Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Benny Mamoto : TGPF Tidak Gentar Dengan Gangguan KKB

Benny Mamoto : TGPF Tidak Gentar Dengan Gangguan KKB

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 10 Okt 2020
  • visibility 638
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, akan menuntaskan tugasnya, meski salah satu anggotanya telah menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya.

“Kami terus bekerja untuk menuntaskan tugas yang diberikan oleh pemerintah. Kami sama sekali tidak gentar karena peristiwa penembakan  pak Bambang Purwoko kemarin,” kata Ketua Tim, Benny J. Mamoto, Sabtu (10/10/20).

Menurutnya selain korban penembakan, tim lainnya masih tetap berada di Sugapa, Intan Jaya, untuk melanjutkan investigasi terkait kejadian September lalu.

“Kita akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk beberapa orang yang kemarin itu akan dijadwalkan ulang. Pemeriksaan ini sebagai lanjutan atas wawancara terhadap sejumlah saksi di lokasi penembakan pendeta Yeremias Zambani di Hitadipa hari Jumat,” katanya.

Baca Juga : Dosen UGM Korban Tembak KKB di Evakuasi ke Jakarta

Sementara tim II, yang saat ini berada di Jayapura hari ini juga melanjutkan tugas dengan bertemu sejumlah pihak, termasuk tokoh gereja.

“Mohon doanya agar rencana-rencana selanjutnya berjalan lancar, hingga kami menyelesaikan tugas ini dengan baik” ujar Benny yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Terkait pengamanan tim selama melaksanakan tugasnya di Intan Jaya, Benny menyebut seluruh anggota TGPF yang bertugas diharuskan menggunakan rompi dan helm anti peluru.

“Kami menggunakan rompi dan helm anti peluru karena ini daerah berbahaya. Kita tidak pernah tahu kapan dan dari mana serangan akan datang, dan itu sudah menjadi SOP di daerah konflik seperti ini” ujar Benny.

Baca Juga : Minta Hentikan Aksi Kekerasan, Mandenas Harap TPN OPM Gunakan Ruang Dialog

Pernyataan ini sekaligus menanggapi pihak-pihak tertentu yang menyamakan tim investigasi dengan kombatan.

“Kalau tim ini bagian dari kombatan, buktinya yang tertembak adalah adalah Pak Bambang, anggota TGPF yang adalah warga sipil, dosen dan peneliti dari UGM Yogyakarta” tegas Benny.

Selama berada di Sugapa, Intan Jaya, anggota TGPF dijaga secara ketat untuk menghindari berbagai kemungkinan yang bisa mengancam keselamatan jiwa mereka.

Ia menambahkan pasca kejadian penembakan itu, Tim dibekali pengawalan ketat dari aparat keamanan. (Redaksi Topik)

 

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Honda SENSASI Hadirkan Diskon hingga Jutaan Rupiah   

    Honda SENSASI Hadirkan Diskon hingga Jutaan Rupiah  

    • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sambut bulan September 2022, Astra Motor Papua selaku Main Dealer sepeda motor Honda di Papua & Papua Barat menghadirkan promo Honda SENSASI (September Semakin Asik). Promo yang diperuntukan bagi pecinta Honda ini, menghadirkan diskon hingga Jutaan Rupiah. Erick Winardi Kusumo selaku Manager Marketing Astra Motor Papua mengatakan promo ini untuk menyambut Bulan […]

  • Penerimaan 2000 Bintara Polri Khusus OAP, Ini Respon Tokoh Adat Papua

    Penerimaan 2000 Bintara Polri Khusus OAP, Ini Respon Tokoh Adat Papua

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sejumlah ondoafi dan tokoh adat menyambut baik terkait program Polda Papua yang memberi kuota khusus bagi anak kepala suku pada penerimaan calon bintara Polri tahun 2024 ini. Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri menyebut pada tahun ini akan ada penerimaan 2.000 personel Bintara Noken, dimana di dalam kuota tersebut terdapat kekhususan […]

  • Tokoh Agama Klaim KPK Menangkap Gubernur Lukas Enembe Sesuai Prosedur 

    Tokoh Agama Klaim KPK Menangkap Gubernur Lukas Enembe Sesuai Prosedur 

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tokoh agama di Papua menyoroti penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK sebagai tersangka dugaan gratifikasi Rp1 miliar, yang membbuat para pendukungnya melakukan aksi anarkis. Sekretaris Umum Sinode Kemah Injil Gereja Masehi Indonesia (KINGMI) di Tanah Papua, Pendeta Yones Wenda, M.Th pun meminta seluruh masyarakat Papua tidak terprovokasi atas upaya hukum yang […]

  • Ditahan Imbang PSBS Biak, Persipura Terpuruk di Zona Merah

    Ditahan Imbang PSBS Biak, Persipura Terpuruk di Zona Merah

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Persipura Jayapura gagal mendulang 3 poin penuh kala menjamu PSBS Biak pada pekan ke-6 Grup 4 Liga 2 2023/2024. Persipura harus puas berbagi 1 poin setelah keduanya bermain imbang 1-1.Keduanya bertemu pada laga bertajuk Derby Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Jumat (20/10/2023). Persipura sempat unggul 1-0 melalui Ramai Rumakiek pada menit […]

  • Astra Motor Papua Gelar Seleksi SMK Binaan AHM Tingkat Sekolah di Papua

    Astra Motor Papua Gelar Seleksi SMK Binaan AHM Tingkat Sekolah di Papua

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Astra Motor Papua kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dengan menggelar Seleksi Kontes SMK Mitra Binaan AHM tingkat sekolah secara serentak di lima sekolah mitra binaan pada 21 Oktober 2025. Proses seleksi Kontes SMK Mitra Binaan tahap dilaksanakan di masing-masing sekolah, yaitu SMK Negeri 3 Jayapura, SMK Negeri 1 […]

  • Di Tuding Melanggar Aturan Main di DPR Papua, Ini Komentar Yan P Mandenas

    Di Tuding Melanggar Aturan Main di DPR Papua, Ini Komentar Yan P Mandenas

    • calendar_month Sen, 29 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Polemik status 7 anggota DPR Papua yang dinyatakan di PAW oleh Partai pengusung nya lantaran pindah partai pada pileg tahun 2019 mendatang namun masih menggunakan fasilitas DPR Papua dan masih menjalankan tugas sebagai anggota DPR Papua, di tanggapi Ketua Komisi V Dpr Papua, Yan Permenas Mandenas. Menurut Yan Mandenas keikutsertaannya sebagai Ketua […]

expand_less