANGSA WEST PAPUA. Satu lembar pamflet warna kuning bertuliskan TANGKAP ADILI ,DAN PENJARA JENDERAL JENDERAL PELANGGARAN HAM . Satu lembar pamflet warna kuning bertuliskan TARIK MILITER ORGANIK DAN NON ORGANIK DARI WEST PAPUA. Satu Lembar pamflet bertuliskan BEBASKAN VICTOR YAIMO TANPA SYARAT dan 15 buah batu yang digunakan untuk melempar anggota dan aniaya korban masyarakat.
“Kasus ini telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Nabire. Situasi di wilayah Kabupaten Nabire juga sudah dalam keadaan aman dan kondusif,” beber Kamal.
Kamal mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan aksi kejadian tersebut.
“Saat ini banyak foto-foto beredar yang tidak benar yang bersifat hoax seperti kejadian di tempat lain, namun dibuat seolah-olah terjadi di Nabire. Kami tegaskan bahwa itu tidak benar,” pungkasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


