Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Satgas Covid-19 Ungkap Penyebab Tingginya Kasus Kematian di Papua

Satgas Covid-19 Ungkap Penyebab Tingginya Kasus Kematian di Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 29 Sep 2020
  • visibility 2.197
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, –  Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Welliam R. Manderi mengaku hinga kini kasus kematian akibat virus corona di Papua terbilang tinggi.

Hingga Selasa 29 September 2020, di laporkan jumlah pasien yang meninggal dunia di papua mencapai angka 91 orang atau 1,5 persen dari jumlah pasien yang positif.

“ Ada beberapa penyebab mengapa penyebaran dan kematian akibat virus corona di Papua saat ini semakin tinggi, pertama karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri, “Kata Welliam kepada Redaksi Topik, Selasa (29/09/20) malam.

Berikut, lanjut Welliem, banyak kasus ada warga yang sudah batuk, demam dan memiliki gejala covid namun tidak memeriksakan diri karena menganggap itu hal yang biasa, nanti masuk ke hari ke tujuh, delapan hingga sembilan penyakitnya semakin gawat dan bila terlambat di tangani menyebabkan kematian.

“kedua adalah karena kurangnya giat 3T (Tracing, Test dan Treadmen), “ Jangan lagi kita memberatkan tugas Rumah sakit untuk giat 3T, ada Puskesmas yang harus lebih di karyakan, sehingga para OTG ini bisa segera di amankan agar tidak lagi menyebarkan virus, “Jelasnya.

Menurut Welliam salah satu solusi yang saat ini sedang di jlankan satgas covid-19 papua untuk menekan laju penyebaran dan kematian akibat covid adalah mengoptimalkan peran Puskesmas di daerah.

“Tugas puskesmas bukan saja sebagai tempat berobat, tapi juga sebagai pengawas tempat karantina dan isolasi mandiri warga di sekitar lokasi puskesmas itu, Puskesmas harus menjadi pilar untuk mengawasi OTG di daerahnya masing-masing, ini yang sementara kita lakukan untuk mencegah penyebaran makin meluas, “Bebernya.

Selain itu, Welliam mengaku kendala lain yang di hadapi pihaknya dalam memerangi virus corona di Papua adalah kurangnya fasilitas peralatan.

“Misalkan PCR, itu harus ada di setiap kabupaten yang sudah masuk katagori daerah merah, daerah apisentrum penyebaran, sehingga mempercepat proses untuk mengetahui status para pasien, agar bisa cepat pula di lakukan pengobatan dan tracing kepada orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut, “Jelasnya.

Namun apapun itu, menurut Welliam yang terpenting saat ini adalah kesadaran warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kita mau berjuang sampai titik darah penghabisan juga, mau habiskan anggaran hingga milyaran rupiah juga, kalau masyarakat tidak patuh pada protokol kesehatan ya sama saja…, kuncinya hanya satu.., disiplin jalankan protokol kesehatan agar kita terhindar dari virus corona, “Pungkasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plh Gubernur Papua Terima Penghargaan dari Baznas Indonesia

    Plh Gubernur Papua Terima Penghargaan dari Baznas Indonesia

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Baznas Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, terkait kepeduliannya terhadap pengelolaan zakat di Bumi Cenderawasih. Gubernur Ridwan dinobatkan sebagai salah satu dari beberapa Kepala Daerah yang meraih predikat sebagai Gubernur Pendukung Utama Pengelolaan Zakat di Indonesia. Prestasi ini diberikan oleh Baznas Republik Indonesia kepada Gubernur Ridwan […]

  • Dewan adat Saireri Dukung Pilkada Damai di Tanah Papua 

    Dewan adat Saireri Dukung Pilkada Damai di Tanah Papua 

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dewan Adat Wilayah Saireri Provinsi Papua mendukung penyelenggaraan Pilkada Damai Tahun 2024 dan pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota atau DPRK jalur Otsus. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Adat wilayah Saireri, Sopater Ayomi, Selasa (21/5/2024). Kata dia, seluruh rakyat Papua harus turut menjaga keamanan dan kenyamanan di Papua termasuk di Kepulauan Yapen […]

  • Per Kamis, Polda Papua Gelar Razia Sajam di Yahukimo

    Per Kamis, Polda Papua Gelar Razia Sajam di Yahukimo

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Polda Papua akan melakukan razia panah dan senjata tajam di Kabupaten Yahukimo. Hal ini sebagaimana perintah tegas Kapolda Papua, menyusul pembunuhan sadis dua warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Kamis (20/08/20). Dansat Brimop Polda Papua, Kombes Pol Godhelp Masnembra didampingi Wadir Intelkam Polda Papua, AKBP Angling Guntoro mengatakan razia tersebut akan digelar per 20 Agustus. […]

  • Cegah Virus Corona Masuk Papua, Pemprov Lakukan Ini..

    Cegah Virus Corona Masuk Papua, Pemprov Lakukan Ini..

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 895
    • 0Komentar

    Jayapura, topikpapua.com, –  Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menegaskan bila Pemerintah Provinsi Papua beserta semua elemen Masyarakat yang ada di Papua telah sepakat untuk bersama bertanggung jawab mencegah masuknya virus Corona ke papua. “ Kita konsisten dan komitmen bahwa pemerintah Provinsi Papua dan Forkompinda serta semua kerukunan umat beragama, tokoh perempuan dan semua elemen berkomitmen […]

  • Tampil Memukau, Yanto Basna di Pinang Club Liga Utama Thailand

    Tampil Memukau, Yanto Basna di Pinang Club Liga Utama Thailand

    • calendar_month Kam, 15 Nov 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 641
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Salah satu pemain Belakang terbaik Indonesia asal Tanah Papua, Yanto Basna di pastikan masih akan tetap merumput di negeri Gajah Putih Thailand untuk musim depan. Bahkan pemilik nama lengkap Rudolf Yanto Basna tersebut “naik level” ke Liga Utama Thailand. Sebelum nya Yanto bermain untuk Club Khon Kaen FC di Thai Ligue 2 […]

  • Pelaku Pembunuh Pendeta di Wamena di Tembak Aparat

    Pelaku Pembunuh Pendeta di Wamena di Tembak Aparat

    • calendar_month Rab, 2 Jan 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Tiga pelaku Penculikan dan kekerasan (Curas) yang menyebabkan meninggalnya Pendeta. Claarce Rinssampesy di Wamena akhir nya berhasil di tangkap Polisi. Karena melawan saat diamankan, ke tiga pelaku di hadiahi timah panas oleh petugas. Pelaku Save Kosi (19) dan Maikel Sabulai (25) di tangkap satuan polres jayawijaya di rumahnya Rabu (02/01/18) subuh sekitar […]

expand_less